Penentuan Indeks Kualitas Tanah Berdasarkan Sifat Kimia di Berbagai Penggunaan Lahan, Jenis Tanah, dan Topografi di Sub DAS Arjasa Jember
Abstract
Tanah merupakan salah satu medium alami sebagai pertumbuhan tanaman
daratan, yang tersusun atas padatan, cairan dan gas serta memiliki ciri morfologi
tertentu sebagai hasil interaksi antara iklim, organisme, bahan induk, relief dan
waktu. Faktor yang mempengaruhi optimalnya kemampuan tanah dalam media
pertumbuhan yaitu kondisi fisika, kimia, dan biologi yang dapat menjadi petunjuk
sebagai indicator tingkat kesuburan tanah. Tingkat kesuburan tanah yang tinggi
menunjukan kualitas tanah yang tinggi pula. Kualitas tanah merupakan kapasitas
suatu tanah untuk berfungsi dalam batasan ekosistem untuk menopang
produktivitas tumbuhan, memelihara dan meningkatkan kualitas udara dan air, dan
mendukung kegiatan manusia.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian untuk
mengetahui nilai kualitas tanah berdasarkan sifat kimia tanah pada beberapa
penggunaan lahan, jenis tanah, dan topografi di Sub DAS Arjasa Jember. Penelitian
analisis indeks kualitas tanah yang dilakukan kali ini menggunakan parameter
kimia tanah meliputi, pH H2O, pH KCl, KTK, C-Organik, N total, P tersedia, K
tersedia, Ca tertukar, Na, Mg, KB dengan pertibangan dari faktor waktu, tenaga,
serta biaya yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
deskriptif eksploratif yang pendekatan variabelnya dilakukan melalui survei
lapangan dan didukung hasil analisis tanah di laboratorium. Selanjutnya parameter
sifat kimia yang telah selesai di uji laboratorium selanjutnya diolah dengan
menggunakan software SPSS untuk uji statistic. Uji statistic beupa Analisis of
Varians (ANOVA) dari parameter analisis sifat kimia yang telah diperoleh.
Parameter yang telah diuji dengan ANOVA kemudian di analisis korelasi dengan
metode Principle Component Analysis (PCA). Hasil dari analisis dengan metode PCA diperoleh tabel komponen matriks.
Berdasarkan tabel tersebut kemudian melakukan analisis untuk memperoleh nilai
MDS dengan memilih faktor pemuat tertinggi pada tiap-tiap komponen. Hasil
analisis Sifat kimia tanah menunjukkan bahwa pada daerah Sub DAS Arjasa Jember
memiliki nilai pH H2O masuk kategori agak masam, pH KCl tergolong netral,
Nitrogen tergolong rendah hingga sedang, Kalsium tergolong rendah hingga sedang,
Fosfor tergolong sangat rendah hingga sedang, Kalium tergolong rendah hingga
sangat tinggi, Kapasitas Tukar Kation tergolong rendah hingga tinggi, C-Organik
tergolong sangat rendah hingga sedang, Magnesium tergolong rendah hingga
sedang, Kejenuhan Basa tergolong rendah hingga sedang, dan Natrium tergolong
sangat rendah hingga rendah . Indeks Kualitas Tanah pada daerah Sub DAS Arjasa
menunjukkan bahwa sebaran memiliki 3 level Indeks Kualitas Tanah. Level sangat
rendah berada pada Cluster 3 dengan luas 388 Ha atau 11,56 %, level rendah berada
pada Cluster 1, dan 6 dengan luas 768 Ha atau 22,89 %. Sedangkan level sedang
berada pada Cluster 2,4,5 dan 7 dengan luas 2513 Ha atau 74,90 %.
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]