Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Peningkatan Keterampilan Penggunaan Teknologi Digital Pendidik Melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Canva di TK Kartika IX-35 Jember
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-29) Rika Khoirun Nisa'
    Rendahnya keterampilan penggunaan teknologi digital pada sebagian pendidik menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Padahal, pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif adalah canva. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan keterampilan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif canva. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi digital pendidik melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif canva di TK Kartika IX-35 Jember. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan subjek penelitian sebanyak 6 pendidik. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterampilan pendidik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan penggunaan teknologi digital pendidik mengalami peningkatan setelah diberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif canva. Pada tahap pra siklus, rata-rata keterampilan pendidik mencapai 55,20% dengan kategori kurang. Setelah pelaksanaan tindakan pada Siklus I, rata-rata keterampilan pendidik meningkat menjadi 89,05% dengan kategori sangat baik. Peningkatan yang terjadi sebesar 33,85%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif canva mampu meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi digital pendidik di TK Kartika IX-35 Jember. Pelatihan ini dapat menjadi salah satu alternatif strategi pengembangan kompetensi digital pendidik dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan interaktif.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Pemberian Hadiah (Pan Tang Menyerah) Terhadap Motivasi Belajar Anak di Kelas B TK Baitul Iman Mangli
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-07-21) Meisa Putri Wahyuningsih
    Pemberian hadiah atau reward adalah salah satu dari berbagai cara yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan motivasi belajar pada anak. Berdasarkan pengamatan awal yang telah dilakukan oleh peneliti pada bulan Agustus 2025, terungkap bahwa 14 dari 22 atau 64% anak kelas B menunjukkan tingkat motivasi dalam belajar dan mengerjakan tugas masih rendah. Kondisi tersebut terlihat dari perilaku 15 dari 22 atau 68% anak yang apabila diberi tugas, seringkali tidak bersemangat dalam mengerjakan tugas, atau anak membutuhkan waktu relatif lama untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Tak jarang pula terdapat anak yang memilih untuk mengobrol dengan temannya dibandingkan menyelesaikan tugas. Pendidik telah berupaya meningkatkan motivasi belajar anak dengan cara memberi reward berupa waktu makan dan istirahat lebih awal bagi anak yang telah menyelesaikan tugasnya. Namun, dari sebagian besar anak yang dapat mengerjakan tugas dengan tuntas, 17 dari 22 atau 77% anak seringkali tidak menunjukkan ekspresi senang atau rasa bangga setelah mengerjakan tugas tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa reward yang telah diberikan pendidik belum dapat membuat anak merasa senang atau bangga setelah berhasil menyelesaikan tugasnya. Anak cenderung menyelesaikan tugasnya hanya agar mendapatkan waktu makan dan bermain lebih awal. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada penggunaan media
  • Item type:Item,
    Tantangan Baru Pasca Relokasi Korban Lahar Dingin Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Tahun 2021-2025
    (Fakultas Ilmu Budaya, 2026-07-28) Tatak Anggian Andriansyah
    Skripsi ini membahas tentang erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 mengakibatkan kerusakan yang sangat besar terhadap permukiman masyarakat di Kabupaten Lumajang, khususnya di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melaksanakan evakuasi serta relokasi penduduk ke hunian baru sebagai upaya mengurangi risiko bencana pada masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya erupsi Gunung Semeru tahun 2021, pelaksanaan evakuasi dan relokasi masyarakat terdampak, serta risiko baru yang dihadapi masyarakat setelah menempati hunian tetap di Desa Sumbermujur. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumen resmi pemerintah, arsip, berita, serta wawancara dengan masyarakat terdampak dan instansi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Semeru dipicu oleh runtuhnya kubah lava yang diperparah oleh tingginya curah hujan sehingga menghasilkan awan panas guguran dan aliran material vulkanik yang menghancurkan permukiman di sepanjang DAS Besuk Kobokan. Pemerintah bersama BPBD, BNPB, TNI, POLRI, dan relawan melaksanakan evakuasi darurat serta membangun hunian sementara dan hunian tetap sebagai bagian dari program relokasi. Relokasi berhasil meningkatkan aspek keselamatan masyarakat karena lokasi permukiman baru berada di luar kawasan rawan bencana. Namun demikian, masyarakat menghadapi berbagai risiko baru, seperti meningkatnya jarak menuju lahan pertanian, perubahan mata pencaharian, penurunan pendapatan, serta proses adaptasi terhadap lingkungan sosial yang baru. Dengan demikian, relokasi tidak hanya menyelesaikan persoalan keselamatan, tetapi juga memunculkan tantangan sosial dan ekonomi yang memerlukan perhatian berkelanjutan dari pemerintah.
  • Item type:Item,
    Efektivitas Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Blimbingsari
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2026-11-04) Reynold Ardiansyah
    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi. Program ini diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertanggung jawab atas perencanaan hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat. SPPG Blimbingsari merupakan salah satu pelaksana MBG di Kabupaten Banyuwangi yang mulai beroperasi pada Agustus 2025. Program ini menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA/TK hingga SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif di SPPG Blimbingsari dan dua sekolah penerima manfaat, yaitu SMK Miftahul Huda dan SDN 2 Kaotan, Kabupaten Banyuwangi. Partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi Kepala SPPG, staf operasional, ahli gizi, pengawas keuangan, koordinator MBG sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan program di lapangan dengan standar dalam Pedoman Tata Kelola Badan Gizi Nasional melalui identifikasi standar, pengukuran ketercapaian, analisis perbandingan, dan penyusunan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG di SPPG Blimbingsari secara keseluruhan berada pada kategori efektif dengan tingkat ketercapaian 87%. Pada aspek perencanaan, ketercapaian sebesar 82% dengan kategori efektif. Perencanaan menu telah mempertimbangkan kebutuhan gizi berdasarkan kelompok usia dan anggaran, tetapi masih terdapat potensi ketegangan antara pemenuhan gizi dan efisiensi anggaran akibat substitusi bahan pangan. Selain itu, dokumen perencanaan belum memuat estimasi kandungan gula dan garam secara rinci.
  • Item type:Item,
    Dampak Ketersediaan Pupuk Urea Bersubsidi Terhadap Sikap Petani Padi di Kabupaten Bondowoso
    (Fakultas Pertanian, 2026-07-29) Holifatun Hasanah
    Penelitian ini menganalisis karakteristik dan dinamika sikap aktual petani padi dalam merespons ketersediaan pupuk urea bersubsidi, serta mengidentifikasi determinan demografi, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhinya di Desa Gununganyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive method) dengan pertimbangan bahwa wilayah ini merupakan sentra produksi padi dengan luas lahan sawah signifikan, namun sering dihadapkan pada disrupsi distribusi dan keterbatasan kuota alokasi. Berdasarkan analisis multiatribut Fishbein, orientasi sikap petani terhadap ketersediaan pupuk urea bersubsidi secara umum tergolong positif atau tinggi. Penilaian empiris ini terefleksi dari tingginya akumulasi skor respons rata-rata petani terhadap tujuh dimensi atribut ketepatan (Prinsip 7T): tepat jenis, jumlah, harga, tempat, waktu, mutu, dan sasaran. Di tengah restriksi kuota resmi oleh pemerintah, petani tetap menunjukkan rasionalitas ekonomi yang adaptif dengan menempatkan penebusan pupuk bersubsidi sebagai prioritas tertinggi alokasi modal kerja demi menjaga stabilitas produktivitas dan memitigasi risiko kegagalan panen (crop failure). Melalui analisis regresi linier berganda, ditemukan bukti bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan sikap petani dengan nilai koefisien determinasi ($R^2$) sebesar 78,26%. Secara parsial, uji t menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga, luas lahan, harga pupuk subsidi, akses informasi, dan ketersediaan fisik pupuk di kios resmi berpengaruh signifikan terhadap arah sikap petani. Sebaliknya, variabel umur, tingkat pendidikan, pendapatan, harga pupuk non-subsidi, dan jarak geografis tempat pembelian tidak memiliki pengaruh nyata secara statistik.