Pengembangan Desa Wisata Sidomulyo Melalui Integrasi Objek Daya Tarik Wisata

dc.contributor.authorFauzah Sekar Wardani
dc.date.accessioned2026-06-11T06:56:03Z
dc.date.issued2026-05-06
dc.descriptionDesa Wisata Sidomulyo merupakan merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sejak terbentuknya Desa Wisata Sidomulyo pada tahun 2017, desa wisata ini masih berstatus sebagai desa wisata rintisan atau status terendah dalam klasifikasi desa wisata. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi infrastruktur pada beberapa objek wisata yang masih belum maksimal. Selain itu, kunjungan wisatawan yang tidak merata menyebabkan kesenjangan jumlah wisatawan antar objek daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Sidomulyo melalui integrasi objek daya tarik wisata. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik objek daya tarik wisata di Desa Wisata Sidomulyo, analisis klaster untuk menganalisis pembentukan klaster objek daya tarik wisata berdasarkan kesamaan karakteristik, serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Sidomulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 macam klaster yang terbentuk, yakni klaster objek daya tarik wisata melalui observasi dan wawancara serta klaster objek daya tarik wisata berdasarkan persepsi wisatawan. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan berupa optimalisasi peran lembaga pengelolaan serta melakukan kerja sama dengan akademisi dan sektor swasta. Selain itu, adanya paket wisata yang telah tersedia perlu dikembangkan dengan melibatkan wisata alam, budaya, religi, dan edukasi yang terintegrasi dan adanya rekomendasi jalur wisata untuk meningkatkan jumlah dan lama kunjungan wisatawan. Promosi dan publikasi yang telah berjalan juga perlu dioptimalkan untuk menarik wisatawan dari luar daerah.
dc.description.abstractDesa Wisata Sidomulyo merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Jember yang menunjukkan potensi besar di bidang pariwisata. Pembentukan Desa Wisata Sidomulyo digagas oleh Gerakan Pemuda Sidomulyo (GPS) pada tahun 2017 melalui kegiatan bedah potensi desa dengan mengundang berbagai stakeholder terkait. Terdapat beberapa objek daya tarik wisata yang terdapat di Desa Wisata Sidomulyo, di antaranya adalah Fosil Akar Sidomulyo, Wisata Edukasi Batik, Wisata Edukasi Raja Domba, Sendang Tirto Gumitir, Industri Kopi Ketakasi, Wisata Pinus Sidomulyo, Makam Habib Ali, dan Terowongan Mrawan. Meskipun memiliki potensi yang besar, perkembangan Desa Wisata Sidomulyo belum menunjukkan hasil yang optimal. Sejak terbentuknya Desa Wisata Sidomulyo pada tahun 2017, desa wisata ini masih berstatus sebagai desa wisata rintisan atau status terendah dalam klasifikasi desa wisata. Tantangan yang dihadapi berupa kondisi infrastruktur yang belum maksimal pada beberapa objek wisata. Selain itu, data kunjungan wisatawan tahun 2023 hingga 2025 yang menunjukkan tren penurunan pada beberapa objek wisata diiringi dengan kesenjangan jumlah wisatawan antar objek daya tarik wisata. Hal tersebut menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga daya tarik dan minat wisatawan pada objek daya tarik wisata. Berdasarkan potensi dan permasalahan pada Desa Wisata Sidomulyo, maka diperlukan penelitian mengenai pengembangan Desa Wisata Sidomulyo dengan konsep pariwisata terintegrasi. Konsep integrasi bertujuan agar tidak terjadi ketimpangan antar objek wisata yang didukung dengan kedekatan geografis, kondisi jalan penghubung, dan moda transportasi penghubung. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik objek daya tarik wisata di Desa Wisata Sidomulyo, analisis klaster untuk menganalisis pembentukan klaster objek daya tarik wisata berdasarkan kesamaan karakteristik, serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Sidomulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaster yang terbentuk terdapat dua macam, yakni analisis klaster yang didasarkan pada identifikasi komponen 4a yang memperoleh pembentukan klaster berupa Klaster Wisata Religi, Klaster Wisata Alam dan Edukasi, serta Klaster Wisata Alam dan Budaya. Selain itu, terdapat analisis klaster yang didasarkan pada persepsi wisatawan, diperoleh Klaster Wisata Religi dan Edukasi, Klaster Wisata Edukasi, serta Klaster Wisata Alam dan Budaya. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirumuskan strategi dari analisis SWOT dan IFAS EFAS berupa optimalisasi peran lembaga pengelolaan yakni Pokdarwis dan BUMDes dengan melakukan kerja sama dengan akademisi dan sektor swasta untuk mengadakan program pelatihan dan pendampingan terkait pengelolaan objek daya tarik wisata. Selain itu, kerja sama tersebut juga dapat menjadi dukungan permodalan dan investasi untuk peningkatan sarana dan prasarana objek daya tarik wisata. Paket wisata yang telah tersedia perlu dikembangkan dengan melibatkan wisata alam, budaya, religi, dan edukasi yang terintegrasi dan adanya rekomendasi jalur wisata untuk meningkatkan jumlah dan lama kunjungan wisatawan. Promosi dan publikasi yang telah berjalan juga perlu dioptimalkan untuk menarik wisatawan dari luar daerah.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Ir. Rindang Alfiah, S.T., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8711
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.titlePengembangan Desa Wisata Sidomulyo Melalui Integrasi Objek Daya Tarik Wisata
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Tugas Akhir_Fauzah Sekar Wardani.pdf
Size:
5.03 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: