Strategi Pengembangan Kawasan dan Bangunan Gedung Hijau di Kabupaten Sidoarjo Berbasis Analisis Spasial Suhu Permukaan Tanah
| dc.contributor.author | Fhirtania Ashril Indarta | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-07T22:21:48Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-15 | |
| dc.description | Reuploud Repository 4 Juni-agus :: Finalisasi Repositori File 8 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Urbanisasi yang pesat di Kabupaten Sidoarjo telah mengakibatkan perubahan tutupan lahan signifikan dari area pertanian menjadi kawasan terbangun, memicu peningkatan suhu permukaan tanah dan fenomena Urban Heat Island (UHI). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi suhu permukaan tanah menggunakan citra satelit Landsat 8 dan mengidentifikasi area prioritas pengembangan kawasan dan bangunan gedung hijau sebagai strategi mitigasi UHI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Data citra Landsat 8 periode 2020-2024 diolah melalui tahapan konversi Digital Number ke Spectral Radiance, perhitungan Brightness Temperature, estimasi emisivitas menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), hingga ekstraksi Land Surface Temperature (LST). Validasi data menggunakan data observasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghasilkan nilai R² antara 0,8167-0,998, mengkonfirmasi tingkat akurasi yang sangat tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Waru, khususnya Desa Tambakoso (39,04°C), Tambaksawah (35,77°C), dan Tambaksumur (35,27°C) merupakan area prioritas dengan suhu permukaan tertinggi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif kuat antara kerapatan vegetasi (NDVI) dengan suhu permukaan tanah, dimana area dengan vegetasi lebat memiliki suhu lebih rendah. Rekomendasi strategi pengembangan disusun berdasarkan kondisi eksisting spesifik masingmasing desa, meliputi penerapan atap hijau (green roof), dinding hijau (green wall), façade hijau (green facade), serta area parkir hijau dan jalan teduh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam merumuskan kebijakan penataan ruang berbasis mitigasi perubahan iklim dan pengembangan infrastruktur hijau yang berkelanjutan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Ir. Jojok Widodo S., S.T., M.T. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ketut Aswatama Wiswamitra, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8216 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Suhu Permukaan Tanah | |
| dc.subject | Urban Heat Island | |
| dc.subject | Bangunan Gedung Hijau | |
| dc.subject | Landsat 8 | |
| dc.subject | Analisis Spasial | |
| dc.subject | Kabupaten Sidoarjo | |
| dc.title | Strategi Pengembangan Kawasan dan Bangunan Gedung Hijau di Kabupaten Sidoarjo Berbasis Analisis Spasial Suhu Permukaan Tanah | |
| dc.type | Other |
