Hubungan Tingkat Sesak Napas dengan Kemandirian Activity of Daily Living (ADL) pada Pasien PPOK di Poliklinik RS Paru Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis
yang ditandai oleh keterbatasan aliran udara yang bersifat progresif dan tidak
sepenuhnya reversibel. Gejala utama PPOK adalah sesak napas (dispnea) yang
dapat membatasi toleransi aktivitas dan berdampak pada kemampuan pasien dalam
melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Kondisi ini berpotensi menurunkan
tingkat kemandirian dan kualitas hidup pasien. Sesak napas pada pasien PPOK
bersifat subjektif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga sering
menyebabkan pasien membatasi aktivitas fisik untuk menghindari keluhan yang
memberat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat sesak
napas dengan kemandirian ADL pada pasien PPOK di Poliklinik RS Paru Jember.
Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 89 pasien
PPOK rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Tingkat
sesak napas diukur menggunakan modified Medical Research Council (mMRC)
Dyspnea Scale, sedangkan tingkat kemandirian ADL diukur menggunakan Barthel
Index. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji
korelasi Spearman Rank.
Description
reupload 2026 Rudi H
Approved by Teddy
