Persepsi Petani Kentang Terhadap Kemitraan di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan
Abstract
Permasalahan utama yang dihadapi petani kentang di Kecamatan Plaosan adalah keterbatasan modal dan tingginya harga benih. Sedangkan harga kentang cenderung menurun pada musim panen. Upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan menjalin kemitraan dengan PT Indofood. Namun kenyataan di lapang menunjukkan masih terdapat petani kentang yang tidak terlibat dalam kemitraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) persepsi petani kentang terhadap kemitraan di Kecamatan Plaosan dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani kentang bermitra di Kecamatan Plaosan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analitik, menggunakan analisis skala likert dan regresi logistik. Besar sampel ditentukan dengan menggunakan Proportionate Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang, terdiri dari 25 petani mitra dan 25 petani non mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani mitra terhadap kemitraan dengan PT Indofood dipengaruhi oleh indikator seperti proses pendaftaran kemitraan, informasi pra kemitraan, kontrak kemitraan, dan kepastian pasar. Alasan petani non-mitra untuk tidak berpartisipasi dalam kemitraan mencakup masalah sistem pembayaran input dan output produksi serta sistem pemilahan hasil panen. Faktor-faktor penting yang mempengaruhi keputusan kemitraan petani kentang di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan antara lain pengalaman bertani, luas lahan, pendapatan, jaminan harga, dan jaminan pasar.
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]