Persepsi Mahasiswa S1 Akuntansi Mengenai Idealisme, Relativisme, dan Tingkat Pengetahuan Etika Pada Perilaku Tidak Etis Calon Akuntan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Manusia diminta lebih pintar dan kreatif dalam semua bidang seiring
dengan adanya perkembangan zaman, dampak negatif dan positif akan timbul
sesuai dengan bertambahnya kecerdasan seseorang dalam bidang profesi.
Mencegah dampak negatif ini diperlukan perilaku etis yang bertujuan untuk
menjunjung tinggi etika yang sesuai dengan peraturan. Kode etik dibuat untuk
dijadikan peraturan yang berisi moral yang disesuaikan dengan jenis profesi yang
bertujuan untuk manusia bertindak etis. Kode etik akuntan yaitu norma dan nilai
etika yang wajib diterapkan oleh para akuntan dalam menjalankan tugas
dikarenakan kode etik ini bertujuan untuk mengupayakan agar masyarakat percaya
terhadap profesi akuntan dan melindungi kepentingan publik.
Seorang akuntan dalam praktiknya sering kali dihadapkan dilema etis yaitu
ketika melakukan tindakan seorang akuntan harus sesuai dengan kode etik ketika
menentukan pilihan perilaku yang tepat. Dilema etis yang dihadapkan para akuntan
seringkali menyebabkan adanya perilaku yang menyimpang dari kode etik profesi
akuntan. Skandal yang terjadi di Indonesia tentu saja menjadi sorotan dan memicu
berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama bagi mahasiswa akuntansi yang saat
ini menyiapkan diri memasuki dunia profesi. Tentunya hal ini akan berdampak pada
pandangan mahasiswa akuntansi yang saat ini menempuh pendidikan di jurusan
akuntansi karena memiliki keterkaitan langsung dengan profesi akuntansi, yang
kemudian akan menjadi bahan penilaian dalam menetukan profesi dikemudian hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan memperoleh bukti
empiris mengenai idealisme, relativisme, dan tingkat pengetahuan etika mahasiswa
terhadap perilaku tidak etis calon akuntan. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari mahasiswa
S1 akuntansi Unej, UIN KHAS Jember, ITS Mandala Jember, dan Unmuh Jember.
Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, dengan beberapa
kriteria yang harus dipenuhi yaitu mahasiswa aktif S1 akuntansi dan sudah
menempuh minimal mata kuliah etika bisnis dan profesi. Menghitung penentuan
jumlah sampel dari populasi yaitu menggunakan rumus slovin, sehingga sampel
yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 317 responden. Penelitian ini
menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sumber asli atau pertama.
Penyebaran kuesioner dilakukan secara online yaitu Google Formulir yang
disebarkan melalui Whatsapp. Metode pengolahan data dilakukan dengan
menggunakan aplikasi IBM SPSS26.
Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu idealisme berpengaruh negatif
terhadap perilaku tidak etis calon akuntan, relativisme berpengaruh positif terhadap
perilaku tidak etis calon akuntan, dan tingkat pengetahuan etika berpengaruh
negatif terhadap perilaku tidak etis calon akuntan
Description
Rename file repositori 3 februari 2026_ratna/dea
