Modifikasi Fraktal i-Fibonacci Word Menggunakan Aturan Ganjil-Genap
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Fraktal merupakan objek geometri yang memiliki sifat self-similarity atau
keserupaan diri. Fraktal dihasilkan dari pengulangan pola melalui proses rekursif
atau iteratif. Salah satu contoh fraktal yaitu fraktal i-Fibonacci Word. Fraktal iFibonacci Word yaitu suatu kurva yang merupakan hasil penerapan aturan ganjilgenap pada barisan ( )-Fibonacci Word. Barisan (n, i)-Fibonacci Word
didefinisikan secara rekursif sebagai: untuk dan , dengan n menyatakan generasi ke-n dan i menyatakan generalisasi untuk barisan (n, i)-Fibonacci Word. Aturan ganjil-genap mengikuti aturan yaitu jika digitnya “1” maka menggambar suatu garis, jika digitnya “ ”
maka, belok ke kiri untuk digit “ ” pada posisi genap dan belok ke kanan untuk
digit “ ” pada posisi ganjil.
Fraktal i-Fibonacci Word akan divariasikan pada untuk dan . Variasi yang dilakukan akan membentuk suatu kurva yang nantinya
akan diidentifikasi apakah kurva hasil variasi tersebut membentuk fraktal atau
tidak. Selain itu, karakteristik dari fraktal i-Fibonacci Word generalisasi ,
dan yang sudah divariasikan akan dianalisis. Proses visualisasi fraktal
i-Fibonacci Word pada penelitian ini akan menggunakan software MATLAB.
Hasil penelitian yang didapatkan yaitu visualisasi fraktal i-Fibonacci Word
generalisasi , dan dengan yang divariasikan akan tetap
menghasilkan bentuk fraktal karena memiliki sifat self-similarities pada
dan untuk yang juga dimiliki oleh fraktal Fibonacci Word. Karakteristik
lain yang didapatkan dari penelitian ini yaitu adanya pola berulang pada
dan untuk yang menyebabkan bentuk kurvanya serupa pada fraktal iFibonacci Word dengan yang divariasikan dengan , , dan .
Karakteristik berikutnya yaitu adanya keunikan pada visualisasi fraktal iFibonacci Word dengan yang divariasikan (variasi penempatan angka 1 pada
). Visualisasi yang dihasilkan akan membentuk kurva yang serupa dan
menghadap ke arah yang sama untuk nilai yang sama pada penempatan angka 1
untuk digit yang sama-sama ganjil, begitu juga pada penempatan angka 1 untuk
digit yang sama-sama genap. Jumlah segmen garis pembentuk kurva juga akan
semakin banyak untuk nilai yang semakin besar. Semakin besar nilai juga akan
menciptakan pola fraktal yang semakin rumit.
Description
Reuploud file repositori 10 maret 2026_Firli
