Preferensi Risiko dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan dalam Pembiayaan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik

dc.contributor.authorAdelia Andhara
dc.date.accessioned2026-06-23T02:04:41Z
dc.date.issued2026-01-28
dc.descriptionApproved by Teddy
dc.description.abstractSubsektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya dalam penyediaan pangan sumber protein hewani dan peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya adalah ikan bandeng yang banyak dibudidayakan di wilayah pesisir Jawa Timur, termasuk Kabupaten Gresik. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, usaha budidaya bandeng dihadapkan pada berbagai risiko, seperti ketidakpastian hasil panen, serangan penyakit, fluktuasi kualitas air, serta perubahan harga input dan output. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan modal menjadi salah satu permasalahan utama yang mendorong petambak untuk mempertimbangkan sumber pembiayaan, baik formal maupun nonformal. Perbedaan karakteristik petambak, khususnya dalam hal preferensi risiko, diduga memengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih sumber pembiayaan. Petambak dengan sikap berbeda terhadap risiko akan menunjukkan perilaku yang berbeda pula dalam mengakses pembiayaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis preferensi risiko petambak bandeng di Kabupaten Gresik, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petambak dalam memilih sumber pembiayaan budidaya bandeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut merupakan salah satu sentra budidaya bandeng. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 – Juni 2025. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan petambak bandeng dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait serta studi literatur. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 55 responden petambak. Analisis ix preferensi risiko dilakukan menggunakan pendekatan fungsi utilitas dengan prinsip Bernoulli, sedangkan analisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembiayaan dilakukan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) preferensi risiko petambak bandeng di Kabupaten Gresik cenderungan dominan pada sikap risk taker berani terhadap risiko dengan persentase 63,6% atau sebanyak 35 orang petambak. Kategori lainnya pada petambak bandeng yang memiliki sikap risk netral atau netral terhadap risiko memiliki presentase sebesar 36,4% atau sebanyak 20 orang petambak. 2) Faktorfaktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petambak dalam memilih sumber pembiayaan berdasarkan Uji Wald pada taraf signifikansi 90% atau taraf signifikansi sebesar 0,10 yaitu meliputi variabel pendapatan, jumlah anggota keluarga, persepsi, kepemilikan lahan, dan luas lahan.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9728
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectPreferensi Risiko dan Pembiayaan
dc.titlePreferensi Risiko dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan dalam Pembiayaan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Ujian Sidang_ Adelia Andhara FIX BANDEL.pdf
Size:
4.5 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: