Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Pemberian Giberelin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tanaman tomat termasuk komoditas dalam famili solanaceae dan
membutuh pemeliharaan yang insentif untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Salah satu teknik budidaya untuk meningkatkan produksi tomat yaitu
pemangkasan pucuk dan pemberian giberelin. Pertumbuhan pucuk yang tidak
terkendali dapat menyebabkan hasil fotosintat dan penggunaan unsur hara
tanaman kurang optimal dalam pembentukan buah disebabkan distrubusinya
terbagi antara pucuk dan bakal buah. Pemangkasan pucuk dapat menghentikan
dominasi apikal sehingga hasil fotosintat dan penggunaan unsur hara dapat di
distribusikan ke bagian utama tanaman tomat. Pemberian hormon giberelin
diharapkan dapat mengurangi kerontokan bunga dan buah tomat serta
mengoptimalkan pembentukan buah tomat dan ukuran yang optimal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu
pemangkasan pucuk dan konsentrasi giberelin terhadap pertumbuhan dan hasil
tomat. Penelitian dilakukan bertempat di green house Desa Kranjingan,
Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember pada bulan maret sampai juli 2018.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak Lengkap faktorial (RAL) dengan 3
ulangan. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan pucuk (P) terdiri atas (P0)
kontrol, (P1) umur 14 HST dan (P2) umur 28 HST. Faktor kedua adalah
konsentrasi giberelin (T) dengan konsentrasi terdiri atas: (T0) 0 ppm, (T1) 50
ppm, (T2) 100 ppm, (T3) 150 ppm. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan
dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila terdapat berbeda nyata maka
dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan
taraf kesalahan 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara waktu
pemangkasan pucuk dengan konsentrasi giberelin terhadap variabel jumlah
cabang produktif, berat rata-rata buah pertanaman dan diameter buah, dimana
pemangkasan pucuk terbaik yaitu pada 28 HST dan konsentrasi giberelin terbaik
yaitu pada 100 ppm. Faktor tunggal pemangkasan pucuk tidak berpengaruh nyata
terhadap pertumbuhan dan hasil tomat, sedangkan faktor tunggal konsentrasi
giberelin 100 ppm meningkatkan berat total buah pertanaman, jumlah buah
pertanaman dan kekerasan buah.
Description
reupload file repositori 1 april 2026_kurnadi/hendra
