Persepsi Mahasiswa S1 Akuntansi Mengenai Idealisme, Relativisme, dan Tingkat Pengetahuan Etika Pada Perilaku Tidak Etis Calon Akuntan
| dc.contributor.author | Sindy Agustin | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T07:13:41Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-07 | |
| dc.description | Rename file repositori 3 februari 2026_ratna/dea | |
| dc.description.abstract | Manusia diminta lebih pintar dan kreatif dalam semua bidang seiring dengan adanya perkembangan zaman, dampak negatif dan positif akan timbul sesuai dengan bertambahnya kecerdasan seseorang dalam bidang profesi. Mencegah dampak negatif ini diperlukan perilaku etis yang bertujuan untuk menjunjung tinggi etika yang sesuai dengan peraturan. Kode etik dibuat untuk dijadikan peraturan yang berisi moral yang disesuaikan dengan jenis profesi yang bertujuan untuk manusia bertindak etis. Kode etik akuntan yaitu norma dan nilai etika yang wajib diterapkan oleh para akuntan dalam menjalankan tugas dikarenakan kode etik ini bertujuan untuk mengupayakan agar masyarakat percaya terhadap profesi akuntan dan melindungi kepentingan publik. Seorang akuntan dalam praktiknya sering kali dihadapkan dilema etis yaitu ketika melakukan tindakan seorang akuntan harus sesuai dengan kode etik ketika menentukan pilihan perilaku yang tepat. Dilema etis yang dihadapkan para akuntan seringkali menyebabkan adanya perilaku yang menyimpang dari kode etik profesi akuntan. Skandal yang terjadi di Indonesia tentu saja menjadi sorotan dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama bagi mahasiswa akuntansi yang saat ini menyiapkan diri memasuki dunia profesi. Tentunya hal ini akan berdampak pada pandangan mahasiswa akuntansi yang saat ini menempuh pendidikan di jurusan akuntansi karena memiliki keterkaitan langsung dengan profesi akuntansi, yang kemudian akan menjadi bahan penilaian dalam menetukan profesi dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan memperoleh bukti empiris mengenai idealisme, relativisme, dan tingkat pengetahuan etika mahasiswa terhadap perilaku tidak etis calon akuntan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari mahasiswa S1 akuntansi Unej, UIN KHAS Jember, ITS Mandala Jember, dan Unmuh Jember. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, dengan beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu mahasiswa aktif S1 akuntansi dan sudah menempuh minimal mata kuliah etika bisnis dan profesi. Menghitung penentuan jumlah sampel dari populasi yaitu menggunakan rumus slovin, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 317 responden. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sumber asli atau pertama. Penyebaran kuesioner dilakukan secara online yaitu Google Formulir yang disebarkan melalui Whatsapp. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS26. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu idealisme berpengaruh negatif terhadap perilaku tidak etis calon akuntan, relativisme berpengaruh positif terhadap perilaku tidak etis calon akuntan, dan tingkat pengetahuan etika berpengaruh negatif terhadap perilaku tidak etis calon akuntan | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Septarina Prita Dania Sofianti, MSA, S.E., Ak DPA : Indah Purnamawati, S.E, M.Si., Ak | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1300 | |
| dc.language.iso | tr | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Idealisme | |
| dc.subject | Perilaku Tidak Etis | |
| dc.subject | Persepsi | |
| dc.subject | Relativisme | |
| dc.subject | Tingkat Pengetahuan Etika | |
| dc.title | Persepsi Mahasiswa S1 Akuntansi Mengenai Idealisme, Relativisme, dan Tingkat Pengetahuan Etika Pada Perilaku Tidak Etis Calon Akuntan | |
| dc.type | Other |
