Persediaan Bahan Baku dan Strategi Pengembangan Agroindustri Pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) Tjap Kuntji
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Agroindustri VCO Tjap Kuntji merupakan salah satu industri yang
memproduksi VCO sejak tahun 2012. Industri ini sering mengalami pasang surut
akibat bahan baku tidak dikelola dengan baik. Industri ini memiliki pasar cukup
luas yang meliputi pasar domestic yang tersebar di seluruh pulau, serta pasar luar
negeri yang meliputi Negara Uni Emirat Arab dan Dubai. Jumlah permintaan
produksi Agroindustri VCO Tjap Kuntji tidak dapat terpenuhi dengan baik, karena
jumlah bahan baku yang digunakan tidak dikelola dengan baik, hal tersebut
menyebabkan pembengkakan terhadap biaya persediaan yang harus dikeluarkan
oleh perusahaan dan berakibat perusahaan mengalami kerugian besar. Selain itu
salah satu penyebab manajemen persediaan bahan baku tidak dapat berjalan secara
optimal adalah agroindustri memiliki keterbatasan dalam hal permodalan,
Agroindustri hanya menggunakan modal secara mandiri. Selanjutnya bahan baku
yang digunakan dipengaruhi oleh musim, dan berdampak pada harga yang
cenderung mengalami kenaikan di musim tertentu. Manajemen agroindustri ini juga
berjalan kurang optimal karena industri masih memiliki beragam keterbatasan yang
menghambat perkembangan industri meliputi keterbatasan modal,teknologi dan
tenaga kerja yang kurang potensial.
Penentuan lokasi pada penelitian ini menggunakan purposive method yaitu
pada Agroindustri VCO Tjap Kuntji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah deskriptif dan analitik. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data
primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Persediaan bahan baku yang ekonomis pada
Agroindustri VCO Tjap Kuntji menggunakan metode perhitungan Economic Order
Quantity (EOQ), Total Inventory Cost (TIC), dan Frekuensi Pemesanan.
Selanjutnya untuk menganalisis tingkat pemesanan bahan baku menggunakan
metode perhitungan ReOrder Point (ROP) dan Safety Stock. Metode analisis untuk
merumuskan strategi pengembangan menggunakan metode analisis SWOT dan
penentuan startegi prioritas menggunakan analisis QSPM.
Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan jika nilai EOQ sebesar
161.732 butir dengan total inventory cost yang ekonomis sebesar Rp 10.244.998
dan frekuensi pemesanan sebanyak 4 kali dalam satu tahun periode dengan jangka
waktu pemesanan bahan baku kelapa selama 105 hari setiap kali pesan. Nilai safety
stock sebesar 11.335 butir yang merupakan nilai persediaan bahan baku ideal untuk
mencegah kekurangan bahan baku dari agroindustri dengan titik pemesanan
kembali sebanyak 22.115 sebagai titik ideal dalam melakukan pemesanan bahan
baku kembali. Pemesanan bahan baku masih menggunakan perkiraan sehingga hal
tersebut yang memicu terjadinya pengendaliaan persediaan bahan baku yang tidak
optimal. Persediaan bahan baku berpengaruh terhadap perngembangan
agroindustri, sehingga dilakukan analisis SWOT dengan penentuan posisi
agroindustri menggunakan matriks IE, agroindustri berada pada Sel 1 dengan focus
strategi integrasi vertical dan menghasilkan 8 strategi alternative. Strategi tersebut
bergerak pada backward integration dan forward integration yang terfokus pada
pengendalian bahan baku dan strategi pemasaran dan kemudian menghasilkan 5
strategi prioritas yang dianalisis melalui QSPM. Strategi tersebut diantaranya
adalah mengoptimalkan dan memperluas jaringan pemasaran terutama pada
platform digital, memperkuat kuantitas dan kualitas produksi, mengikuti berbagai
event bazar dan pelatihan UMKM, memperkuat modal, dan menjalin kemitraan
terhadap pemasok bahan baku. Hasil tersebut selaras dengan tujuan dari penelitian
ini yaitu untuk mengetahui jumlah persediaan dan pemesanan ulang bahan baku
yang ekonomis, efektif dan efisien, selain itu juga dapat mengetahui strategi
pengembangan yang cocok digunakan untuk pengembangan Agroindustri VCO
Tjap Kuntji serta mengetahui strategi prioritas yang akan digunakan untuk
mengembangkan agroindustri dalam jangka waktu terdekat.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi file repositori 3 Juni 2026_Dea_Firli
