Repository Universitas Jember
Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
- Koleksi Laporan Hasil Pengabdian Masyarakat
- Koleksi Laporan Praktek Kerja Program Diploma
- Koleksi Disertasi Program Doktoral
- Koleksi Laporan hasil penelitian dosen UNEJ
- Koleksi Tesis Program Magister
Recent Submissions
Item type:Item, Keabsahan Transaksi dengan Sistem COD (Cash On Delivery) oleh Pembeli di Bawah Umur melalui Aplikasi Tiktok Shop by Tokopedia(Fakultas Hukum, 2026-05-07) Vidya Syalsyabilla AzzahraPenelitian ini menganalisis keabsahan transaksi cash on delivery (COD) oleh pembeli anak di bawah umur melalui TikTok Shop By Tokopedia. Rumusan masalah penelitian ini membahas keabsahan transaksi COD oleh pembeli di bawah umur serta tanggung jawab platform terhadap transaksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi oleh anak di bawah umur merupakan perjanjian yang dapat dibatalkan karena tidak memenuhi syarat kecakapan sebagaimana Pasal 1320 KUHPerdata. TikTok Shop sebagai penyelenggara sistem elektronik bertanggung jawab menjamin keamanan dan keandalan platform sesuai PP Nomor 71 Tahun 2019. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem verifikasi usia dan perbaikan metode pembayaran COD melalui integrasi identitas resmi seperti KTP atau NIK.Item type:Item, Pengembangan E-Modul Bermuatan 6th SDGs pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Lingkungan Siswa Sekolah Dasar(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-04-20) Siska HandrianaThe 21st century has been marked by increasing environmental problems, particularly water pollution, which has impacted the availability of clean water and the quality of life of communities. This situation calls for the integration of sustainable development education starting from elementary school, but IPAS learning tends to be theoretical, with minimal use of technology, and does not yet link the material to Sustainable Development Goals (SDGs) 6. This study aims to develop an e-module containing SDGs 6 on environmental change material to improve the environmental literacy of elementary school students by producing a learning e-module that has been tested for validity, effectiveness, and practicality. The type of research is research and development (R&D) with the ADDIE model, which includes the stages of Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The data collection methods used in this study were validation sheets, student response questionnaires, and test. The data analysis technique was adjusted to the type of data obtained, namely validity analysis using the product validity formula (Valpro), practicality analysis using the percentage of student response questionnaire scores (Sas), and effectiveness analysis using the normalized gain test (N-Gain). The validation result obtained from the two validators, expert lecturers and teacher practitioners, were 87.06, which is categorized as very feasible. The practicality score obtained based on the student response questionnaire was 89.02, which is categorized as very practical. The effectiveness test result obtained an N-Gain value of 0.68, which is categorized as moderate, indicating a significant increase in students environmental literacy. It can be concluded that the e-module containing SDGs 6 meets the criteria of being valid, practical, and effective in improving environmental literacy and can be used in elementary school learning.Item type:Item, Pengembangan Jalur Pedestrian Berdasarkan Preferensi Pengguna di Koridor Jalan PB. Sudirman, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri(Fakultas Teknik, 2026-05-06) Okke Silvi FebriyantiKoridor Jalan Pb. Sudirman terletak di pusat komersial dan pendidikan yang padat, sehingga membutuhkan jalur pejalan kaki dengan fasilitas dan infrastruktur pendukung yang memadai. Namun, ruang jalur pejalan kaki yang ada, yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki, justru digunakan oleh pedagang kaki lima sebagai tempat berjualan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pengembangan jalur pejalan kaki dengan meningkatkan kemudahan berjalan kaki berdasarkan tingkat kepentingan dan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif melalui penilaian Global Walkability Index untuk mengukur kualitas fisik jalur pejalan kaki dan Importance Performance Analysis untuk menentukan aspek pengembangan, serta Analisis Triangulasi untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Global Walkability Index untuk semua segmen adalah 52,24 atau dalam kategori menunggu untuk berjalan kaki, yang menunjukkan perlunya peningkatan kualitas jalur pejalan kaki. Variabel prioritas yang perlu dikembangkan meliputi penanganan konflik moda transportasi, ketersediaan penyeberangan, penanganan hambatan, keamanan penyeberangan, keamanan dari kejahatan, dan penyediaan infrastruktur bagi penyandang disabilitas.Item type:Item, Hubungan Paparan Debu PM10 dengan Keluhan Pernapasan pada Pekerja Pabrik Kayu PT. Prima Sejahtera Internasional Lumajang(Fakultas Kesehatan Masyarakat, 2026-05-05) Alimah Putri FadiyahHubungan Paparan Debu PM10 dengan Keluhan Pernapasan pada Pekerja Pabrik Kayu PT. Prima Sejahtera Internasional Lumajang; Alimah Putri Fadiyah; 222110101051; 30 Halaman; Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja; Program Studi Kesehatan Masyarakat; Fakultas Kesehatan Masyarakat; Universitas Jember. Debu adalah sebuah partikel yang memiliki bentuk padatan dengan ukuran kecil yang dimana partikel tersebut dihasilkan dari berbagai proses aktivitas pekerjaan seperti penggilingan, pemotongan serta aktivitas lainnya. Debu masuk jenis polutan yang mampu merusak lingkungan dan berbahaya bagi manusia terutama debu jenis suspended particulate matter salah satunya adalah debu PM10. Debu ini karena ukurannya ≤10 mikron yang ringan dan kecil sehingga dapat melayang-layang di udara lebih lama dan terhirup hingga saluran pernapasan bagian bronkiolus. Hal inilah yang menjadi ancaman bagi pekerja untuk mengalami keluhan pernapasan jika terpapar terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan debu PM10 dengan keluhan pernapasan pada pekerja di PT Prima Sejahtera Internasional. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 72 pekerja bagian barecore dan rotary. Instrumen penelitian berupa kuisioner BMRC dan dilakukan pengukuran kadar debu PM10 menggunakan HT-9600. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square dan fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar debu PM10 di bagian barecore 76,26 µg /m3 dan dibagian rotary 23,73 µg /m3 . Variabel keluhan pernapasan, sebanyak 27 pekerja (36,5%) mengalami keluhan pernapasan ringan, 13 pekerja (17,6%) sedang, 4 pekerja (5,4%) berat sedangkan 30 orang (40,5%) tidak mengalami keluhan pernapasan. Faktor individu masa kerja, sebanyak 38 orang (51,4%) memiliki masa kerja < 5 tahun dan pekerja yang masa kerjanya ≥ 5 tahun 36 orang (48,6%). Variabel kebiasaan merokok, sebanyak 53 orang (71,6%) pekerja tidak merokok dan 21 orang (28,4%) pekerja merokok. Analisis faktor pekerjaan menunjukkan sebanyak 62 orang (83,8%) adalah pekerja bagian barecore dan 12 orang (16,2%) pekerja rotary. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kadar debu PM10 dengan keluhan pernapasan (p=0,002) selain itu, jenis pekerjaan juga memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan pernapasan (p=0,002). Sementara itu, faktor individu yaitu variabel masa kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keluhan pernapasan (p=0,450) demikian pula kebiasaan merokok juga tidak memiliki hubungan signifikan dengan keluhan pernapasan (p=0,787). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kadar debu PM10 dan jenis pekerjaan memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan pernapasan pada pekerja pabrik kayu PT. Prima Sejahtera Internasional. Saran bagi perusahaan yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan berkala terutama mengenai sistem pernapasan sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi gangguan keshatan akibat paparan debu yang dirasakan oleh pekerja.Item type:Item, Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Scaffolding Metakognitif Terhadap Keterampilan Menulis Ilmiah dan Hasil Belajar Siswa SMP dalam Pembelajaran IPA(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-06-04) Ivan Rizki FauziThis study aims to examine the effect of a guided inquiry learning model integrated with metacognitive scaffolding on students' scientific writing skills and learning outcomes in science learning in junior high schools (SMP). This research is motivated by low scientific writing skills and student learning outcomes, caused by the implementation of a learning model that fails to encourage active student engagement and optimize cognitive processes. This study used a quasi experimental approach with a nonequivalent posttest-only control group design. The study sample consisted of an experimental class and a control class selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using independent sample t-tests. The results showed a significant difference between the experimental and control classes. The average scientific writing ability of students in the experimental class was higher, at 87.14, compared to the control class at 79.04, with a significance value of 0.000 < 0.05. In addition, the average student learning outcomes in the experimental class were also higher, namely 89.03, compared to the control class of 81.32, with a significance value of 0.001 < 0.05. Based on these findings, it can be concluded that the guided inquiry learning model combined with metacognitive scaffolding has a significant effect on improving scientific writing skills and student learning outcomes. This learning model has been proven effective in encouraging scientific reasoning, improving writing skills, and deepening conceptual understanding through an active, structured, and reflective learning process.
