Optimasi Sodium Laureth Sulphate dan Cocamide Diethanolamine Dalam Sediaan Sampo Minyak Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Rambut, sebagai pelindung dan penunjang penampilan, rentan terhadap
kerusakan lingkungan seperti paparan sinar matahari dan polusi, yang memicu
masalah seperti kerontokan, ketombe, dan rambut kering (Lanjewar dkk., 2020).
Sampo, sebagai produk perawatan rambut esensial, berperan vital dalam menjaga
kebersihan dan kesehatan rambut. Seiring meningkatnya minat terhadap produk
alami, penggunaan bahan-bahan natural dalam sampo menjadi populer karena
dianggap lebih aman, ramah lingkungan, dan minim efek samping (Al Badi dan
Khan, 2014). Dalam konteks ini, minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.)
menonjol sebagai bahan alami yang sangat potensial. Minyak ini kaya akan asam
lemak esensial dan antioksidan alami seperti tokoferol dan polifenol (Supriyanto
dkk., 2022; Goyal dkk., 2022), yang krusial untuk melindungi rambut dari stres
oksidatif penyebab kerontokan (Puangpronpitag dkk., 2021).
Meskipun potensi minyak sacha inchi telah teridentifikasi, tantangan utama
dalam formulasi sampo adalah mencapai keseimbangan antara efektivitas
pembersihan, stabilitas produk, dan keamanan penggunaan. Oleh karena itu,
penelitian ini berfokus pada optimasi konsentrasi Sodium Laureth Sulphate (SLES)
dan Cocamide Diethanolamine (Cocamide DEA) sebagai surfaktan utama. SLES,
surfaktan anionik, dikenal efektif dalam membersihkan dan menghasilkan busa
melimpah (Cornwell, 2018; George dan Potlapati, 2021). Namun, penggunaannya
dapat meningkatkan muatan negatif rambut, menyebabkan kekusutan. Inovasi
penelitian ini terletak pada penggunaan Cocamide DEA, surfaktan nonionik, yang
tidak hanya berfungsi sebagai penstabil busa dan peningkat viskositas, tetapi juga
memiliki efek emolien dan potensi iritasi yang rendah (Cholifah dkk., 2021).
Kombinasi strategis kedua surfaktan ini diharapkan dapat mengatasi kelemahan
surfaktan anionik tunggal, menghasilkan sampo dengan daya bersih dan busa
optimal, sekaligus meminimalkan kerusakan dan menjaga kesehatan rambut secara
keseluruhan (Azadbakht dkk., 2018).
Description
Reaploud Repository 6 April-agus
