Konsistensi Saham Unggulan Berdasarkan Pendekatan Markowitz dan Single Index Model pada Saham Pembentuk Indeks LQ45
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya diversifikasi portofolio untuk
meminimalkan risiko investasi, serta adanya perdebatan teoretis mengenai akurasi
Model Markowitz yang rentan terhadap kesalahan estimasi berhadapan dengan
penyederhanaan algoritma pada Single Index Model (SIM) yang berisiko
suboptimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi portofolio
optimal dari masing-masing model dan menguji tingkat konsistensi saham
unggulan pembentuk Indeks LQ45 yang direkomendasikan oleh kedua pendekatan
tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan
sampel 43 saham Indeks LQ45 periode Februari 2025 hingga Januari 2026. Untuk
mengatasi asumsi normalitas pada data historis, proyeksi expected return diestimasi
secara objektif menggunakan simulasi Monte Carlo dengan distribusi Empiris
Diskret sebanyak 5.000 iterasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model
Markowitz yang berfokus pada minimalisasi varians menyaring sampel menjadi 25
saham kandidat optimal. Sementara itu, seleksi berbasis Excess Return to Beta
(ERB) pada model SIM menghasilkan portofolio yang lebih selektif dengan 9
saham kandidat. Hasil uji konsistensi komposisi menemukan 8 saham yang
Tangguh dan secara bersamaan terpilih oleh kedua model, yaitu ADMR, MBMA,
TOWR, MDKA, MAPI, BRPT, PGEO, dan EXCL. Meskipun terdapat irisan saham
unggulan, proporsi konsistensi secara keseluruhan hanya mencapai 30,77% yang
secara definitif diklasifikasikan sebagai inkonsisten. Kesimpulan penelitian ini
menegaskan bahwa penggunaan SIM berisiko menghasilkan profil portofolio yang
berbeda sehingga tidak dapat secara langsung mensubtitusi model Markowitz,
namun pendekatan dual-screening antara keduanya sangat direkomendasikan untuk
mengidentifikasi aset yang paling tangguh.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 17
