Repository Universitas Jember
Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
- Koleksi Laporan Hasil Pengabdian Masyarakat
- Koleksi Laporan Praktek Kerja Program Diploma
- Koleksi Disertasi Program Doktoral
- Koleksi Laporan hasil penelitian dosen UNEJ
- Koleksi Tesis Program Magister
Recent Submissions
Item type:Item, Desain Antena Mikrostrip Rectangular Array dengan Double Slot L pada Frekuensi Ku-Band untuk Aplikasi Radar(Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2026-07-30) Dina Yulianti PrasiskaRadar merupakan salah satu sistem yang membutuhkan antenna dengan karakteristik gain yang baik, bandwidth yang memadai, dan kemampuan radiasi yang sesuai untuk mendukung proses deteksi dan pemantauan target. Antenna microstrip banyak digunakan dalam sistem radar karena memiliki struktur yang sederhana, ringan, mudah difabrikasi, dan mudah diintegrasikan dengan sistem gelombang mikro. Penelitian ini bertujuan merancang antena mikrostrip rectangular array dengan double slot berbentuk huruf L yang bekerja pada frekuensi Ku-Band untuk aplikasi radar. Antena mikrostrip dipilih karena memiliki struktur yang sederhana, ringan, mudah difabrikasi, dan mudah diintegrasikan dengan berbagai sistem gelombang mikro. Penelitian dilakukan melalui perhitungan dimensi awal antena, pemodelan, simulasi, serta analisis pengaruh variasi jarak antar elemen (gap) dan luas dimensi double slot berbentuk huruf L terhadap karakteristik antena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi gap dan dimensi double slot memberikan pengaruh terhadap frekuensi resonansi, return loss, VSWR, gain, directivity, dan pola radiasi antena. Konfigurasi optimum diperoleh pada gap sebesar 17 mm dan luas dimensi double slot sebesar 3,4 mm². Pada kondisi tersebut, antena menghasilkan frekuensi resonansi sebesar 14,09 GHz, return loss sebesar −35,34 dB, VSWR sebesar 1,03, bandwidth sebesar 600 MHz, gain sebesar 7,21 dBi, dan directivity sebesar 11,84 dBi. Nilai return loss yang lebih kecil dari −10 dB dan VSWR yang mendekati 1 menunjukkan bahwa antena memiliki pencocokan impedansi yang baik sehingga daya yang dipancarkan menjadi lebih efektif. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan double slot berbentuk huruf L pada antena mikrostrip rectangular array mampu meningkatkan karakteristik antena pada frekuensi Ku-Band. Variasi gap dan dimensi double slot merupakan parameter yang berpengaruh dalam memperoleh performa antena yang optimal, sehingga rancangan antena yang dihasilkan memiliki karakteristik yang sesuai untuk aplikasi radar Ku-Band.Item type:Item, Pemetaan Business Model Canvas pada Harjo Lestari Integrated Farm Jember(Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2026-10-20) Eka WandanaUsaha peternakan merupakan salah satu kegiatan usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap produk peternakan. Model bisnis diperlukan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha dengan menggambarkan bagaimana suatu usaha menciptakan, menyampaikan, dan memperoleh nilai. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memetakan model bisnis adalah Business Model Canvas yang terdiri atas sembilan elemen. Harjo Lestari Integrated Farm merupakan usaha peternakan yang menerapkan konsep integrated farm dengan mengintegrasikan kegiatan peternakan dan pertanian dalam satu sistem. Usaha ini didirikan pada tahun 2008 oleh Muhammad Huda dan berlokasi di Dusun Kemirisongo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Perkembangan usaha yang berawal dari hobi pemilik kemudian berkembang menjadi usaha peternakan yang menjalankan kegiatan pembibitan, pemeliharaan, dan penjualan ternak serta pengolahan hasil ternak. Selain menerapkan konsep integrated farm, Harjo Lestari Integrated Farm juga mengusung konsep homestead yang berorientasi pada kemandirian pangan dan penciptaan lingkungan pedesaan yang nyaman. Kondisi tersebut menjadi dasar penting untuk melihat bagaimana model bisnis yang diterapkan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan model bisnis Harjo Lestari Integrated Farm menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pemilik usaha, pegawai, pembeli ternak, dan pengunjung. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis domain dan taksonomi untuk mengidentifikasi serta memetakan sembilan elemen Business Model Canvas pada Harjo Lestari Integrated Farm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Harjo Lestari Integrated Farm telah mencakup sembilan elemen Business Model Canvas, yaitu customer segments, value proposition, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Pemetaan menunjukkan bahwa peternak merupakan segmen pelanggan utama, sedangkan nilai yang ditawarkan didukung oleh kualitas dan recording ternak serta penerapan konsep integrated farm dan homestead. Channels yang digunakan adalah media sosial, penjualan langsung, dan penjualan daring. Revenue streams utamanya berasal dari penjualan ternak. Key activities berpusat pada pengelolaan ternak. Key partnership dilakukan dengan peternak, investor, dan pemasok, sedangkan cost structure didominasi oleh biaya pakan. Secara keseluruhan, kesembilan elemen tersebut saling berkaitan dalam mendukung kegiatan operasional dan keberlangsungan usaha.Item type:Item, A Reflective Study of Pre-Service Teachers’ Classroom Management Challenges and Strategies During Initial Teaching Practicum(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-28) Finka FatmawatiManajemen kelas adalah salah satu aspek yang menantang dalam proses mengajar bagi mahasiswa calon guru selama praktik mengajar karena mereka dihadapkan pada lingkungan yang autentik beserta dinamikanya. Meskipun praktik refleksi telah banyak diakui sebagai sarana yang bermanfaat bagi pengembangan profesional, penelitian yang secara khusus mengkaji kontribusi refleksi terhadap pemahaman mahasiswa calon guru mengenai manajemen kelas masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan manajemen kelas yang dihadapi oleh mahasiswa calon guru EFL, strategi yang mereka terapkan untuk mengatasi tantangan tersebut, serta bagaimana refleksi berkontribusi terhadap pemahaman mahasiswa calon guru EFL mengenai tantangan dan strategi manajemen kelas yang mereka terapkan Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif yang melibatkan tiga mahasiswa calon guru EFL yang sedang menjalani program praktik mengajar di sekolah menengah di Indonesia. Data dikumpulkan melalui jurnal reflektif mingguan yang disusun berdasarkan kerangka refleksi Rolfe et al. (2001), kemudian dilanjutkan dengan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dari Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian mengidentifikasi empat kategori tantangan manajemen kelas, yaitu tantangan terkait perilaku siswa, kesiapan kognitif dan belajar siswa, tantangan instruksional dan kontekstual, serta ketidakpastian dalam menginterpretasikan situasi kelas. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, partisipan menerapkan enam kategori strategi, yaitu manajemen perilaku, instruksional, peningkatan keterlibatan dan motivasi, relasional dan afektif, pembelajaran kolaboratif, serta pencarian dukungan profesional. Selain itu, refleksi ditemukan membantu partisipan dalam memahami proses pembelajaran, mengevaluasi praktik mengajar, meningkatkan kualitas pengajaran, mendokumentasikan pengalaman mengajar, serta mendukung perkembangan profesional mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kelas merupakan proses yang menuntut adaptasi secara berkelanjutan terhadap kompleksitas situasi kelas, serta bahwa praktik reflektif yang terstruktur mendukung mahasiswa calon guru dalam mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan manajemen kelas dan dalam mengambil keputusan pembelajaran yang lebih tepat.Item type:Item, Operasional Pemeliharaan Bangunan IsDB Project Gedung Research HUB Kampus Jubung Universitas Jember(Fakultas Teknik, 2026-01-30) Chrisna Kartika BuanaRepository Operasional dan pemeliharaan bangunan merupakan aktivitas guna memastikan bangunan dan infrastruktur laik fungsi dari waktu ke waktu, karena seiring waktu secara bertahap mengalami kerusakan dan penurunan fungsi, baik karena penyebab alami, kerusakan diabaikan dan tidak ditangani. Bangunan Gedung IsDB Research Hub adalah salah satu gedung Kampus Jubung, Universitas Jember, dengan usia panjang dan mengalai beberapa kerusakan sehingga perlu diketahui presentase kerusakan dan biaya pemeliharaan. Metode yang digunakan ialah observasi langsung, Building Information Modelling (BIM), Standard Operating Procedure (SOP), dan Activity Based Costing (ABC). Observasi langsung dilakukan untuk mengetahui kerusakan gedung, modeling bangunan dan input kerusakan untuk visualisasi kerusakan, dilanjut perencanaan Standard Operating Procedure, dan estimasi biaya dengan metode Activity Based Costing yakni estimasi berdasarkan aktivitas yang mengacu pada cost driver untuk menghitung harga pokok produk atau jasa, Hasil penelitian menunjukkan kerusakan pada komponen struktur sebesar 0,000% karena tidak mengalami kerusakan, pada komponen arsitektur sebesar 0,289%. Terdapat empet Standard Operating Procedure (SOP) berdasarkan aktivitas pemeliharaan, dan estimasi anggara biaya operasional pemeliharaan bangunan Gedung IsDB Research Hub dengan metode ABC sejumlah Rp 32.638.754,95-.Item type:Item, Pengaruh Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry berbantuan Media Video terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-07) Yasinta Ainun HasriTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model ADI berbantuan media video terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode pre-test, post-test, dan quasi eksperimen dengan menggunakan pola non equivalent control group design. Hasil rata-rata nilai post-test peserta didik kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan menggunakan model ADI berbantuan media video memiliki pengaruh yang signifikan yakni 88,30, sedangkan rata-rata nilai post-test pada kelas kontrol adalah 72,23. Hasil selisih nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol kemudian dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil uji t menunjukkan bahwa t-hitung > t-tabel yaitu 2,732 > 2,045 sehingga hipotesis tidak valid (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Hα) diterima. Berdasarkan data yang diperoleh, Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model ADI berbantuan media video berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila.
