Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Problem Based Learning Pada Pokok Bahasan Suhu Dan Kalor di SMA NU Genteng

dc.contributor.authorZainal Arifin
dc.date.accessioned2026-04-09T02:46:00Z
dc.date.issued2017-11-16
dc.descriptionreupload file repositori 8 april 2026 kurnadi/fani
dc.description.abstractSuatu pembelajaran tidak akan terlepas dari sumber belajar. Sumber belajar yang digunakan di sekolah pada umumnya adalah buku paket dan LKS. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru SMA NU Genteng, menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan belum berorientasi kepada siswa untuk melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Penggunaan bahan ajar yang belum mengoptimalkan keikutsertaan siswa dalam pembelajaran merupakan salah satu penyebab kurang memaksimalkan hasil belajar kognitif siswa. Pengembangan bahan ajar LKS berbasis Problem Based Leaerning (PBL) pada pokok bahasan suhu dan kalor. Diintegarsikannya model PBL diharapkan mampu membantu siswa dalam memahami konsep fisika lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas LKS berbasis PBL, efektifitas bahan ajar berbasis PBL, dan kepraktisan bahan ajar berbasis PBL. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dirancang untuk memperoleh produk. Produk yang dimaksud berupa LKS fisika berbasis PBL pada pokok bahasan suhu dan kalor dengan subjek penelitiannya siswa kelas X1 1 di SMA NU Genteng. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Sumber data dari penelitian ini berupa hasil validasi bahan ajar, hasil pretest dan posttest, dan lembar observasi respon siswa setelah menggunakan LKS. Berdasarkan hasil validasi dari beberapa ahli menggunakan modul IPA berbasis discovery learning dikategorikan valid dengan nilai validasi sebesar 4,08 sehingga bahan ajar ini layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran setelah melalui proses revisi. Untuk data efektivitas yaitu data perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah mengguanakan LKS. Hasil belajar siswa dianalisis dengan uji N-gain mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,7 termasuk dalam kriteria tinggi. Sehingga bahan ajar fisika berbasis discovery learning sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selanjutnya kepraktisan, kepraktisan dilihat dari lembar observasi respon siswa setelah menggunakan LKS berbasis PBL pada pokok bahasan suhu dan kalor. Untuk lembar observasi respon siswa keseluruhan aspek keterlaksanaan sebesar 94,44%. Respon siswa setelah menggunakan LKS termasuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan dapat disimpulkan bahwa 1) LKS fisika berbasis PBL dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena konten dan isi dari LKS dalam kategori valid, 2) Efektifitas LKS berbasis PBL sangat baik karena dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, 3) Kepraktisan diukur dengan respon siswa setelah menggunakan LKS. Respon yang diperoleh adalah sangat baik dan dalam kategori sangat praktis.
dc.description.sponsorshiposen Pembimbing Utama : Drs. Albertus Djoko Lemono, M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Drs. Maryani M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6736
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectKerja Siswa Berbasis Problem Based Learning
dc.subjectKalor di SMA NU Genteng
dc.titlePengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Problem Based Learning Pada Pokok Bahasan Suhu Dan Kalor di SMA NU Genteng
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Zainal Arifin 130210102077.pdf
Size:
1.4 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: