Hubungan Tinggi Badan dan Masa Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Tembakau di PTPN X Jember
| dc.contributor.author | Anisa Dwi Ayu Febriani | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-25T07:00:11Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-21 | |
| dc.description | Entry oleh Arif 2026 Februari 25 | |
| dc.description.abstract | Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dijumpai pada pekerja sektor informal, salah satunya buruh tani tembakau. Aktivitas kerja yang dilakukan secara manual, dengan postur yang tidak ergonomis dalam jangka waktu lama, seperti membungkuk atau mengangkat beban berat, dapat meningkatkan risiko terjadinya LBP. Di sisi lain, karakteristik individu seperti tinggi badan serta lamanya masa kerja diduga memiliki pengaruh terhadap kejadian LBP. Namun, belum banyak penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan antara tinggi badan dan masa kerja dengan keluhan LBP pada pekerja tembakau di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tinggi badan dan masa kerja terhadap keluhan LBP pada pekerja tembakau di PTPN X Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 40 orang pekerja tembakau. Data keluhan LBP dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner The Pain and Distress Scale. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis untuk melihat hubungan tinggi badan dengan LBP dan uji Chi-Square untuk melihat hubungan masa kerja dengan LBP. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan dengan keluhan LBP (p=0,748). Sementara itu, terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kejadian LBP (p=0,013). Hal ini menunjukkan bahwa lamanya seseorang terpapar aktivitas kerja secara terus-menerus berkontribusi terhadap peningkatan risiko LBP, sedangkan tinggi badan bukan merupakan faktor dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa kerja merupakan faktor yang berhubungan signifikan dengan keluhan LBP pada pekerja tembakau di PTPN X Jember. Sebaliknya, tinggi badan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menekankan pentingnya evaluasi ergonomis dan upaya pencegahan risiko LBP pada pekerja dengan masa kerja panjang, dibandingkan fokus pada karakteristik fisik seperti tinggi badan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dr. dr. Muhammad Ihwan Narwanto, M. Sc DPA : dr. Nurfaizah Titisari Sulihah, M. Biomed | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4530 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Tinggi Badan | |
| dc.subject | Low Back Pain | |
| dc.subject | Pekerja Tembakau | |
| dc.subject | Masa Kerja | |
| dc.title | Hubungan Tinggi Badan dan Masa Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Tembakau di PTPN X Jember | |
| dc.type | Other |
