Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Pemberian Giberelin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)
| dc.contributor.author | Heru Purnama | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-01T04:20:23Z | |
| dc.date.issued | 2018-11-16 | |
| dc.description | reupload file repositori 1 april 2026_kurnadi/hendra | |
| dc.description.abstract | Tanaman tomat termasuk komoditas dalam famili solanaceae dan membutuh pemeliharaan yang insentif untuk mendapatkan hasil yang optimal. Salah satu teknik budidaya untuk meningkatkan produksi tomat yaitu pemangkasan pucuk dan pemberian giberelin. Pertumbuhan pucuk yang tidak terkendali dapat menyebabkan hasil fotosintat dan penggunaan unsur hara tanaman kurang optimal dalam pembentukan buah disebabkan distrubusinya terbagi antara pucuk dan bakal buah. Pemangkasan pucuk dapat menghentikan dominasi apikal sehingga hasil fotosintat dan penggunaan unsur hara dapat di distribusikan ke bagian utama tanaman tomat. Pemberian hormon giberelin diharapkan dapat mengurangi kerontokan bunga dan buah tomat serta mengoptimalkan pembentukan buah tomat dan ukuran yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan pucuk dan konsentrasi giberelin terhadap pertumbuhan dan hasil tomat. Penelitian dilakukan bertempat di green house Desa Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember pada bulan maret sampai juli 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan acak Lengkap faktorial (RAL) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan pucuk (P) terdiri atas (P0) kontrol, (P1) umur 14 HST dan (P2) umur 28 HST. Faktor kedua adalah konsentrasi giberelin (T) dengan konsentrasi terdiri atas: (T0) 0 ppm, (T1) 50 ppm, (T2) 100 ppm, (T3) 150 ppm. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila terdapat berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara waktu pemangkasan pucuk dengan konsentrasi giberelin terhadap variabel jumlah cabang produktif, berat rata-rata buah pertanaman dan diameter buah, dimana pemangkasan pucuk terbaik yaitu pada 28 HST dan konsentrasi giberelin terbaik yaitu pada 100 ppm. Faktor tunggal pemangkasan pucuk tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tomat, sedangkan faktor tunggal konsentrasi giberelin 100 ppm meningkatkan berat total buah pertanaman, jumlah buah pertanaman dan kekerasan buah. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Ir. Kacung Hariyono, M.S., Ph.D | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5999 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Giberelin | |
| dc.subject | Tomat | |
| dc.subject | Lycopersicum esculentum Mill. | |
| dc.title | Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Pemberian Giberelin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) | |
| dc.type | Other |
