Pengembangan Desa Wisata Sidomulyo Melalui Integrasi Objek Daya Tarik Wisata
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Desa Wisata Sidomulyo merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Jember
yang menunjukkan potensi besar di bidang pariwisata. Pembentukan Desa Wisata
Sidomulyo digagas oleh Gerakan Pemuda Sidomulyo (GPS) pada tahun 2017
melalui kegiatan bedah potensi desa dengan mengundang berbagai stakeholder
terkait. Terdapat beberapa objek daya tarik wisata yang terdapat di Desa Wisata
Sidomulyo, di antaranya adalah Fosil Akar Sidomulyo, Wisata Edukasi Batik,
Wisata Edukasi Raja Domba, Sendang Tirto Gumitir, Industri Kopi Ketakasi,
Wisata Pinus Sidomulyo, Makam Habib Ali, dan Terowongan Mrawan.
Meskipun memiliki potensi yang besar, perkembangan Desa Wisata Sidomulyo
belum menunjukkan hasil yang optimal. Sejak terbentuknya Desa Wisata
Sidomulyo pada tahun 2017, desa wisata ini masih berstatus sebagai desa wisata
rintisan atau status terendah dalam klasifikasi desa wisata. Tantangan yang dihadapi
berupa kondisi infrastruktur yang belum maksimal pada beberapa objek wisata.
Selain itu, data kunjungan wisatawan tahun 2023 hingga 2025 yang menunjukkan
tren penurunan pada beberapa objek wisata diiringi dengan kesenjangan jumlah
wisatawan antar objek daya tarik wisata. Hal tersebut menunjukkan adanya
tantangan dalam menjaga daya tarik dan minat wisatawan pada objek daya tarik
wisata.
Berdasarkan potensi dan permasalahan pada Desa Wisata Sidomulyo, maka
diperlukan penelitian mengenai pengembangan Desa Wisata Sidomulyo dengan
konsep pariwisata terintegrasi. Konsep integrasi bertujuan agar tidak terjadi
ketimpangan antar objek wisata yang didukung dengan kedekatan geografis,
kondisi jalan penghubung, dan moda transportasi penghubung. Penelitian ini
menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik objek
daya tarik wisata di Desa Wisata Sidomulyo, analisis klaster untuk menganalisis
pembentukan klaster objek daya tarik wisata berdasarkan kesamaan karakteristik,
serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk merumuskan strategi pengembangan
Desa Wisata Sidomulyo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaster yang terbentuk terdapat dua
macam, yakni analisis klaster yang didasarkan pada identifikasi komponen 4a yang
memperoleh pembentukan klaster berupa Klaster Wisata Religi, Klaster Wisata
Alam dan Edukasi, serta Klaster Wisata Alam dan Budaya. Selain itu, terdapat
analisis klaster yang didasarkan pada persepsi wisatawan, diperoleh Klaster Wisata
Religi dan Edukasi, Klaster Wisata Edukasi, serta Klaster Wisata Alam dan Budaya.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirumuskan strategi dari analisis SWOT dan
IFAS EFAS berupa optimalisasi peran lembaga pengelolaan yakni Pokdarwis dan
BUMDes dengan melakukan kerja sama dengan akademisi dan sektor swasta untuk
mengadakan program pelatihan dan pendampingan terkait pengelolaan objek daya
tarik wisata. Selain itu, kerja sama tersebut juga dapat menjadi dukungan
permodalan dan investasi untuk peningkatan sarana dan prasarana objek daya tarik
wisata. Paket wisata yang telah tersedia perlu dikembangkan dengan melibatkan
wisata alam, budaya, religi, dan edukasi yang terintegrasi dan adanya rekomendasi
jalur wisata untuk meningkatkan jumlah dan lama kunjungan wisatawan. Promosi
dan publikasi yang telah berjalan juga perlu dioptimalkan untuk menarik wisatawan
dari luar daerah.
Description
Desa Wisata Sidomulyo merupakan merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sejak terbentuknya Desa Wisata Sidomulyo pada tahun 2017, desa wisata ini masih berstatus sebagai desa wisata rintisan atau status terendah dalam klasifikasi desa wisata. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi infrastruktur pada beberapa objek wisata yang masih belum maksimal. Selain itu, kunjungan wisatawan yang tidak merata menyebabkan kesenjangan jumlah wisatawan antar objek daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Sidomulyo melalui integrasi objek daya tarik wisata. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik objek daya tarik wisata di Desa Wisata Sidomulyo, analisis klaster untuk menganalisis pembentukan klaster objek daya tarik wisata berdasarkan kesamaan karakteristik, serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Sidomulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 macam klaster yang terbentuk, yakni klaster objek daya tarik wisata melalui observasi dan wawancara serta klaster objek daya tarik wisata berdasarkan persepsi wisatawan. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan berupa optimalisasi peran lembaga pengelolaan serta melakukan kerja sama dengan akademisi dan sektor swasta. Selain itu, adanya paket wisata yang telah tersedia perlu dikembangkan dengan melibatkan wisata alam, budaya, religi, dan edukasi yang terintegrasi dan adanya rekomendasi jalur wisata untuk meningkatkan jumlah dan lama kunjungan wisatawan. Promosi dan publikasi yang telah berjalan juga perlu dioptimalkan untuk menarik wisatawan dari luar daerah.
