Pengujian Hipotesis Elastisitas Neraca Perdagangan Indonesia-Jepang : Pendekatan Absorption dan Moneter
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Neraca perdagangan merupakan salah satu indikator dalam mengukur kesehatan
ekonomi suatu negara yang salah satunya dinilai melalui peningkatan ekspor.
Depresiasi pada nilai tukar sangat erat kaitannya dengan kondisi pada perbaikan
neraca perdagangan. Pengaruh tersebut didukung melalui pendekatan elastisitas
yang menentukan seberapa besar pengaruh perubahan harga relatif terhadap
elastisitas permintaan ekspor-impor. Pendekatan alternatif juga turut berperan
dalam menentukan besaran neraca perdagangan seperti absorption dan moneter
yang masing-masing menggunakan variabel pengeluaran dan jumlah uang beredar.
Penelitian ini menganalisis hubungan tersebut dengan memilih objek penelitian
pada kerangka kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang (IJEPA).
Menggunakan data periode sejak 2007-2023 yaitu dengan seri kuartalan, serta
metode analisis yang digunakan yaitu ARDL dengan pendekatan kointegrasi bound
testing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel nilai tukar riil berpengaruh
negatif signifikan terhadap neraca perdagangan dalam jangka panjang.
Mengindikasikan bahwa melalui sudut pandang depresiasi hipotesis elastisitas
dapat diterima. Hipotesis absorption juga dapat diterima karena pengaruh
pengeluaran domestik yang negatif pada semua periode, meskipun pada sisi
pengeluaran negara bilateral hipotesisnya bertentangan namun signifikan dan hanya
berlaku pada pada jangka panjang. Sedangkan pada sisi moneter hubungan jumlah
uang beredar menunjukkan hasil yang tidak signifikan pada jangka panjang,sehingga hipotesisnya tidak dapat diterima.
Description
reuploud repository_Magang Sp (Reza)_Firli
Approved by Teddy
