Optimasi Sodium Laureth Sulphate dan Cocamide Diethanolamine Dalam Sediaan Sampo Minyak Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.)

dc.contributor.authorAlifia Khanza Khoirrunisa
dc.date.accessioned2026-04-06T07:46:03Z
dc.date.issued2025-07-15
dc.descriptionReaploud Repository 6 April-agus
dc.description.abstractRambut, sebagai pelindung dan penunjang penampilan, rentan terhadap kerusakan lingkungan seperti paparan sinar matahari dan polusi, yang memicu masalah seperti kerontokan, ketombe, dan rambut kering (Lanjewar dkk., 2020). Sampo, sebagai produk perawatan rambut esensial, berperan vital dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Seiring meningkatnya minat terhadap produk alami, penggunaan bahan-bahan natural dalam sampo menjadi populer karena dianggap lebih aman, ramah lingkungan, dan minim efek samping (Al Badi dan Khan, 2014). Dalam konteks ini, minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) menonjol sebagai bahan alami yang sangat potensial. Minyak ini kaya akan asam lemak esensial dan antioksidan alami seperti tokoferol dan polifenol (Supriyanto dkk., 2022; Goyal dkk., 2022), yang krusial untuk melindungi rambut dari stres oksidatif penyebab kerontokan (Puangpronpitag dkk., 2021). Meskipun potensi minyak sacha inchi telah teridentifikasi, tantangan utama dalam formulasi sampo adalah mencapai keseimbangan antara efektivitas pembersihan, stabilitas produk, dan keamanan penggunaan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada optimasi konsentrasi Sodium Laureth Sulphate (SLES) dan Cocamide Diethanolamine (Cocamide DEA) sebagai surfaktan utama. SLES, surfaktan anionik, dikenal efektif dalam membersihkan dan menghasilkan busa melimpah (Cornwell, 2018; George dan Potlapati, 2021). Namun, penggunaannya dapat meningkatkan muatan negatif rambut, menyebabkan kekusutan. Inovasi penelitian ini terletak pada penggunaan Cocamide DEA, surfaktan nonionik, yang tidak hanya berfungsi sebagai penstabil busa dan peningkat viskositas, tetapi juga memiliki efek emolien dan potensi iritasi yang rendah (Cholifah dkk., 2021). Kombinasi strategis kedua surfaktan ini diharapkan dapat mengatasi kelemahan surfaktan anionik tunggal, menghasilkan sampo dengan daya bersih dan busa optimal, sekaligus meminimalkan kerusakan dan menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan (Azadbakht dkk., 2018).
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : apt. Eka Deddy Irawan, S.Si., M.Sc. Dosen Pembimbing Anggota : apt. Lusia Oktora Ruma Kumala Sari, S.F., M.Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6261
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectOptimasi
dc.subjectSodium Laureth Sulphate
dc.subjectCocamide Diethanolamine
dc.subjectSampo
dc.subjectMinyak Sacha Inchi
dc.subjectPlukenetia Volubilis L.
dc.titleOptimasi Sodium Laureth Sulphate dan Cocamide Diethanolamine Dalam Sediaan Sampo Minyak Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ALIFIA KHANZA KHOIRRUNISA - 212210101070.pdf
Size:
1.45 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: