Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Identifikasi dan Perbaikan Proses Bisnis Menggunakan Metode Product-Based Design dan REM (Studi Kasus: SMAK Satya Cendika Jember)
    (Fakultas Ilmu Komputer, 2026-10-08) Felisita Dian Puspitasari
    This study addresses the challenges faced by SMAK Satya Cendika Jember, particularly inefficient administrative and promotional processes and the limited integration of information management that may affect the school’s competitiveness. The study aims to design improved business processes, identify system requirements, and prioritize application features as a basis for developing an information system. A mixed-methods approach was employed by combining Product-Based Design, Business Process Model and Notation (BPMN), Requirement Elicitation Method (REM), and Analytical Hierarchy Process (AHP). Existing (as-is) processes were analyzed and redesigned into to-be processes, which were then evaluated through BPMN simulation based on time and resource utilization. REM was subsequently used to derive functional requirements, while AHP was applied to prioritize 24 requirement alternatives using four criteria: completeness, cost, ease of implementation, and maturity. The results indicate that the proposed to-be processes require less completion time than the existing processes, while also introducing system involvement in resource utilization. REM produced 24 functional requirements covering promotion and public relations, student admission, attendance, grades, student data, and incoming and outgoing correspondence. The prioritized requirements were documented in a Software Requirements Specification (SRS) and used as the basis for developing the system wireframe. Overall, the integration of these methods provides a structured approach for improving school business processes and establishing prioritized information system requirements.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Konsentrasi Melatonin Eksogen terhadap Waktu Simpan dan Karakteristik Pasca Panen Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.)
    (Fakultas Pertanian, 2025-07-31) Agung Santoso
    Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang memiliki umur simpan pendek dan mudah mengalami kerusakan pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai konsentrasi melatonin eksogen terhadap waktu simpan dan karakteristik fisik pascapanen buah cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Universitas Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan enam perlakuan, yaitu melatonin 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, suhu ruang, dan suhu rendah, masing-masing pada tiga tingkat kematangan buah (hijau, oranye, dan merah). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kekerasan buah, perubahan warna (nilai RGB), kandungan klorofil, dan tingkat browning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan melatonin 200 ppm dan suhu rendah mampu secara signifikan menekan susut bobot, mempertahankan kekerasan buah, memperlambat perubahan warna, dan menjaga kadar klorofil selama penyimpanan. Perlakuan melatonin 200 ppm memberikan hasil terbaik di antara perlakuan lain tanpa perlakuan suhu, dengan susut bobot rendah (33,60% pada buah hijau), nilai RGB tinggi, serta kandungan klorofil yang stabil. Suhu rendah menjadi perlakuan paling efektif secara keseluruhan, namun memerlukan fasilitas penyimpanan khusus. Dengan demikian, aplikasi melatonin eksogen, terutama pada konsentrasi 200 ppm, berpotensi sebagai alternatif alami dan ramah lingkungan dalam memperpanjang umur simpan dan mempertahankan kualitas fisik cabai rawit selama penyimpanan suhu ruang.
  • Item type:Item,
    Implementasi Feminist Foreign Policy di Meksiko Tahun 2020-2024
    (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2026-09-24) Pingkan Dwi Lestari
    Gender equality is a key aspect of international relations. Today, many countries are beginning to adopt feminist-based foreign policies with the aim of promoting gender equality. One such country is Mexico, through its Feminist Foreign Policy. Mexico adopted this policy in 2020, becoming the first country in Latin America and the only developing country to do so. During the 2020–2024 implementation period, Mexico ranked third among countries with the best Feminist Foreign Policies (FFP) in the world. This study employs a qualitative method with descriptive analysis. The results of this study indicate that Mexico’s implementation of FFP has been aligned with liberal feminism, as the policy’s five pillars focus on supporting rights and equality, bureaucratic reform, and women’s participation. Furthermore, this study found that the implementation does not yet fully align with the 3R (Rights, Representation, and Resources) indicators of Feminist Foreign Policy. Under the 3R framework, the implementation of FFP in Mexico meets only the “right” (implementation of the first and fifth pillars) and “representation” (implementation of the second, third, and fourth pillars) indicators; however, it does not meet the “resources” indicator due to Mexico’s status as a developing country, meaning that financial resources remain insufficient to support gender equality in other nations
  • Item type:Item,
    Adaptasi Petani Kopi Robusta dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo
    (FAKULTAS PERTANIAN, 2026-07-30) Faranindita Khosyyatun Nafiah
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk adaptasi petani kopi robusta dalam menghadapi perubahan iklim di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Fokus penelitian ini mencakup pemahaman petani terhadap perubahan iklim serta strategi adaptasi yang dilakukan, baik secara antisipatif maupun reaktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive method, yang terdiri dari petani kopi robusta dan pihak terkait seperti kelompok tani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kopi robusta memiliki pemahaman yang beragam mengenai perubahan iklim, yaitu berkaitan dengan perubahan pola hujan, suhu, dan serangan hama. Dalam menghadapi kondisi tersebut, petani melakukan dua bentuk adaptasi, yaitu adaptasi antisipatif melalui pengembangan dan adopsi teknologi pertanian, serta adaptasi reaktif melalui strategi pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mengatasi kerugian akibat perubahan iklim. Adaptasi yang dilakukan petani kopi robusta merupakan bentuk respons dinamis terhadap perubahan iklim yang terus berlangsung, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam akses informasi dan teknologi.
  • Item type:Item,
    Analisis Karakteristik Pertumbuhan dan Perkembangan Melon (Cucumis Melo L.) Jenis Inthanon Secara Hidroponik Tipe NFT di Agroindustri Yoniki Farm
    (Fakultas Pertanian, 2026-06-30) Tegas Hari Murti
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pertumbuhan dan perkembangan melon (Cucumis melo L.) varietas Inthanon serta menentukan waktu panen yang optimal pada sistem hidroponik tipe Nutrient Film Technique (NFT). Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November di greenhouse Yoniki Farm, Tulungagung. Metode yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak (random sampling) dengan pengamatan non-destruktif dan destruktif. Parameter yang diamati meliputi bobot buah, diameter buah, kadar Brix, ketebalan daging, volume buah, serta penampakan luar dan dalam buah. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan grafik dan dilanjutkan dengan uji ANOVA serta uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan buah melon mengalami peningkatan yang signifikan pada seluruh parameter seiring bertambahnya umur tanaman. Pertumbuhan berlangsung cepat pada fase awal hingga pertengahan, kemudian mulai melambat pada fase akhir. Perkembangan buah ditandai dengan perubahan ukuran, warna kulit dari hijau menjadi kuning gelap, serta terbentuknya netting yang semakin jelas. Selain itu, terjadi perubahan pada bagian dalam buah berupa pelunakan tekstur, peningkatan kandungan cairan, dan pemisahan rongga biji yang semakin jelas. Berdasarkan hasil tersebut, waktu panen optimal buah melon varietas Inthanon berada pada kisaran 59–64 HST, dimana panen pada umur 59–61 HST lebih efisien, sedangkan pada umur 64 HST menghasilkan tingkat kemanisan yang paling optimal.