Strategi Pengembangan Kawasan dan Bangunan Gedung Hijau di Kabupaten Sidoarjo Berbasis Analisis Spasial Suhu Permukaan Tanah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Urbanisasi yang pesat di Kabupaten Sidoarjo telah mengakibatkan
perubahan tutupan lahan signifikan dari area pertanian menjadi kawasan terbangun,
memicu peningkatan suhu permukaan tanah dan fenomena Urban Heat Island
(UHI). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi suhu permukaan tanah
menggunakan citra satelit Landsat 8 dan mengidentifikasi area prioritas
pengembangan kawasan dan bangunan gedung hijau sebagai strategi mitigasi UHI.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial
menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Data citra Landsat 8 periode 2020-2024
diolah melalui tahapan konversi Digital Number ke Spectral Radiance, perhitungan
Brightness Temperature, estimasi emisivitas menggunakan Normalized Difference
Vegetation Index (NDVI), hingga ekstraksi Land Surface Temperature (LST).
Validasi data menggunakan data observasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghasilkan nilai R²
antara 0,8167-0,998, mengkonfirmasi tingkat akurasi yang sangat tinggi. Hasil
analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Waru, khususnya Desa Tambakoso
(39,04°C), Tambaksawah (35,77°C), dan Tambaksumur (35,27°C) merupakan area
prioritas dengan suhu permukaan tertinggi. Analisis korelasi menunjukkan
hubungan negatif kuat antara kerapatan vegetasi (NDVI) dengan suhu permukaan
tanah, dimana area dengan vegetasi lebat memiliki suhu lebih rendah. Rekomendasi
strategi pengembangan disusun berdasarkan kondisi eksisting spesifik masingmasing desa, meliputi penerapan atap hijau (green roof), dinding hijau (green wall),
façade hijau (green facade), serta area parkir hijau dan jalan teduh. Hasil penelitian
ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam
merumuskan kebijakan penataan ruang berbasis mitigasi perubahan iklim dan
pengembangan infrastruktur hijau yang berkelanjutan.
Description
Reuploud Repository 4 Juni-agus
:: Finalisasi Repositori File 8 Juni 2026_Kurnadi
