Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Fungsi Keluarga dengan Status Gizi Balita pada Childbearing Family di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember
    (Fakultas Keperawatan, 2026-07-02) Tia Rachman Cahyaningrum
    Introduction: Family functioning is an essential component of child development, particularly during the childbearing family stage, when parents are adapting to raising their first child aged 0–30 months. Optimal family functioning is expected to support children's nutritional status; however, previous studies have reported inconsistent findings regarding this relationship. Objective: This study aimed to determine the relationship between family functioning and the nutritional status of toddlers in childbearing families in the working area of Rambipuji Public Health Center, Jember Regency. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design involving 105 childbearing families selected using a non-probability sampling technique. Family functioning was measured using the McMaster Family Assessment Device (FAD), while toddlers' nutritional status was assessed using the Weight-for-Age Index (WAZ) based on the Indonesian Ministry of Health anthropometric standards. Descriptive statistics included frequency, percentage, median, and interquartile range. The relationship between family functioning and nutritional status was analyzed using the Pearson Chi-Square test with a significance level of 0.05. Results: Most families demonstrated high family functioning (92.4%), with a median FAD score of 112 (IQR: 109–115). The majority of toddlers had normal nutritional status (81%). Family functioning across all FAD dimensions, including problem solving, communication, roles, affective responsiveness, affective involvement, behaviour control, and general functioning, was generally categorized as good. Statistical analysis revealed has a significant relationship between family functioning and toddlers' nutritional status (p = 0.002). Conclusion: Family functioning was significantly associated with the nutritional status of toddlers in childbearing families. that optimal family functioning contributes to supporting children's nutritional well-being through effective communication, role performance, problem-solving, emotional involvement, behavior control, and overall family functioning. Nevertheless, nutritional status remains a multifactorial outcome influenced by biological, behavioral, socioeconomic, and environmental determinants.
  • Item type:Item,
    Gambaran Kompetensi Teknologi Pada Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Perkebunan Kabupaten Jember
    (Fakultas Keperawatan, 2026-07-29) Feri Kurniawan
    Perkembangan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan menuntut perawat memiliki kompetensi yang memadai dalam memanfaatkan komputer, sistem informasi, dan manajemen informatika untuk mendukung pelayanan keperawatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kompetensi teknologi informasi pada perawat di Instalasi Rawat Inap RSD Balung Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 83 perawat. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Nursing Informatics Competency Assessment Tool (NICAT) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–39 tahun (59,0%), berjenis kelamin perempuan (68,7%), berpendidikan Diploma III Keperawatan (50,6%), dan memiliki masa kerja lebih dari satu tahun (100%). Pada domain kemampuan komputer, sistem informasi, dan manajemen informatika, mayoritas responden berada pada kategori kompeten. Secara keseluruhan, kompetensi teknologi informasi perawat didominasi oleh kategori kompeten sebanyak 34,9%, diikuti kategori ahli 31,3%, sangat kompeten 28,9%, dan pemula lanjutan 4,8%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi teknologi informasi perawat di Instalasi Rawat Inap RSD Balung Kabupaten Jember secara umum berada pada kategori kompeten, sehingga diharapkan dapat mendukung penerapan pelayanan keperawatan berbasis teknologi secara efektif dan berkualitas
  • Item type:Item,
    Pemilihan Metode, Desain, Dan Implementasi Artificial Lift DI Lapangan L Dengan Metode Permodelan Produksi Terintegrasi
    (Fakultas Teknik, 2026-07-28) Evalia Eka Cahyani
    Field L is still capable of producing under natural flow conditions. However, its production rate is not yet optimal, therefore efforts to enhance production are required through the implementation of an artificial lift method. Field L is one of the important assets in the oil and gas industry that is currently experiencing a decline in reservoir pressure, resulting in insufficient natural energy to lift fluids to the surface optimally. This condition necessitates the implementation of an artificial lift method to maintain and enhance production. Based on technical considerations, gas lift was selected due to the availability of gas supply, its suitability for multiphase fluids, and its effectiveness in medium to deep wells. This study aims to determine the appropriate artificial lift method, design a gas lift system, and develop an integrated model for Field L using the Integrated Production Modelling (IPM) approach. The methodology involves integrating reservoir, well, and surface network models to comprehensively evaluate the performance of gas lift distribution. The results indicate that under natural flow conditions, well L-12 is still capable of producing. However, the production rate is not optimal due to high fluid density and pressure losses within the tubing. The implementation of gas lift successfully reduces fluid density, shifts the Vertical Lift Performance (VLP) curve, and increases the production rate by improving the operating point based on nodal analysis. The gas lift design in well L-12 consists of two unloading valves and one orifice, strategically placed to support gradual unloading until stable flow conditions are achieved. Gas injection rate optimization shows that increasing the injection rate up to approximately 5 MMscf/day significantly improves production, reaching a maximum of around 4,450 STB/day. However, further increases beyond this rate do not result in substantial production gains due to the dominance of frictional pressure losses. Therefore, the application of IPM in gas lift design and optimization proves to be effective in enhancing production performance and determining optimal operating conditions in Field L
  • Item type:Item,
    Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Perilaku Prososial Anak Kelompok B di TK Al-Amien Jember
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2025-07-11) Novia Ramadani Wibowo
    Anak usia dini mengalami perkembangan yang pesat di setiap pertumbuhannya, salah satunya perkembangan perilaku sosial. Perilaku prososial yang perlu diajarkan pada anak di antaranya yaitu tolong menolong, peduli terhadap teman dan kerja sama. Berdasarkan observasi yang dilakukan di TK Al-Amien Jember khususnya pada kelompok B5, menunjukkan perilaku prososial yang rendah. Hal ini ditandai dengan kebiasaan anak yang tidak mau bekerja sama dalam kegiatan kelompok, tidak meminjamkan alat tulis kepada teman, tidak mau membantu teman, tidak menunjukkan rasa peduli terhadap teman. Dari permasalahan tersebut, peneliti ingin menguji seberapa berpengaruh metode bermain peran untuk menstimulasikan perilaku prososial pada anak. Karena metode bermain peran adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk menstimulasi perilaku prososial anak, khususnya pada usia 5-6 tahun. Anak dapat menirukan suatu peran dalam kehidupan nyata, seperti anak berbagi mainan dengan teman, anak membantu teman yang sedang kesulitan membawa tas yang berat, anak bekerja sama dalam kegiatan kelompok, sehingga dapat memunculkan rasa empati dan juga perilaku prososial. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah, “Apakah ada pengaruh metode bermain peran terhadap perilaku prososial anak kelompok B di TK Al-Amien Jember?” adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap perilaku prososial anak kelompok B di TK Al-Amien Jember. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan pola penelitian eksperimental semu (Quasi Experimental) dan menggunakan rancangan Non-Equivalent Control Group. Lokasi yang digunakan peneliti dalam melakukan penelitian, yaitu TK Al-Amien Jember. Penelitian ini dilaksanakan pada anak kelompok B4 dan B5 dengan jumlah 58 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Convenience Sampling. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS versi 27 dengan pendekatan Pearson Correlation untuk uji validitas, sedangkan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus Independent Sample T-test. Berdasarkan perhitungan uji-t yang telah dilakukan menggunakan software SPSS versi 27 diketahui, nilai thitung > ttabel sebesar 3,180. Sedangkan ttabel 1,673 dengan taraf signifikansi 5% maka nilai thitung lebih besar dari ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap perkembangan perilaku prososial anak kelompok B di TK Al-Amien Jember.
  • Item type:Item,
    Kajian Termodinamika Adsorpsi Multianalit Logam Berat Kromium(VI) dan Zat Warna Metilen Biru oleh Polianilina
    (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2025-12-01) Novian Rico Saputra
    Peningkatan jumlah limbah cair dari industri batik di Indonesia, khususnya yang mengandung logam berat Kromium(VI) dan zat warna sintetik seperti metilen biru (MB), menjadi isu lingkungan yang serius karena bersifat toksik dan sukar terurai secara alami. Salah satu sumber pencemaran di Kabupaten Jember adalah limbah cair dari industri batik yang dibuang ke aliran Sungai Kreongan tanpa pengolahan memadai, mengandung kadar Cr(VI) yang melebihi baku mutu air limbah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan studi adsorpsi multianalit menggunakan polianilina (PANI), yaitu polimer konduktif yang memiliki gugus amina dan imina yang aktif, sehingga dapat berinteraksi secara elektrostatis dengan logam berat dan zat warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik termodinamika dan perilaku adsorpsi multianalit Cr(VI) dan metilen biru oleh PANI, baik dalam sistem tunggal maupun campuran (multianalit), melalui pendekatan isoterm adsorpsi dan perhitungan parameter termodinamika (ΔG, ΔH, ΔS). PANI disintesis menggunakan metode rapid mixing dalam suasana asam menggunakan anilin dan amonium persulfat, dan dikarakterisasi menggunakan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi serta SEM untuk melihat morfologi permukaannya. Adsorpsi dilakukan dalam berbagai variasi pH (2–11), dosis adsorben (3–6 mg), suhu (303–323 K), dan konsentrasi analit (10–500 mg g-1), baik untuk Cr(VI) saja, MB saja, maupun campuran Cr–MB. Optimasi kondisi adsorpsi menunjukkan bahwa pH optimum untuk adsorpsi Cr(VI) adalah pH 2, dengan kapasitas adsorpsi tertinggi tercapai pada dosis 5 mg PANI. Model isoterm yang diuji meliputi Langmuir, Freundlich, dan Temkin, dan dianalisis secara linear dan non-linear. Untuk sistem Cr(VI) tunggal, model Langmuir cocok pada suhu rendah (303 K), menunjukkan adsorpsi monolayer, sedangkan model Freundlich cocok pada suhu tinggi (323 K) yang menggambarkan permukaan heterogen dan multilayer. Dalam sistem multianalit, perbandingan konsentrasi optimum MB : Cr ditentukan sebesar 1 : 5, berdasarkan keseimbangan absorbansi pada panjang gelombang maksimum masing-masing analit (663 nm untuk MB dan 350 nm untuk Cr(VI)).