Hubungan Durasi Tidur, Asupan Serat dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Anggota Polri di Polres Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena kejadian obesitas yang tinggi,
mengingat prevalensi obesitas yang setiap tahun kian meningkat terutama pada
anggota Polri di wilayah kerja Polres Bondowoso. Anggota Polri merupakan salah
satu jenis profesi yang memerlukan status gizi ideal sebagai modal utama
melaksanakan tugas yang diemban. Merujuk pada tuntutan status gizi yang ideal,
saat studi pendahuluan dilakukan pada bulan Februari 2024 masih terdapat anggota
Polri yang mengalami obesitas di Polres Bondowoso sebanyak 56% yang dimana
angka tersebut menunjukkan lebih dari setengah populasi anggota Polri di Polres
Bondowoso memiliki status gizi lebih atau obesitas. Obesitas sendiri dapat
disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya durasi tidur, asupan serat atau pola
makan dan aktivitas fisik. Maka dari itu adanya penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara durasi tidur, asupan serat dan aktivitas fisik dengan
kejadian obesitas pada anggota Polri di Polres Bondowoso.
Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Polres Bondowoso dan
menggunakan pendekatan analitik observasional dengan rancangan cross sectional.
Penelitian ini dilaksanakan di Polres Bondowoso pada bulan April hingga Mei
2024. Populasi dari penelitian ini yakni 321 anggota dengan kriteria inklusi yakni
seluruh anggota Polri di Polres Bondowoso dan kriteria eksklusi yakni anggota
Polri yang tidak bekerja shift, dalam keadaan hamil dan sedang melakukan
programm diet mandiri yang dapat memungkinkan terjadi peningkatan atau
penurunan berat badan. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling.
Adapun variabel yang diteliti yakni durasi tidur, asupan serat, aktivitas fisik dan
status gizi anggota Polri. Data yang digunakan dalam penelitian ini yakni data
primer yang didapatkan melalui hasil wawancara dan pengisian untuk mengetahui
durasi tidur, asupan serat dan aktivitas fisik serta data sekunder yang berupa data
obesitas anggota Polri yang didapatkan dari Biddokes Poliklinik Polres
Bondowoso. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan
kusioner rerata tidur, SQ-FFQ dan GPAQ serta adanya pengukuran status gizi.
Teknik pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan
bivariat dengan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel.
Hasil penelitian ini menunjukkan kejadian obesitas menurut IMT yakni
terdapat 67,8% anggota yang mengalami obesitas, sementara menurut lingkar perut
terdapat 57,1% anggota yang mengalami obesitas sentral. Mayoritas durasi tidur
anggota Polri tergolong buruk (<6jam/hr). Rata-rata asupan serat anggota Polri
mayoritas tergolong kurang (<30g/hr) yakni 22,33 g/hr dan aktivitas fisik anggota
Polri mayoritas tergolong rendah (<600 MET/hr). Hasil penelitian ini menunjukkan
nilai sig p-value (0,000*) yang memiliki arti H1 diterima bahwasannya terdapat
hubungan yang signifikan antara durasi tidur dengan kejadian obesitas. Pada
variabel asupan serat hasil penelitian menunjukkan nilai sig p-value (0,000*) yang
memiliki arti terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan
kejadian obesitas dan pada variabel aktivitas fisik hasil penelitian menunjukkan
nilai sig p-value (0,000*) yang memiliki arti terdapat hubungan yang signifikan
antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anggita Polri di Polres
Bondowoso.
Saran yang dapat diberikan adalah anggota Polri di Polres Bondowoso dapat
dapat beraktivitas fisik setiap harinya dengan minimal 30 menit/hari dan olahraga
ringan minimal 3-5x/minggu. Hal tersebut dapat berpengaruh pada durasi tidur
yang baik selain itu juga membatasi konsumsi makanan atau minuman yang
mengandung kafein tinggi serta menghindari penggunaan gadget pada saat tidur
sehingga mampu membantu mencukupi durasi tidur 7-9 jam perhari. Selain itu
anggota Polri juga diharapkan mampu meningkatkan asupan serat dengan cara
mengganti cemilan tinggi gula dan lemak dengan buah atau kacang tanpa Saran
bagi Polres Bondowoso dapat melakukan program pengecekan status gizi berkala
dan dapat menjalankan program senam pagi, olahraga rutin minimal 30 menit/hari
serta pemberian snack sehat dengan tujuan menekan angka obesitas pada anggota
Polri.
Description
Reuploud file repositori 12 Mei 2026_Firli
Approved by Teddy
