Analisis Pendapatan Usahatani Jambu Kristal di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi
Abstract
Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu penghasil buah jambu
kristal dengan produksi yang cukup tinggi. Salah satu lokasinya adalah Desa
Karangdoro. Permasalahan yang dihadapi oleh petani adalah ketidakstabilan harga
jual, sehingga dapat mengurangi minat untuk menanam jambu kristal.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi krakteristik petani dan
aspek usahatani jambu kristal; 2) menganalisis pendapatan dan efisiensi biaya
usahatani jambu kristal; 3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
pendapatan usahatani jambu kristal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dan analitik. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa
Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwang. Penentuan sampel
dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dengan sampling sejumlah 30
petani. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis
regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakteristik petani meliputi:
tingkat pendidikan petani paling banyak pada tingkat SMA (50%), umur petani
paling dominan pada kisaran 57-66 tahun (40%), pengalaman bertani paling
banyak 2-3 tahun (53,33%), luas lahan petani paling banyak 0,13 ha (33,33%),
pengadaan sarana produksi benih dari toko bibit, pupuk dan pestisida dari toko
pertanian. 56,67% petani menggunakan pupuk non organik, 43,33% petani
menggunakan pupuk campuran organik dan non organik. Pemasaran melalui
tengkulak, tenaga kerja yang digunakan tenaga kerja upah harian, mayoritas
petani tergabung dalam kelompok tani. 2) Rata rata pendapatan usahatani jambu
kristal pada musim hujan lebih tinggi dari pada musim kemarau dengan R/C ratio
sebesar 2,78 pada musim kemarau dan 2,84 pada musim hujan yang berarti bahwa
usahatani jambu kristal layak untuk diusahakan baik di musim kemarau dan
musim hujan. 3) Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jambu kristal adalah produksi jambu kristal(X1), dan luas lahan (X3);
sedangkan variabel lainnya yaitu biaya pupuk (X2), biaya tenaga kerja (X4),
biaya pestisida (X5), pengalaman (X6), umur petani (X7), dan pendidikan
(X8) berpengaruh namun tidak signifikan terhadap pendapatan petani jambu
kristal.
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]