Kinerja Implementasi Kebijakan Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Kecamatan Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Abstract
Ancaman kelestarian bumi telah sampai pada titik yang sangat kritis diakibatkan
oleh persoalan limbah sampah plastik. Penelitian ini membahas tentang kinerja
implementasi kebijakan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai (PSP).
Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya mengurangi jumlah timbulan
sampah plastik mencetuskan kebijakan pengurangan penggunaan plastik sekali
pakai. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan variabel yang dikemukakan
oleh Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur
birokrasi untuk menilai kinerja implementasi kebijakan dengan lokus penelitian di
Kecamatan Lumajang sebagai Ibukota Kabupaten Lumajang yang diklaim sebagai
pusat perekonomian dan pusat pemerintahan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan
penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data
primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner mengunakan skala likert,
kemudian teknik pengumpulan data sekunder melalui observasi, dokumentasi, dan
studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
pemusatan data yakni menggunakan Mean, Median, dan Modus.
Hasil penelitian menunjukkan kinerja implementasi kebijakan pengurangan PSP
masih kurang hal tersebut dibuktikan dari sepuluh indikator kinerja implementasi
terdapat 6 indikator yang kurang berjalan efektif yakni cakupan, frekuensi, bias,
ketepatan layanan, dan akuntabilitas. Penilaian pada variabel implementasi
kebijakan terdapat dua variabel yakni sumber daya dan struktur birokrasi yang
pada pelaksanannya belum optimal. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwasannya implementasi kebijakan pengurangan PSP di Kabupaten Lumajang
masih belum optimal, diperlukan keseriusan dari pihak aparat kebijakan dalam
melaksanakan implementasi kebijakan dengan perlu meningkatkan kosistensi
dalam upaya tersebut upaya komunikasi dan sosialisasi yang telah berjalan,
diperlukan peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana seperti tempat sampah
khusus plastik, fasilitas daur ulang, serta alokasi anggaran yang memadai untuk
mendukung pelaksanaan kebijakan, Struktur birokrasi yang meningkatkan
koordinasi antar instansi, terutama antara Dinas Lingkungan Hidup dan anggota
OPD yang tergabung dalam tim pengawas kebijakan pengurangan PSP.
Description
upload by Teddy_25.02.2026
