Penilaian Keselamatan Jalan pada Jalan Kabupaten (Studi Kasus: Jl. Mh. Thamrin, Jl. Wolter Monginsidi, dan Jl. Yos Sudarso Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Penilaian keselamatan jalan merupakan salah satu upaya untuk mengidentifikasi tingkat risiko kecelakaan dan menentukan penanganan yang tepat pada suatu ruas jalan. Ruas Jalan MH. Thamrin, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Yos Sudarso di Kabupaten Jember merupakan jalan kabupaten dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas dan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat keselamatan jalan menggunakan metode Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) berbintang dan International Road Assessment Programme (iRAP), serta membandingkan hasil kedua metode tersebut. Penelitian dilakukan pada ruas jalan sepanjang 12 km yang dibagi menjadi 120 segmen dengan panjang 100 meter. Data diperoleh melalui survei lapangan berupa kondisi geometrik jalan, fasilitas keselamatan, lingkungan jalan, volume lalu lintas, dan atribut keselamatan lainnya. Analisis ULFJ dilakukan berdasarkan Pedoman Teknis ULFJ Pemeringkatan Bintang Direktorat Jenderal Bina Marga, sedangkan analisis iRAP dilakukan menggunakan perangkat lunak ViDA iRAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ULFJ menghasilkan 98 segmen berbintang 5, 21 segmen berbintang 4, dan 1 segmen berbintang 3, yang menunjukkan sebagian besar ruas telah memenuhi persyaratan teknis kelaikan fungsi jalan. Pada kondisi awal, metode iRAP menunjukkan tingkat keselamatan yang lebih rendah, terutama bagi pengguna jalan rentan. Setelah penerapan countermeasure berupa peningkatan fasilitas pejalan kaki, perbaikan bahu jalan dan perlindungan tepi jalan, terjadi peningkatan nilai star rating pada seluruh kategori pengguna jalan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode iRAP lebih sensitif dalam mengidentifikasi risiko keselamatan berdasarkan kondisi aktual lapangan dan mempertimbangkan seluruh kelompok pengguna jalan, sedangkan metode ULFJ lebih berfokus pada pemenuhan persyaratan teknis kelaikan fungsi jalan.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 6 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By