Persediaan Bahan Baku dan Strategi Pengembangan Agroindustri Pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) Tjap Kuntji
| dc.contributor.author | Evi Destriana Sari | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-03T06:57:02Z | |
| dc.date.issued | 2025-03-24 | |
| dc.description | Reuploud Repository hasyim Juni 2026 Validasi file repositori 3 Juni 2026_Dea_Firli | |
| dc.description.abstract | Agroindustri VCO Tjap Kuntji merupakan salah satu industri yang memproduksi VCO sejak tahun 2012. Industri ini sering mengalami pasang surut akibat bahan baku tidak dikelola dengan baik. Industri ini memiliki pasar cukup luas yang meliputi pasar domestic yang tersebar di seluruh pulau, serta pasar luar negeri yang meliputi Negara Uni Emirat Arab dan Dubai. Jumlah permintaan produksi Agroindustri VCO Tjap Kuntji tidak dapat terpenuhi dengan baik, karena jumlah bahan baku yang digunakan tidak dikelola dengan baik, hal tersebut menyebabkan pembengkakan terhadap biaya persediaan yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dan berakibat perusahaan mengalami kerugian besar. Selain itu salah satu penyebab manajemen persediaan bahan baku tidak dapat berjalan secara optimal adalah agroindustri memiliki keterbatasan dalam hal permodalan, Agroindustri hanya menggunakan modal secara mandiri. Selanjutnya bahan baku yang digunakan dipengaruhi oleh musim, dan berdampak pada harga yang cenderung mengalami kenaikan di musim tertentu. Manajemen agroindustri ini juga berjalan kurang optimal karena industri masih memiliki beragam keterbatasan yang menghambat perkembangan industri meliputi keterbatasan modal,teknologi dan tenaga kerja yang kurang potensial. Penentuan lokasi pada penelitian ini menggunakan purposive method yaitu pada Agroindustri VCO Tjap Kuntji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan analitik. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Persediaan bahan baku yang ekonomis pada Agroindustri VCO Tjap Kuntji menggunakan metode perhitungan Economic Order Quantity (EOQ), Total Inventory Cost (TIC), dan Frekuensi Pemesanan. Selanjutnya untuk menganalisis tingkat pemesanan bahan baku menggunakan metode perhitungan ReOrder Point (ROP) dan Safety Stock. Metode analisis untuk merumuskan strategi pengembangan menggunakan metode analisis SWOT dan penentuan startegi prioritas menggunakan analisis QSPM. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan jika nilai EOQ sebesar 161.732 butir dengan total inventory cost yang ekonomis sebesar Rp 10.244.998 dan frekuensi pemesanan sebanyak 4 kali dalam satu tahun periode dengan jangka waktu pemesanan bahan baku kelapa selama 105 hari setiap kali pesan. Nilai safety stock sebesar 11.335 butir yang merupakan nilai persediaan bahan baku ideal untuk mencegah kekurangan bahan baku dari agroindustri dengan titik pemesanan kembali sebanyak 22.115 sebagai titik ideal dalam melakukan pemesanan bahan baku kembali. Pemesanan bahan baku masih menggunakan perkiraan sehingga hal tersebut yang memicu terjadinya pengendaliaan persediaan bahan baku yang tidak optimal. Persediaan bahan baku berpengaruh terhadap perngembangan agroindustri, sehingga dilakukan analisis SWOT dengan penentuan posisi agroindustri menggunakan matriks IE, agroindustri berada pada Sel 1 dengan focus strategi integrasi vertical dan menghasilkan 8 strategi alternative. Strategi tersebut bergerak pada backward integration dan forward integration yang terfokus pada pengendalian bahan baku dan strategi pemasaran dan kemudian menghasilkan 5 strategi prioritas yang dianalisis melalui QSPM. Strategi tersebut diantaranya adalah mengoptimalkan dan memperluas jaringan pemasaran terutama pada platform digital, memperkuat kuantitas dan kualitas produksi, mengikuti berbagai event bazar dan pelatihan UMKM, memperkuat modal, dan menjalin kemitraan terhadap pemasok bahan baku. Hasil tersebut selaras dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah persediaan dan pemesanan ulang bahan baku yang ekonomis, efektif dan efisien, selain itu juga dapat mengetahui strategi pengembangan yang cocok digunakan untuk pengembangan Agroindustri VCO Tjap Kuntji serta mengetahui strategi prioritas yang akan digunakan untuk mengembangkan agroindustri dalam jangka waktu terdekat. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Titin Agustina, S.P., M.P | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7823 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | VCO | |
| dc.subject | Tjap Kuntji | |
| dc.title | Persediaan Bahan Baku dan Strategi Pengembangan Agroindustri Pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) Tjap Kuntji | |
| dc.type | Other |
