Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Problem Based Learning Pada Pokok Bahasan Suhu Dan Kalor di SMA NU Genteng
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Suatu pembelajaran tidak akan terlepas dari sumber belajar. Sumber
belajar yang digunakan di sekolah pada umumnya adalah buku paket dan LKS.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru SMA NU Genteng, menunjukkan
bahwa bahan ajar yang digunakan belum berorientasi kepada siswa untuk
melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Penggunaan bahan ajar
yang belum mengoptimalkan keikutsertaan siswa dalam pembelajaran merupakan
salah satu penyebab kurang memaksimalkan hasil belajar kognitif siswa.
Pengembangan bahan ajar LKS berbasis Problem Based Leaerning (PBL) pada
pokok bahasan suhu dan kalor. Diintegarsikannya model PBL diharapkan mampu
membantu siswa dalam memahami konsep fisika lebih baik. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas LKS berbasis PBL, efektifitas
bahan ajar berbasis PBL, dan kepraktisan bahan ajar berbasis PBL.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dirancang untuk
memperoleh produk. Produk yang dimaksud berupa LKS fisika berbasis PBL
pada pokok bahasan suhu dan kalor dengan subjek penelitiannya siswa kelas X1 1
di SMA NU Genteng. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah model
Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran
2017/2018. Sumber data dari penelitian ini berupa hasil validasi bahan ajar, hasil
pretest dan posttest, dan lembar observasi respon siswa setelah menggunakan
LKS.
Berdasarkan hasil validasi dari beberapa ahli menggunakan modul IPA
berbasis discovery learning dikategorikan valid dengan nilai validasi sebesar 4,08
sehingga bahan ajar ini layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran setelah
melalui proses revisi. Untuk data efektivitas yaitu data perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah mengguanakan LKS. Hasil belajar siswa dianalisis dengan
uji N-gain mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,7 termasuk dalam kriteria tinggi.
Sehingga bahan ajar fisika berbasis discovery learning sangat efektif dalam
meningkatkan hasil belajar siswa. Selanjutnya kepraktisan, kepraktisan dilihat dari
lembar observasi respon siswa setelah menggunakan LKS berbasis PBL pada
pokok bahasan suhu dan kalor. Untuk lembar observasi respon siswa keseluruhan
aspek keterlaksanaan sebesar 94,44%. Respon siswa setelah menggunakan LKS
termasuk dalam kategori sangat praktis.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan dapat disimpulkan
bahwa 1) LKS fisika berbasis PBL dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran
karena konten dan isi dari LKS dalam kategori valid, 2) Efektifitas LKS berbasis
PBL sangat baik karena dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, 3)
Kepraktisan diukur dengan respon siswa setelah menggunakan LKS. Respon yang
diperoleh adalah sangat baik dan dalam kategori sangat praktis.
Description
reupload file repositori 8 april 2026 kurnadi/fani
