Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang dengan Kontaminasi Shigella sp. pada Daging Sapi di Pasar Tradisional Kecamatan Kaliwates
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Keamanan pangan sangat penting untuk mendukung kelangsungan hidup
manusia, tetapi sering kali terganggu oleh kontaminasi fisik, biologis, atau kimia
yang menyebabkan foodborne disease. Foodborne disease menjadi masalah global
dengan 600 juta kasus per tahun di dunia, dan 20 juta per tahun di Indonesia.
Shigella sp. merupakan salah satu bakteri utama yang dapat menyebabkan
foodborne disease dan berpotensi menimbulkan diare, dehidrasi, dan sepsis. Salah
satu makanan yang sering menjadi media penularan penyakit adalah daging sapi
yang memiliki risiko tinggi terkontaminasi karena sifatnya yang mendukung
pertumbuhan bakteri. Kontaminasi ini dapat terjadi di berbagai tahap, mulai dari
pemotongan hingga distribusi di pasar tradisional, terutama karena praktik higiene
yang buruk dan fasilitas yang kurang memadai. Kabupaten Jember, khususnya
Kecamatan Kaliwates, memiliki pasar tradisional yang signifikan dalam distribusi
daging sapi. Namun, penelitian terkait kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi di
Indonesia, khususnya di Jember, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang
dengan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi di pasar tradisional Kecamatan
Kaliwates.
Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan
cross-sectional. Subjek pada penelitian adalah pedagang daging sapi di pasar
tradisional Kecamatan Kaliwates, serta sampel daging sapi yang dijual.
Pengetahuan dan sikap pedagang diukur dengan menggunakan kuesioner, dan
kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi diketahui dengan melalui kultur pada
media SSA. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif,
Chi-square, dan Speaman Rank Correlation. Dari 36 sampel daging sapi yang diuji,
didapatkan 17 sampel terkontaminasi Shigella sp. Hasil uji Chi-square antara
pengetahuan pedagang dengan kontaminasi Shigella sp. didapatkan nilai
signifikansi 0,888. Hubungan antara sikap pedagang dengan kontaminasi Shigella
sp. diuji menggunakan uji Fisher’s Exact karena tidak memenuji syarat Chi-square
dan didapatkan nilai signifikansi 0,605. Hasil uji Spearman yang dilakukan antara
pengetahuan dan sikap pedagang menunjukkan nilai signifikansi 0,385 dengan
koefisien korelasi 0,149.
Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, tidak didapatkan adanya
hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang dengan kontaminasi Shigella sp.
pada daging sapi di pasar tradisional Kecamatan Kaliwates. Pengetahuan dan sikap
pedagang juga tidak memiliki hubungan yang bermakna antara keduanya. Tidak
adanya hubungan tersebut dapat disebabkan oleh adanya faktor lain yang lebih kuat
dalam menyebabkan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi, seperti praktik
keamanan pangan pedagang, ketersediaan fasilitas, dan faktor lain yang
memengaruhi kontaminasi pada saat penyembelihan di RPH serta transportasi.
Description
Reuploud file repositori 1 april 2026_Firli
