Show simple item record

dc.contributor.authorTANIA, Larissa
dc.date.accessioned2022-06-28T01:29:20Z
dc.date.available2022-06-28T01:29:20Z
dc.date.issued2021-11-26
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/107906
dc.description.abstractKanker serviks memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki peringkat kedua kanker yang sering terjadi pada wanita dengan 36.633 kasus. Penyebab paling utama kanker serviks adalah Human Papiloma Virus (HPV) yang dapat mempengaruhi proliferasi dan apoptosis sel. Metode pengobatan kanker yang sudah ada dan masih terus dikembangkan yaitu penggunaan bahan alam sebagai antikanker. Salah satu sumber alami yang dapat digunakan sebagai antikanker adalah daun tembakau kasturi (Nicotiana tabacum L.). Daun tembakau memiliki kandungan senyawa sembranoid yang diduga dapat menghambat proliferasi sel kanker. Tujuan penelitian ini untuk determinasi potensi resinoid daun tembakau Kasturi sebagai antikanker serviks. Deteksi senyawa kimia resinoid daun tembakau Kasturi dengan metode GC-MS. Pada resinoid tembakau kasturi terdapat 22% ester, 20% senyawa hidrokarbon, 12% terpenoid, 10% alkohol, 6% fenol, 4% haloalkana, 4% eter, dan 22% senyawa lainnya. Analisis golongan terpenoid yang terdapat pada resinoid daun tembakau Kasturi menunjukkan adanya senyawa diterpen dengan struktur kimia α-CBT, yaitu 4,8,13-Cyclotetradecatriene-1,3-diol. Uji sitotoksisitas dan proliferasi resinoid daun tembakau Kasturi pada sel kanker serviks, didapatkan nilai IC50 sebesar 2500 µg/ml, selain itu, pada sel HeLa yang diberi doxorubicyn sebagai kontrol menunjukkan nilai IC50 sebesar 33 µg/ml. Pada konsentrasi resinoid daun tembakau Kasturi 1¼ IC50, 1½ IC50, 1¾ IC50, and 2 IC50 selama waktu inkubasi 0, 24, 48, dan 72 jam menunjukkan adanya penghambatan aktivitas proliferasi sel HeLa Analisis ekspresi Caspase 3, COX-2 dan HSP90 menggunakan imunositokimia. Resinoid tembakau Kasturi meningkatkan ekspresi Caspase-3, dan menurunkan ekspresi COX-2 dan HSP90 pada sel HeLa. Pada konsentrasi ¾ IC50, 1 IC50, 1¼ IC50 diketahui ekspresi Caspase-3 sebesar 33,1%, 39,9%, dan 48,6% pada waktu inkubasi 24 jam, dan meningkat 59,3%, 66,1%, dan 74,1% pada waktu inkubasi 48 jam. Ekspresi COX-2 terekspresi sebanyak 47,2%, 41,2% dan 36,2% selama waktu inkubasi 24 jam, dan menurun 29,3%, 29,2%, dan 28,3% selama waktu inkubasi 48 jam. Sedangkan, HSP90 terekspresi sebesar 47,3%, 37,9%, dan 34,3% pada waktu inkubasi 24 jam, dan menurun 31,3 %, 29,1 %, dan 26,1 % pada waktu inkubasi 48 jam. Sel HeLa menunjukkan sedikit aktivitas migrasi sel menuju area kosong selama waktu inkubasi 24 jam. Pada 48 jam inkubasi, sel HeLa mengalami kematian dan tidak bermigrasi. Hal ini menunjukkan bahwa resinoid daun tembakau Kasturi berpotensi sebagai antikanker serviks.en_US
dc.description.sponsorshipDr. drg. Banun Kusumawardani, M. Kes ; Dosen Pembimbing Ari Satia Nugraha,S.F.,GdipSc.,MSc-res.,PhD.,Apt.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Pertanianen_US
dc.subjectAntiproliferatifen_US
dc.subjectApoptotik Resinoiden_US
dc.subjectDaun Tembakau Kasturi (Nicotiana Tabacum L.)en_US
dc.subjectKanker Serviksen_US
dc.titleAktivitas Antiproliferatif dan Apoptotik Resinoid Daun Tembakau Kasturi (Nicotiana Tabacum L.) Pada Sel Kanker Serviksen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record