Hubungan Durasi Tidur, Asupan Serat dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Anggota Polri di Polres Bondowoso
| dc.contributor.author | Devika Nurmalasari | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-23T02:19:42Z | |
| dc.date.issued | 2024-07-01 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 12 Mei 2026_Firli Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena kejadian obesitas yang tinggi, mengingat prevalensi obesitas yang setiap tahun kian meningkat terutama pada anggota Polri di wilayah kerja Polres Bondowoso. Anggota Polri merupakan salah satu jenis profesi yang memerlukan status gizi ideal sebagai modal utama melaksanakan tugas yang diemban. Merujuk pada tuntutan status gizi yang ideal, saat studi pendahuluan dilakukan pada bulan Februari 2024 masih terdapat anggota Polri yang mengalami obesitas di Polres Bondowoso sebanyak 56% yang dimana angka tersebut menunjukkan lebih dari setengah populasi anggota Polri di Polres Bondowoso memiliki status gizi lebih atau obesitas. Obesitas sendiri dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya durasi tidur, asupan serat atau pola makan dan aktivitas fisik. Maka dari itu adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi tidur, asupan serat dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anggota Polri di Polres Bondowoso. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Polres Bondowoso dan menggunakan pendekatan analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Polres Bondowoso pada bulan April hingga Mei 2024. Populasi dari penelitian ini yakni 321 anggota dengan kriteria inklusi yakni seluruh anggota Polri di Polres Bondowoso dan kriteria eksklusi yakni anggota Polri yang tidak bekerja shift, dalam keadaan hamil dan sedang melakukan programm diet mandiri yang dapat memungkinkan terjadi peningkatan atau penurunan berat badan. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Adapun variabel yang diteliti yakni durasi tidur, asupan serat, aktivitas fisik dan status gizi anggota Polri. Data yang digunakan dalam penelitian ini yakni data primer yang didapatkan melalui hasil wawancara dan pengisian untuk mengetahui durasi tidur, asupan serat dan aktivitas fisik serta data sekunder yang berupa data obesitas anggota Polri yang didapatkan dari Biddokes Poliklinik Polres Bondowoso. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan kusioner rerata tidur, SQ-FFQ dan GPAQ serta adanya pengukuran status gizi. Teknik pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan kejadian obesitas menurut IMT yakni terdapat 67,8% anggota yang mengalami obesitas, sementara menurut lingkar perut terdapat 57,1% anggota yang mengalami obesitas sentral. Mayoritas durasi tidur anggota Polri tergolong buruk (<6jam/hr). Rata-rata asupan serat anggota Polri mayoritas tergolong kurang (<30g/hr) yakni 22,33 g/hr dan aktivitas fisik anggota Polri mayoritas tergolong rendah (<600 MET/hr). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sig p-value (0,000*) yang memiliki arti H1 diterima bahwasannya terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur dengan kejadian obesitas. Pada variabel asupan serat hasil penelitian menunjukkan nilai sig p-value (0,000*) yang memiliki arti terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan kejadian obesitas dan pada variabel aktivitas fisik hasil penelitian menunjukkan nilai sig p-value (0,000*) yang memiliki arti terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anggita Polri di Polres Bondowoso. Saran yang dapat diberikan adalah anggota Polri di Polres Bondowoso dapat dapat beraktivitas fisik setiap harinya dengan minimal 30 menit/hari dan olahraga ringan minimal 3-5x/minggu. Hal tersebut dapat berpengaruh pada durasi tidur yang baik selain itu juga membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein tinggi serta menghindari penggunaan gadget pada saat tidur sehingga mampu membantu mencukupi durasi tidur 7-9 jam perhari. Selain itu anggota Polri juga diharapkan mampu meningkatkan asupan serat dengan cara mengganti cemilan tinggi gula dan lemak dengan buah atau kacang tanpa Saran bagi Polres Bondowoso dapat melakukan program pengecekan status gizi berkala dan dapat menjalankan program senam pagi, olahraga rutin minimal 30 menit/hari serta pemberian snack sehat dengan tujuan menekan angka obesitas pada anggota Polri. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9746 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Asupan Serat | |
| dc.subject | Aktivitas Fisik | |
| dc.subject | Obesitas | |
| dc.title | Hubungan Durasi Tidur, Asupan Serat dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Anggota Polri di Polres Bondowoso | |
| dc.type | Other |
