Program Pengembangan Sumber Daya Pendidik di Lembaga PAUD Terpadu Al Furqan Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan suatu kegiatan
yang dilakukan secara sistematis untuk membantu meningkatkan keterampilan,
pengetahuan dan sikap SDM. Pengembangan SDM dapat dilakukan dengan
berbagai kegiatan seperti pelatihan, pendidikan, dan pengembangan lainnya.
Lembaga PAUD Terpadu Al Furqan Jember memiliki kegiatan pengembangan
SDM yang dilakukan secara rutin. Program pengembangan yang dilakukan disusun
secara sistematis yang disesuaikan dengan kebutuhan dari pendidik. Rumusan
masalah pada penelitian ini adalah bagaimana program pengembangan sumber daya
pendidik di lembaga PAUD Terpadu Al Furqan Jember. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan program pengembangan sumber daya pendidik di lembaga
PAUD Terpadu Al Furqan Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif. Tempat penelitian yang dilakukan dipilih dengan
menggunakan teknik purposive area. Penentuan informan pada penelitian ini
menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik
dokumentasi. Teknik pemeriksaan data dilakukan dengan perpanjangan
pengamatan dan triangulasi sumber dan juga teknik. Teknik analisis data pada
penelitian ini dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di lembaga PAUD Terpadu
Al Furqan Jember mengenai program pengembangan sumber daya pendidik,
dilakukan beberapa tahapan dalam pembuatan program pengembangan sampai
dengan tahap pengimplementasian. Tahapan pertama yaitu menganalisis kebutuhan
SDM, pada tahap ini kepala seksi SDM melihat kebutuhan dari SDM khususnya
pendidik yang dibantu oleh koordinator di setiap jenjang yaitu jenjang batita, KB,
TK A dan TK B. Selanjutnya kepala seksi SDM memetakan perencanaan kegiatan
sesuai dengan kebutuhan dari pendidik. Tahap kedua yaitu menyusun rancangan
instruksional, pada tahap ini setelah kepala seksi SDM memetakan program
kegiatan, selanjutnya disampaikan pada rapat struktural yang dihadiri oleh kepala
sekolah dan seluruh kepala seksi yang ada di lembaga tersebut. Di dalam rapat
struktural setiap kepala seksi akan memaparkan perencanaan program yang telah
disesuaikan dengan kebutuhan SDM, lalu dikolaborasikan antara kepala seksi SDM
dengan kepala seksi yang lain yang disesuaikan dengan kebutuhan SDM.
Pembuatan program juga untuk pendidik yang telah memiliki keahlian. Tahap
ketiga yaitu mengesahkan program pengembangan, pada tahap ini dilakukan oleh
kepala sekolah saat kegiatan rapat kerja yang dilakukan pada bulan Juni dan
Desember. Tahap keempat yaitu pengimplementasian program pengembangan
SDM. Pada tahap ini program kegiatan pengembangan SDM dilakukan di luar jam
pembelajaran, yaitu ada yang rutin setiap hari saat pulang sekolah, hari Jumat, dan
hari Sabtu. Kegiatan pengembangan SDM yang dilakukan di hari Sabtu ada yang
dilakukan secara online dan offline, saat pelaksanaan kegiatan online itu yang
bertanggung jawab adalah yayasan.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa program pengembangan
sumber daya pendidik yang dilakukan oleh lembaga PAUD Terpadu Al Furqan
Jember secara terstruktur, mulai dari tahapan analisis kebutuhan, penyusunan
rancangan instruksional, pengesahan program, dan pengimplementasian, sesuai
dengan teori pengembangan SDM yang dikemukakan oleh Sukirman (dalam
Wijaya et al. 2019) serta Mangkunegara( dalam Hasanah et al. 2024). Pelaksanaan
pengembangan di lembaga ini juga bersifat fleksibel dan kondisional namun tetap
berpijak pada tujuan dan perencanaan yang telah disusun, yang mencerminkan
prinsip manajemen pengembangan SDM yang adaptif dan berorientasi pada
peningkatan kompetensi pendidik untuk mendukung kelancaran proses
pembelajaran dan pencapaian tujuan lembaga. Hal ini sesuai dengan teori dari Murti
(dalam Azan Khairul et al., 2021), Ini menegaskan bahwa pelaksanaan program
pengembangan SDM tidak harus kaku, tetapi perlu bersifat dinamis dan adaptif
terhadap kondisi lembaga.
Description
Reupload Repositori File 02 Februari 2026_Kholif Basri
