Pengembangan E-Modul Berbasis Potensi Kelautan Desa Grenden Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun
2022 untuk Indonesia menduduki posisi tertinggal dalam bidang literasi sains
(OECD, 2023). Hal ini menyatakan bahwasannya siswa tidak mampu membedakan
pendapat yang didasarkan pada bukti dengan teori ilmiah. Hasil wawancara dengan
guru IPA SMPN 2 Puger menyatakan bahwasannya siswa masih ditingkat rendah
dalam hal literasi sains. Proses pembelajaran yang masih menerapkan siswa
menjawab dan guru bertanya tanpa diberikan jawaban tidak didasarkan pada bukti
menjadikan siswa kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Informasi
yang harus dipelajari dinilai terlalu banyak dan dikarenakan literasi sains siswa
yang rendah berdampak terhadap minimnya informasi yang diperoleh oleh siswa.
Materi yang dituangkan dalam bahan ajar seperti buku paket tidak memuat materi
dan latihan soal yang dapat melatih siswa untuk meningkatkan literasi sains.
Solusi yang dapat dilakukan adalah mengembangkan e-modul berbasis
potensi kelautan desa grenden untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP dalam
pembelajaran IPA. Penggunaan E-Modul berbasis potensi kelautan merupakan
bentuk bahan ajar yang didasarkan atas tujuan mempermudah dan memberikan
pengalaman belajar bagi siswa dalam memahami pembelajaran IPA dengan baik
dengan memanfaatkan lingkungan sekitarnya. E-Modul berbasis potensi kelautan
dihasilkan dalam bentuk flipbook dengan tampilan E-Modul yang memuat materi
dan latihan soal yang mendukung siswa dalam meningkatkan literasi sains.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan
keefektifan E-Modul Berbasis Potensi Kelautan untuk meningkatkan literasi sains
siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Penelitian pengembangan ini menggunakan
model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation). Instrumen pengambilan data yang digunakan adalah angket validasi,
lembar observasi, tes (pretest dan postest), dan angket respon siswa. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, pengisian angket
respon, dan observasi.
Description
Reaploud Repository 16 Maret_agus
