Show simple item record

dc.contributor.authorKURNIASARI, Dinar
dc.date.accessioned2014-01-21T00:01:20Z
dc.date.available2014-01-21T00:01:20Z
dc.date.issued2014-01-21
dc.identifier.nim081510601028
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/18839
dc.description.abstractAgroindustri dapat diartikan sebagai semua kegiatan industri yang berkaitan erat dengan kegiatan pertanian. Salah satu kelompok industri pertanian yang terus diupayakan pengembangannya adalah industri pengolahan ubikayu. Salah satu olahan dari ubi kayu adalah tape. Tape adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang di hasilkan dari proses peragian (fermentasi) ubikayu. Terdapat berbagai macam agroindustri di kabupaten Jember yang menggunakan bahan dasar berupa ubikayu. Agroindustri agroindustri ini mengolah ubikayu menjadi berbagai macam makanan atau camilan yang disukai oleh konsumen antara lain tape dan suwar suwir. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan agroindustri tape di kabupaten Jember, semakin banyak agroindustri sejenis yang mulai bermunculan dan saling bersaing. Konsumen biasanya mempertimbangkan berbagai faktor dalam memilih tape untuk dikonsumsi atau dijadikan oleh-oleh.Faktor-faktor yang biasanya menjadi keputusan pembelian tape adalah harga, kualitas, citarasa, selera konsumen, kemasan, dan lain-lain. Merek suatu produk akan sangat mempengaruhi konsumen dalam membeli produk, karena merupakan janji yang dibuat oleh perusahaan secara konsisten untuk menyampaikan serangkaian ciric-iri, manfaat, dan jasa tertentu kepada pembeli. Tape memiliki karakteristik karakteristik yang menjadi ciri khas makanan khas Kabupaten Jember tersebut. Karakteristik tersebut antara lain warnanya yang kuning, alkohol yang terkandung dalam setiap potongan tape, tingkat kematangan yang dapat diprediksi yaitu sekitar satu minggu, harganya yang terjangkau karena tidak terlalu mahal dan juga tidak terlalu murah, tingkat kemanisan yang cukup, dan lain-lain Tujuan penelitian ini adalah 1)mengetahui hubungan merek tape terhadap keputusan pembelian tape di Kabupaten Jember, 2)mengetahui pemetaan beberapa merektape di Kabupaten Jember, dan 3)mengetahui-faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumen terhadap pembelian tape di Kabupaten Jember. Daerah penelitian ditentukan secara di sengaja(purposive method). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan korelasional. Metode pengumpulan data adalah data primer dan data sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah chisquare, analisis biplot, dan analisis faktor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)terdapat hubungan yang nyata antara merek dengan perilaku konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli tape di Kabupaten Jember, 2)Posisidari masing-masing obyek(merek tape)dan peubah (atribut)yang diteliti terlihat bahwa berbagai merek tape di Kabupaten Jember memiliki posisi yang saling berjauhan satu sama lainnya yang artinya masing-masing merek tape yaitu Tape 96, Sumber Madu dan Sari Madu tidak memiliki kedekatan atau kemiripan sifat satu dengan yang lainnya yang berarti juga bahwa tidak terdapat kemiripan yang dekat terhadap masing-masing peubah yang merupakan ciri dari masing-masing merek, dan 3)Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumen dalam pembelian tape di Kabupaten Jember antara lain faktor sumber informasi produk (21,938),= faktor eksternal produk (14,104%), faktor kualitas produk(10,143%), faktor internal konsumen (8,118%), dan faktor jarak (7,799%).en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries081510601028
dc.subjectTAPEen_US
dc.titleAnalisis Pemetaan Beberapa Merek Tape dan Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Tape di Kabupaten Jemberen_US
dc.typeOtheren_US
dc.identifier.validatorTaufik, 10 Nopember 2023


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record