Repository Universitas Jember
Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
- Koleksi Laporan Hasil Pengabdian Masyarakat
- Koleksi Laporan Praktek Kerja Program Diploma
- Koleksi Disertasi Program Doktoral
- Koleksi Laporan hasil penelitian dosen UNEJ
- Koleksi Tesis Program Magister
Recent Submissions
Item type:Item, Pengaruh Permainan Hunt the Treasure terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Kelompok B di TK ABA II Sumbersari Jember(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-27) Sapnatul Azzahro ManaraniFine motor development is one of the important aspects that needs to be fostered in children aged 5–6 years, as it plays a significant role in supporting their readiness for future learning. However, observations conducted in Group B of ABA II Kindergarten, Sumbersari, Jember, revealed that the children's fine motor development had not yet reached an optimal level. This was indicated by difficulties in cutting according to patterns, folding, weaving, and coloring neatly. This study aimed to determine the effect of implementing the Hunt the Treasure game on children's fine motor development. The research employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The study involved 31 children, consisting of Group B3 as the control group and Group B4 as the experimental group. The experimental group received treatment through the Hunt the Treasure game in three sessions, while the control group participated in regular classroom activities. Data were collected through pre-tests and post-tests using indicators that included hand coordination, hand flexibility, tool-use skills, and finger dexterity. The data were analyzed using homogeneity tests, normality tests, and the Independent Samples t-Test with the assistance of SPSS version 25. The results showed that the data were homogeneous (Sig. 0.290 > 0.05) and normally distributed (Sig. of the experimental group 0.473; control group 0.190 > 0.05). The hypothesis testing results indicated a significance value (2-tailed) of 0.000 < 0.05, demonstrating that the Hunt the Treasure game had a significant effect on children's fine motor development. The average post-test score of the experimental group (15) was higher than that of the control group (9). Therefore, the Hunt the Treasure game was proven to be effective in improving the fine motor development of early childhood learners.Item type:Item, Optimasi Jenis Pensil sebagai Elektroda Grafit dalam Deteksi Logam Cd dan Pb secara Voltammetry(Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2026-07-31) Talitha Yasyfa HarmaniLogam berat seperti kadmium (Cd) dan timbal (Pb), sering ditemukan mencemari air akibat limbah industri, limbah elektronik, serta aktivitas manufaktur lainnya. Kedua logam tersebut tidak hanya mengganggu kualitas air, tetapi juga merusak ekosistem. Oleh karena itu, dibutuhkan metode analisis yang efektif untuk mendeteksi adanya logam-logam tersebut dalam lingkungan. Analisis logam berat dapat dilakukan secara voltametri menggunakan metode Anodic Stripping Voltammetry (ASV). Teknik voltametri dipengaruhi oleh jenis elektroda kerja, salah satunya elektroda grafit pensil yang memiliki keunggulan berupa konduktivitas listrik yang tinggi serta kemudahan dalam penggunaan yang meliputi ketersediaan yang luas, harga yang murah, serta praktis digunakan. Elektroda grafit pensil memiliki jenis yang berbeda berdasarkan komposisi serta luas permukaan yang dapat menghasilkan respons arus yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh jenis pensil, luas permukaan, dan variasi elektrolit terhadap respons arus dalam deteksi logam Cd dan Pb menggunakan ASV. Penelitian diawali dengan pembuatan larutan standar Cd(NO3)2 dan Pb(NO3)2 dari larutan induk 1000 ppm untuk membuat larutan kerja yang digunakan pada tahap optimasi dan pengukuran simultan. Elektroda yang digunakan terdiri dari tiga jenis yaitu elektroda pembantu, elektroda kerja dan pembanding. Elektroda pembantu menggunakan logam perak, untuk elektroda kerja digunakan grafit pensil dengan memvariasikan tingkat kekerasan (HB, 2B dan 4B) serta variasi diameter sebagai representasi luas permukaan. Sedangkan elektroda pembanding menggunakan Ag/AgCl yang dibuat sendiri, seluruh elektroda kemudian dirangkai menjadi satu untuk dihubungkan dengan instrumen PSoC 5LP dan dilakukan pengukuran menggunakan metode ASV. Tahap selanjutnya yaitu optimasi yang meliputi jenis pensil, luas permukaan elektroda dan elektrolit pendukung. Kondisi optimum yang dihasilkan digunakan untuk melakukan pengukuran secara simultan pada Cd dan Pb serta analisis sampel air Sungai Bedadung. Seluruh hasil yang didapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja metode melalui uji validasi yang meliputi linearitas, batas deteksi (LOD), batas kuantifikasi (LOQ), presisi dan recovery. Hasil optimasi menunjukkan bahwa variasi jenis pensil memengaruhi respons arus pada deteksi Cd dan Pb menggunakan ASV. Jenis pensil 2B yang menghasilkan respons arus tertinggi dibandingkan dengan jenis pensil HB dan 4B, sehingga jenis tersebut dipilih sebagai elektroda kerja optimum. Selanjutnya dilakukan optimasi luas permukaan elektroda yang menunjukkan bahwa variasi diameter dapat memengaruhi respons arus. Analisis dilakukan menggunakan current density karena luas permukaan elektroda berbeda. Hasil yang didapat elektroda dengan luas permukaan 0,157 cm2 dipilih sebagai kondisi optimum. Optimasi elektrolit juga dipelajari dengan menggunakan tiga jenis elektrolit berbeda yaitu HCl, H2SO4 dan Buffer asetat pH 4,6. Hasil optimasi elektrolit menunjukkan bahwa buffer asetat pH 4,6 memberikan respons arus tertinggi. Kondisi optimum yang telah didapat dari optimasi beberapa parameter digunakan untuk melakukan pengukuran simultan Cd dan Pb yang menunjukkan hubungan linear antara konsentrasi dan respons arus dengan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,9773 pada Cd dan Pb sebesar 0.9839. Nilai LOD dan LOQ masingmasing sebesar 2,719 dan 9,063 untuk Cd serta 2,279 dan 5,562 untuk Pb. Uji presisi pada masing-masing konsentrasi diperoleh nilai 9%, 3%, 4%, 4% dan 6% untuk Cd sementara untuk Pb sebesar 7%, 7%, 10%, 3% dan 7%. Uji recovery sebesar 77,518% untuk Cd dan 94,787% untuk Pb. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi optimum deteksi simultan Cd dan Pb menggunakan metode ASV diperoleh dengan elektroda grafit pensil jenis 2B, luas permukaan 0,157 cm², dan buffer asetat pH 4,6. Metode yang dikembangkan juga menunjukkan kinerja analitik yang baik berdasarkan hasil uji validasi.Item type:Item, Pengaruh Cekaman Lengas terhadap Bukaan Stomata, Pertumbuhan, dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)(Fakultas Pertanian, 2023-11-29) Selvy Zeranica AnggrainiTanaman pakcoy (Brassica rapa L.) memiliki kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, vitamin C, dan vitamin B6 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Produksi tanaman pakcoy tidak terlepas dari berbagai macam kendala salah satunya pergantian musim yang tidak menentu karena faktor La Nina dan El Nino. Saat terjadi El Nino ketersediaan air menurun karena mundurnya musim penghujan. Cekaman lengas merupakan keadaan dimana tanaman kekurangan suplai air yang dapat berdampak pada stomata, pertumbuhan, dan hasil tanaman pakcoy. Masalah kekurangan air tersebut dapat diatasi dengan menggunakan berbagai macam varietas tanaman pakcoy yang memiliki keberagaman dan daya tahan terhadap cekaman lengas yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh cekaman lengas dan macam varietas tanaman pakcoy terhadap bukaan stomata, pertumbuhan, dan hasil tanaman pakcoy. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Juni-Agustus 2023 di Green House AgrotechoPark Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dimana masingmasing faktor terdiri dari 3 perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu cekaman lengas (C) ada 3 perlakuan C1 = 100% air, C2 = 75% air, dan C3 =50% air. Faktor kedua yaitu macam varietas tanaman pakcoy (V) ada 3 perlakuan V1 = Nauli F1, V2 = Flamingo, dan V3 = Emone26. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor utama cekaman lengas memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun pada perlakuan C2 (75%), faktor utama varietas memberikan pengaruh terhadap jumlah daun yaitu pada perlakuan V1 (Nauli F1), dan terdapat interaksi cekaman lengas dengan varietas terhadap berat basah dan berat kering tanaman pada perlakuan cekaman lengas sebanyak 100% dengan varietas Nauli F1 (C1V1), sedangkan untuk panjang dan lebar stomata tidak dipengaruhi oleh cekaman lengas dan macam varietas. Rerata panjang, lebar, dan kerapatan stomata dikategorikan kurang dengan rata-rata panjang stomata 4,12mm, lebar stomata 1,21mm, dan kerapatan stomata 87,58mm.Item type:Item, Pengaruh Penerapan E-Asessmen Wizer.Me pada Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Pendekatan TPACK terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-27) Oktaria Ayu Regilia PutriPembelajaran merupakan proses yang bertujuan membantu peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui pengalaman belajar yang bermakna. Dalam pembelajaran abad ke-21, guru dituntut tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, serta mengintegrasikan teknologi untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada peserta didik dan pemanfaatan teknologi serta penilaian digital yang belum optimal. Pada pembelajaran fisika, permasalahan mengenai kemampuan berpikir kritis siswa yang juga memengaruhi hasil belajarnya masih terjadi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMA Negeri Jenggawah, diketahui jika sebagian siswa belum memperoleh hasil belajar yang baik, dan kemampuan berpikir kritisnya yang belum cukup baik saat mengikuti pembelajaran. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaranpun belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui penerapan e-assessment Wizer.me pada model Problem Based Learning (PBL) berbasis pendekatan TPACK sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar fisika siswa. Adanya penerapan model PBL, pendekatan TPACK serta e-asessmen wizer.me diharapkan mampu menarik minat dan rasa belajar siswa dalam pembelajaran ataupun pengerjaan setiap soal yang tidak hanya berupa konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penerapan e-asessmen wizer.me pada model Problem Based Learning (PBL) berbasis pendekatan TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar fisika siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan True Experimental Design dan Posttest Only Control Group Design yang dilaksanakan di SMA Jenggawah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan dua sampel yang ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel populasi berjumlah 3 kelas dan dipilih menggunkan teknik Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen menggunakan e-asessmen wizer.me dan kelas kontrol menggunkan asessmen konvensional dengan model pembelajaran dan pendekatan yang sama di kedua kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes kemampuan berpikir kritis (posttest) dan tes hasil belajar (post-test), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji T Sampel Independen dan uji Mann Whitney U. Data yang diperoleh berupa nilai posttest kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata” kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas kontrol sebesar 34,3 sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 66,3. Hasil uji T sampel Independen pada data KBK menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara dua kelas tersebut. Sementara rata-rata hasil belajar siswa di kelas kontrol sebesar 60 dan di kelas eksperimen sebesar 80. Hasil uji Mann Whitney U menunjukkan jika nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan anatara hasil belajar di kedua kelas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada kemampuan berpikir kritis dan 0,000 < 0,05 pada hasil belajar. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan e-asessmen wizer.me pada model PBL berbasis pendekatan TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa di materi fluida statis.Item type:Item, Desain Molekul Calon Inhibitor Main Protease SARS COV-2 Sebagai Obat Untuk Penyakit Covid-19 Menggunakan Software DrugEx(FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, 2026-07-31) Muhammad Ardhi Seno Adji UtomoSARS COV-2 merupakan suatu virus penyebab penyakit Covid-19 yang pernah menjadi penyebab utama pandemi sekitar tahun 2020. Proses penyebaran virus ini tergolong cepat melalui perantara droplet air liur penderita. Virus yang masuk ke dalam tubuh calon penderita akan langsung memulai siklus perkembangbiakannya. Salah satu faktor yang menjadi penentu keberhasilan atau kelancaran proses perkembangbiakan adalah keberadaan dan fungsionalitas Main protease. Main protease merupakan suatu enzim yang termasuk ke dalam salah satu NSP (non-structural protein) yang terkandung dalam poliprotein virus. Main protease memiliki peranan untuk memisahkan antara NSP satu dengan NSP yang lainnya. Proses pemisahan tersebut selain dapat menguraikan poliprotein menjadi NSP – NSP yang lebih kecil juga membuat NSP – NSP tersebut dapat menjalankan tugasnya. Hal tersebut dikarenakan NSP – NSP harus terpisah terlebih dahulu satu sama lain sebelum dapat menjalankan perannya dalam perkembangbiakan virus. Fungsi Main protease inilah yang menjadi penentu kelancaran proses perkembangbiakan virus SARS COV-2. Penelitian ini merupakan penelitian yang melakukan pembangkitan molekul yang memiliki potensi untuk menjadi inhibitor Main protease SARS COV-2 menggunakan bantuan dari model graph-transformer DrugEx. Penelitian ini terbagi menjadi preparasi data, melatih model (fine tuning dan reinforcement learning), dan proses pembangkitan molekul. Proses pembangkitan molekul dapat terbagi menjadi tiga tahap yaitu pembangkitan 10.000, 100.000, dan 1.000.000 molekul. Molekul-molekul yang didapatkan kemudian dilakukan proses analisis DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER ix hasil yang terdiri atas proses skrining berdasarkan nilai pIC50, analisis aturan Lipinski, ADMET, dan SAScore, filtering berdasarkan toksisitas dan similarity. Molekul-molekul hasil dari proses filtering kemudian dipilih tiga besar berdasarkan nilai pIC50 nya sebagai molekul rekomendasi. Proses kemudian dilanjutkan dengan pembahasan struktur dari tiga molekul tersebut. Struktur dari tiga molekul-molekul rekomendasi kemudian dianalisis. Kesamaan molekul-molekul hasil pembangkitan juga dilakukan analisis kesamaan dengan obat yang telah diakui yaitu Remdesivir dan salah satu calon inhibitor Main protease yaitu nirmatrelvir. Kesamaan yang didapatkan adalah pada beberapa molekul terdapat kesamaan yaitu adanya memiliki gugus amina dan amida dalam struktur dan memiliki bagian yang mirip seperti basa nitrogen. Kesamaan yang teramati jika dibandingkan dengan nirmatrelvir adalah adanya gugus amida pada struktur. Hasil akhir dari penelitian kali ini didapatkan tiga molekul hasil pembangkitan yang dianggap layak menjadi calon inhibitor Main protease SARS COV-2 berdasarkan prediksi nilai pIC50.
