Preferensi Risiko dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan dalam Pembiayaan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Subsektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung
perekonomian nasional, khususnya dalam penyediaan pangan sumber protein
hewani dan peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Salah satu komoditas
unggulan perikanan budidaya adalah ikan bandeng yang banyak dibudidayakan di
wilayah pesisir Jawa Timur, termasuk Kabupaten Gresik. Meskipun memiliki
potensi ekonomi yang cukup besar, usaha budidaya bandeng dihadapkan pada
berbagai risiko, seperti ketidakpastian hasil panen, serangan penyakit, fluktuasi
kualitas air, serta perubahan harga input dan output. Kondisi tersebut menyebabkan
keterbatasan modal menjadi salah satu permasalahan utama yang mendorong
petambak untuk mempertimbangkan sumber pembiayaan, baik formal maupun
nonformal. Perbedaan karakteristik petambak, khususnya dalam hal preferensi
risiko, diduga memengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih sumber
pembiayaan. Petambak dengan sikap berbeda terhadap risiko akan menunjukkan
perilaku yang berbeda pula dalam mengakses pembiayaan. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis preferensi risiko petambak bandeng
di Kabupaten Gresik, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
keputusan petambak dalam memilih sumber pembiayaan budidaya bandeng.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik.
Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Desa Pangkahwetan, Kecamatan
Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut
merupakan salah satu sentra budidaya bandeng. Penelitian dilaksanakan pada bulan
Mei 2025 – Juni 2025. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh
melalui wawancara langsung dengan petambak bandeng dan data sekunder yang
diperoleh dari instansi terkait serta studi literatur. Penentuan sampel dilakukan
dengan teknik purposive sampling sebanyak 55 responden petambak. Analisis
ix
preferensi risiko dilakukan menggunakan pendekatan fungsi utilitas dengan prinsip
Bernoulli, sedangkan analisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan
pembiayaan dilakukan menggunakan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) preferensi risiko petambak bandeng
di Kabupaten Gresik cenderungan dominan pada sikap risk taker berani terhadap
risiko dengan persentase 63,6% atau sebanyak 35 orang petambak. Kategori lainnya
pada petambak bandeng yang memiliki sikap risk netral atau netral terhadap risiko
memiliki presentase sebesar 36,4% atau sebanyak 20 orang petambak. 2) Faktorfaktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petambak dalam memilih
sumber pembiayaan berdasarkan Uji Wald pada taraf signifikansi 90% atau taraf
signifikansi sebesar 0,10 yaitu meliputi variabel pendapatan, jumlah anggota
keluarga, persepsi, kepemilikan lahan, dan luas lahan.
Description
Approved by Teddy
