Hubungan Tinggi Badan dan Masa Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Tembakau di PTPN X Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan gangguan
muskuloskeletal yang sering dijumpai pada pekerja sektor informal, salah satunya
buruh tani tembakau. Aktivitas kerja yang dilakukan secara manual, dengan postur
yang tidak ergonomis dalam jangka waktu lama, seperti membungkuk atau
mengangkat beban berat, dapat meningkatkan risiko terjadinya LBP. Di sisi lain,
karakteristik individu seperti tinggi badan serta lamanya masa kerja diduga
memiliki pengaruh terhadap kejadian LBP. Namun, belum banyak penelitian yang
secara khusus mengkaji hubungan antara tinggi badan dan masa kerja dengan
keluhan LBP pada pekerja tembakau di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah terdapat hubungan antara tinggi badan dan masa kerja terhadap
keluhan LBP pada pekerja tembakau di PTPN X Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan
cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling,
dengan jumlah responden sebanyak 40 orang pekerja tembakau. Data keluhan LBP
dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner The Pain and Distress Scale. Data
dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis untuk melihat hubungan tinggi
badan dengan LBP dan uji Chi-Square untuk melihat hubungan masa kerja dengan
LBP.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan
antara tinggi badan dengan keluhan LBP (p=0,748). Sementara itu, terdapat
hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kejadian LBP (p=0,013). Hal
ini menunjukkan bahwa lamanya seseorang terpapar aktivitas kerja secara terus-menerus berkontribusi terhadap peningkatan risiko LBP, sedangkan tinggi badan
bukan merupakan faktor dominan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa kerja merupakan faktor yang
berhubungan signifikan dengan keluhan LBP pada pekerja tembakau di PTPN X Jember. Sebaliknya, tinggi badan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Hasil ini menekankan pentingnya evaluasi ergonomis dan upaya pencegahan risiko
LBP pada pekerja dengan masa kerja panjang, dibandingkan fokus pada
karakteristik fisik seperti tinggi badan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 25
