dc.description.abstract | Jumlah penduduk Indonesia yang meningkat setiap tahunnya mendorong
permintaan protein hewani, menjadikan industri peternakan ayam broiler prospek
yang menjanjikan. Namun, ayam broiler mudah stres, tidak tahan panas, dan
imunitasnya rendah, sehingga rentan terhadap penyakit. Penambahan aditif alami
berupa tepung kulit buah naga dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas
ayam karena kandungannya yang berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan
imunomodulator. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan
tepung kulit buah naga dan perbedaan suhu pemeliharaan terhadap total eritrosit,
trombosit, leukosit, dan diferensial leukosit darah ayam broiler fase finisher.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan
5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 10 ekor ayam. Perlakuan yang dilakukan yaitu:
P1: tanpa penambahan aditif pada suhu normal, P2: penambahan aditif buah naga
1,5% pada suhu normal, P3: tanpa penambahan aditif pada suhu stres panas, dan
P4: penambahan aditif buah naga 1,5% pada suhu stres panas. Hasil penelitian
menunjukkan total eritrosit dan leukosit berbeda nyata (P<0,05). Kelompok P3
menunjukkan jumlah trombosit terendah 14,96±0.19 x 103/mm3, sementara P4
menunjukkan peningkatan signifikan 18,80±0.32, mendekati nilai normal pada P1
18,64±29 x 103/mm3. Pada hari ke-28, jumlah leukosit meningkat signifikan pada
kelompok P3 24,99±1.05 dibandingkan dengan P1 dan P2 16,51±75 dan 16,19±73
x 103/mm3. Kelompok P4 menunjukkan jumlah leukosit lebih tinggi (26,04±4.29)
x 103/mm3 dibandingkan dengan P3. Pada hari ke-35, pola yang sama terlihat
dengan peningkatan leukosit signifikan pada P3 (25,64±0.34) x 103/mm3 dan P4
26,44±1.6 x 103/mm3. Disimpulkan bahwa pemberian tepung kulit buah naga dalam
kondisi cekaman panas berpotensi mempertahankan eritrosit dan diferensial
leukosit dalam kisaran normal pada kondisi Heat stress serta menunjukkan hasil
signifikan pada trombosit dan leukosit. | en_US |