Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang dengan Kontaminasi Shigella sp. pada Daging Sapi di Pasar Tradisional Kecamatan Kaliwates
| dc.contributor.author | Dayita Pramesti Nirwisaya | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-01T06:20:35Z | |
| dc.date.issued | 2024-12-05 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 1 april 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Keamanan pangan sangat penting untuk mendukung kelangsungan hidup manusia, tetapi sering kali terganggu oleh kontaminasi fisik, biologis, atau kimia yang menyebabkan foodborne disease. Foodborne disease menjadi masalah global dengan 600 juta kasus per tahun di dunia, dan 20 juta per tahun di Indonesia. Shigella sp. merupakan salah satu bakteri utama yang dapat menyebabkan foodborne disease dan berpotensi menimbulkan diare, dehidrasi, dan sepsis. Salah satu makanan yang sering menjadi media penularan penyakit adalah daging sapi yang memiliki risiko tinggi terkontaminasi karena sifatnya yang mendukung pertumbuhan bakteri. Kontaminasi ini dapat terjadi di berbagai tahap, mulai dari pemotongan hingga distribusi di pasar tradisional, terutama karena praktik higiene yang buruk dan fasilitas yang kurang memadai. Kabupaten Jember, khususnya Kecamatan Kaliwates, memiliki pasar tradisional yang signifikan dalam distribusi daging sapi. Namun, penelitian terkait kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi di Indonesia, khususnya di Jember, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang dengan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi di pasar tradisional Kecamatan Kaliwates. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek pada penelitian adalah pedagang daging sapi di pasar tradisional Kecamatan Kaliwates, serta sampel daging sapi yang dijual. Pengetahuan dan sikap pedagang diukur dengan menggunakan kuesioner, dan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi diketahui dengan melalui kultur pada media SSA. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, Chi-square, dan Speaman Rank Correlation. Dari 36 sampel daging sapi yang diuji, didapatkan 17 sampel terkontaminasi Shigella sp. Hasil uji Chi-square antara pengetahuan pedagang dengan kontaminasi Shigella sp. didapatkan nilai signifikansi 0,888. Hubungan antara sikap pedagang dengan kontaminasi Shigella sp. diuji menggunakan uji Fisher’s Exact karena tidak memenuji syarat Chi-square dan didapatkan nilai signifikansi 0,605. Hasil uji Spearman yang dilakukan antara pengetahuan dan sikap pedagang menunjukkan nilai signifikansi 0,385 dengan koefisien korelasi 0,149. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, tidak didapatkan adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang dengan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi di pasar tradisional Kecamatan Kaliwates. Pengetahuan dan sikap pedagang juga tidak memiliki hubungan yang bermakna antara keduanya. Tidak adanya hubungan tersebut dapat disebabkan oleh adanya faktor lain yang lebih kuat dalam menyebabkan kontaminasi Shigella sp. pada daging sapi, seperti praktik keamanan pangan pedagang, ketersediaan fasilitas, dan faktor lain yang memengaruhi kontaminasi pada saat penyembelihan di RPH serta transportasi. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. dr. Enny Suswati, M. Kes Dosen Pembimbing Anggota : dr. Pipiet Wulandari, Sp. JP | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6026 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Kemanan Pangan | |
| dc.subject | Shigella sp. | |
| dc.subject | Daging Sapi | |
| dc.subject | Pedagang Daging | |
| dc.title | Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang dengan Kontaminasi Shigella sp. pada Daging Sapi di Pasar Tradisional Kecamatan Kaliwates | |
| dc.type | Other |
