Agensi Paguyuban Wali Murid Inklusi dalam Mendukung Pendidikan Inklusi di SDN Wates 1 Kota Mojokerto
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai agensi paguyuban wali murid inklusi
yang ada di SDN Wates 1 Kota Mojokerto dalam mendukung pendidikan inklusi
di sekolah tersebut. SDN Wates 1 Kota Mojokerto sendiri ditunjuk oleh
pemerintah setempat untuk menerapkan sistem pendidikan inklusi sejak tahun
2013. Sedangkan paguyuban wali murid inklusi baru dibentuk pada tahun 2019
dan pada saat ini memiliki anggota sebanyak 15 orang yang terdiri dari para orang
tua peserta didik berkebutuhan khusus di SDN Wates 1 Kota Mojokerto. Di dalam
paguyuban wali murid inklusi ini terdapat para agen yang dimana mereka
memiliki kekuasaan dan dapat mempengaruhi aktor yang lain dalam melakukan
suatu tindakan. Para agen ini selalu memiliki ide dan kontribusi terhadap
tindakan-tindakan yang dilakukan oleh paguyuban wali murid inklusi.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori strukturasi dari
Anthony Giddens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan
teknik puposive sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dibagi
menjadi dua yaitu data sekunder yang diperoleh oleh penulis dari internet ataupun
buku dan data primer yang diperoleh penulis melalui beberapa metode dalam
pengumpulan data dari para informan, dengan cara melakukan observasi lapangan
dengan mengamati objek penelitian secara langsung, wawancara, dan juga
dokumentasi yang berupa gambar serta rekaman audio. Keabsahan data pada
penelitian ini menggunakan tektik tringulasi data yang terdiri dari tringulasi
sumber, tringulasi metode, dan tringulasi teori, sedangkan analisis data dalam
penelitian ini mengacu pada analisis data menurut John W.Creswell (2015).Hasil dari penelitian ini yaitu berupa penjelasan mengenai agensi dari
paguyuban wali murid inklusi dalam mendukung pendidikan inklusi di SDN
Wates 1 Kota Mojokerto, yang dimana para agen sebagai penggerak dan
memberikan berbagai ide terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh
paguyuban wali murid inklusi dalam mendukung pendidikan inklusi. Dalam
melakukan tindakannya agen memiliki kesadaran sesuai pernyataan dari Anthony
Giddens bahwa seorang agen mempunyai kesadaran dalam bertindak. Tindakan tindakan yang dilakukan para agen dalam upaya mendukung pendidikan inklusi
yaitu seperti mempelopori pengadaan seminar-seminar bertema anak dengan
kebutuhan khusus dan mempelopori ide pengadaan creative learning.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 23
