Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Monitoring Detak Jantung Saat Olahraga Lari Berbasis Mikrokontroler dengan Integrasi Notifikasi Suara berbasis IoT
    (Fakultas Teknik, 2026-07-27) Zainul Muttaqin
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring detak jantung saat olahraga lari berbasis mikrokontroler dengan integrasi notifikasi suara dan web monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan Pulse Sensor untuk mengukur detak jantung dan modul GPS GY-NEO6MV2 untuk mengukur kecepatan lari. Data sensor diproses oleh mikrokontroler ESP32 dan dikirim secara real-time ke Firebase melalui protokol HTTPS untuk ditampilkan pada antarmuka web. Metode fuzzy Mamdani diterapkan untuk menentukan rekomendasi intensitas olahraga berupa notifikasi suara yang memberikan instruksi kepada pengguna, seperti menambah, mempertahankan, mengurangi kecepatan, atau berhenti. Pengujian menunjukkan Pulse Sensor memiliki error rata-rata 1,00% (akurasi 99,00%), dan modul GPS memiliki error rata-rata 0,80% (akurasi 99,20%). Implementasi fuzzy logic menghasilkan error 0% dibandingkan simulasi Python. Website monitoring berfungsi dengan baik menampilkan data real-time dan menyimpan riwayat sesi. Pengujian Quality of Service (QoS) menunjukkan latency 233–288 ms (Sangat Baik), packet loss 0% (Sangat Baik), dan throughput 0,216–0,282 kbps sesuai karakteristik IoT ringan. Usability test dengan 10 responden (5 laki-laki dan 5 perempuan) menghasilkan skor SUS rata-rata 70,8 (kategori Acceptable, Grade C, Adjective Rating "Good"), menunjukkan sistem dapat diterima dengan baik oleh kedua kelompok pengguna meskipun masih terdapat ruang untuk penyempurnaan. Sistem ini diharapkan dapat membantu pelari memantau kondisi detak jantung secara efektif dan memberikan umpan balik yang mudah dipahami selama berolahraga.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Model Flipped Classroom Berbantuan Edpuzzle Terhadap Kemampuan Argumentasi Siswa Pada Materi SPLTV
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-06-17) Pinky Rahmawati
    Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan pengaruh serta perbedaan yang dihasilkan dari penerapan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan media interaktif Edpuzzle terhadap kemampuan argumentasi siswa SMA pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Latar belakang penelitian ini adalah tuntutan pendidikan abad ke-21 yang mengharuskan siswa memiliki kompetensi berpikir kritis dan argumentasi yang kuat. Namun, kenyataan di lapangan, khususnya di SMA Negeri 4 Jember, menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih cenderung tradisional dan berpusat pada guru (teacher-centered), yang mengakibatkan siswa bersikap pasif, hanya fokus pada prosedur penghitungan tanpa memahami konsep, dan kesulitan dalam memberikan alasan logis di balik setiap langkah penyelesaian masalah. Model Flipped Classroom dipilih sebagai inovasi untuk membalik alur pembelajaran konvensional, di mana siswa mempelajari materi melalui video di rumah sebelum pertemuan di kelas, sehingga waktu tatap muka dapat dioptimalkan untuk aktivitas interaktif yang menunjang kemampuan argumentasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen (Quasi Experiment) dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Jember pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik probability sampling jenis cluster random sampling, yang menghasilkan kelas X-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas perangkat pembelajaran yang divalidasi oleh ahli serta tes kemampuan argumentasi berupa soal uraian (pretest dan posttest) yang disusun berdasarkan indikator argumentasi CER (Claim, Evidence, dan Reasoning). Proses pengumpulan data melibatkan pelaksanaan tes awal untuk mengukur kemampuan kedua kelas sebelum perlakuan, lalu pembelajaran diberikan menggunakan model Flipped Classroom berbantuan Edpuzzle di kelas eksperimen dan pengajaran langsung (Direct Instruction) di kelas kontrol, serta tes akhir untuk mengukur hasil perlakuan. Analisis data pretest menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Setelah diberikan perlakuan, kelas eksperimen mencapai lebih tinggi dan menunjukkan peningkatan signifikan berdasarkan uji-t berpasangan, hasil uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi yang lebih besar dari batas kriteria. Hal ini mengindikasikan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan argumentasi siswa di kelas eksperimen yang menggunakan model Flipped Classroom dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini diperkuat dengan nilai effect size yang tergolong dalam kategori kecil. Analisis mendalam terhadap indikator kemampuan argumentasi mengungkapkan bahwa siswa pada kedua kelas mengalami kemajuan pada aspek Evidence dan Claim, tetapi tetap menghadapi tantangan besar pada aspek Reasoning. Pada kelas eksperimen, video interaktif Edpuzzle terbukti efektif dalam membenahi miskonsepsi awal terkait pemodelan variabel, namun kualitas reasoning siswa masih didominasi oleh alasan yang bersifat prosedural atau subjektif. Ketidaksignifikanan perbedaan hasil antar kelas dalam penelitian ini dipengaruhi oleh tingginya ketergantungan siswa pada bimbingan langsung guru, singkatnya durasi intervensi, dan kendala kedisiplinan dalam kemandirian belajar di rumah, sehingga dampak positif model Flipped Classroom belum terlihat secara maksimal untuk mengungguli metode pengajaran langsung. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun inovasi ini berhasil meningkatkan kemampuan argumentasi secara internal di kelas eksperimen, keberhasilannya sangat bergantung pada komitmen kemandirian siswa, pembiasaan jangka panjang, dan strategi pemantauan guru yang lebih ketat terhadap aktivitas belajar di luar jam sekolah.
  • Item type:Item,
    Pemanfaatan Media Instruksional Edukatif Dalam Proses Belajar Kesehatan Reproduksi Anak Usia Dini Pada Program Sekolah Orang Tua Hebat
    (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-28) Andienila Dwinanty Nahya Safitri
    Berdasarkan hasil analisis data terkait pemanfaatan Media Instruksional Edukatif (MIE) dalam proses belajar kesehatan reproduksi anak usia dini pada Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di SPS Dahlia 11 Kabupaten Jember, diperoleh kesimpulan bahwa pemanfaatan MIE mendukung proses belajar orang tua yang mengikuti program tersebut. Pemanfaatan MIE dikaji melalui tiga komponen yang berlandaskan pada teori Gagne, yaitu menarik perhatian, menyajikan materi, serta memperkuat retensi dan transfer. Proses belajar kesehatan reproduksi anak usia dini dikaji melalui tiga komponen, yaitu pemahaman tentang tubuh, batasan pribadi, dan konsep dasar kesehatan reproduksi. Komponen menarik perhatian menunjukkan bahwa fasilitator menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan menarik melalui pemberian motivasi di awal pembelajaran memanfaatkan media audio, media visual bentuk buku yaitu lembar balik, serta penyampaian stimulus dalam bentuk pertanyaan pemantik yang membangkitkan rasa ingin tahu dan mendorong partisipasi aktif orang tua selama proses belajar berlangsung. Komponen menyajikan materi menunjukkan bahwa fasilitator menyampaikan materi kesehatan reproduksi secara runtut, sistematis, dan dikaitkan dengan contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari sehingga orang tua lebih mudah memahami materi dan merasa nyaman selama mengikuti pembelajaran. Komponen memperkuat retensi dan transfer menunjukkan bahwa peserta difasilitasi melalui kegiatan refleksi dan proyek mini untuk membantu mengingat kembali materi serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendampingi tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga.
  • Item type:Item,
    Sejarah Carnival On The River di Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan Tahun 2010-2019
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-22) Dede Aziz Kurniawan
    Penelitian ini mengkaji sejarah perkembangan Carnival on the River di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, selama periode 2010–2019. Festival ini merupakan inovasi budaya yang memanfaatkan Sungai Complong sebagai ruang pertunjukan seni dengan menampilkan rakit hias, kesenian tradisional, serta berbagai atraksi kreatif yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. Carnival on the River diprakarsai oleh Edy Santoso pada tahun 2010 sebagai bagian dari kegiatan pendidikan yang bertujuan mengembangkan kreativitas peserta didik sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Pendekatan ilmu sosial digunakan untuk menganalisis dinamika perkembangan festival beserta dampak yang ditimbulkannya terhadap masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pendiri, panitia penyelenggara, masyarakat, pelaku usaha, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan Carnival on the River. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carnival on the River mengalami perkembangan yang cukup pesat sejak pertama kali diselenggarakan. Pada awal pelaksanaannya, festival hanya melibatkan lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Namun, seiring berjalannya waktu, penyelenggaraan festival semakin berkembang melalui peningkatan jumlah peserta, variasi tema pertunjukan, kualitas dekorasi rakit, serta dukungan dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, media massa, dan masyarakat. Keunikan konsep festival yang memanfaatkan aliran Sungai Complong sebagai panggung utama menjadikan Carnival on the River memiliki identitas khas yang membedakannya dari festival budaya lain di Kabupaten Pasuruan.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Paparan Medan Elektromagnetik Elf Terhadap Penghambatan Bakteri Patogen dan Ketahanan Fisik Daging Ikan Belanak
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-20) Moh. Rifki Hariyanto
    Ikan belanak (Mugil cephalus) merupakan bahan pangan yang mudah mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme pembusuk. Salah satu metode pengawetan non-termal yang berpotensi digunakan untuk memperlambat proses pembusukan adalah pemanfaatan medan elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan medan elektromagnetik ELF terhadap penghambatan bakteri patogen dan ketahanan fisik daging ikan belanak. Penelitian menggunakan metode eksperimen murni (true experiment) dengan desain Completely Randomized Design (CRD) tipe Randomized Post-Test Only Control Group Design. Sampel berupa fillet daging ikan belanak yang dipapari medan elektromagnetik ELF dengan intensitas 650 μT dan 850 μT selama 50 menit dan 100 menit. Parameter yang diamati meliputi jumlah koloni bakteri, pH, massa jenis, warna, aroma, dan tekstur selama penyimpanan 20 jam. Data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan koreksi Monte Carlo, uji Two-Way ANOVA, dan uji Friedman pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan medan elektromagnetik ELF berpengaruh signifikan terhadap kualitas mikrobiologis, fisik, dan organoleptik daging ikan belanak. Perlakuan 850 μT selama 100 menit memberikan hasil terbaik dengan jumlah koloni bakteri terendah sebesar 11 × 10⁶ CFU/gr serta mampu mempertahankan kestabilan pH, massa jenis, warna, aroma, dan tekstur. Oleh karena itu, paparan medan elektromagnetik ELF terbukti berpotensi menghambat perkembangan bakteri patogen dan ketahanan fisik pada daging ikan belanak selama penyimpanan.