Disharmonisasi Pengaturan Hilirisasi bagi Industri Tambang dengan Kewajiban Pemenuhan Persyaratan Green Taxonomy untuk Investor
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Hukum
Abstract
Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan sumber daya tersebut untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan. Adapun, tantangan muncul ketika regulasi hilirisasi berbenturan dengan tuntutan green taxonomy yang mengharuskan industri mempertimbangkan dampak lingkungan. Ketidakpastian regulasi dan tumpang tindih kebijakan antara berbagai lembaga pemerintah menciptakan ketidakjelasan yang dapat mengurangi kepercayaan investor. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah utama yang muncul akibat disharmonisasi antara pengaturan hilirisasi dan kewajiban green taxonomy. Adapun, beberapa isu utama adalah ketidakpastian regulasi yang dapat mengurangi kepercayaan investor. Ketidakjelasan dalam kebijakan dan tumpang tindih antara regulasi yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga pemerintah menciptakan kondisi yang tidak kondusif bagi investasi. Penelitian menunjukkan bahwa negara-negara dengan pengaturan yang jelas dan terintegrasi cenderung memiliki tingkat investasi hijau yang lebih tinggi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah peneliti menggunakan tipe penelitian yuridis normatif (legal research) dengan pendekatan statute approach dan conceptual approach. Lebih lanjut, penelitian ini membahas mencakup penyelarasan sistem hilirisasi bagi industri tambang, peningkatan kapasitas lembaga sertifikasi industri hijau, serta promosi investasi berkelanjutan oleh pemerintah. Selanjutnya, monitoring dan evaluasi berkala serta kerjasama internasional juga diharapkan dapat mendukung penerapan praktik keberlanjutan di sektor tambang. Strategi untuk melibatkan semua pemangku kepentingan, diharapkan kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih relevan dan inklusif, sehingga mendukung transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan implementasi pengaturan hilirisasi yang berkelanjutan di sektor tambang Indonesia.
Description
Reupload file repositori 04 Mar 2026_Maya
