Hubungan Intake Zat Besi, Enhancer, Frekuensi Inhibitor, Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Ibu Hamil (Studi DI Wilayah Kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Ibu hamil diartikan sebagai kelompok masyarakat yang termasuk dalam
golongan rentan gizi sebab pada masa kehamilan membuat ibu hamil mengalami
kenaikan terhadap kebutuhan gizi baik dari zat gizi makro atau zat gizi mikro.
Faktor langsung yang mempengaruhi terjadinya anemia yakni intake zat besi.
Apabila jumlah zat besi dalam tubuh rendah, secara otomatis akan terjadi
penurunan massa hemoglobin. Selain itu, konsumsi makanan dengan kandungan
sumber zat besi harus dilakukan dengan tepat karena terdapat zat yang
memberikan hambatan pada proses penyerapan zat besi (inhibitor) seperti asam
fitat, tanin, dan asam oksalat. Konsumsi zat besi sebaiknya dilakukan dengan zat
enhancer zat besi yaitu vitamin C dan protein. Golongan vitamin C dan protein
dapat mempercepat proses penyerapan zat besi hingga dapat diserap secara
optimal dalam tubuh. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi terjadinya anemia
adalah ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah.
Ketidakpatuhan ibu dalam mengonsumsi tablet tambah darah mengakibatkan
absorbsi zat besi rendah dan meningkatkan risiko anemia.
Penelitian ini menerapkan jenis penelitian observasional analitik dengan
pendekatan cros-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas
Bungatan Kabupaten Situbondo, yang berlangsung selama bulan Maret 2024.
Populasi dalam penelitian ini diperoleh dari data ibu hamil di wilayah kerja
Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo sampai bulan Februari 2024 yaitu
sebanyak 200 ibu hamil dengan 68 sampel. Teknik dalam mengambil sampel
dijalankan dengan probability sampling secara metode simple random sampling.
Data yang dikumpulkan, antara lain data primer (usia, pendidikan, pekerjaan,
status pendapatan keluarga, intake zat besi, enhancer, inhibitor zat besi,
kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan status anemia) dan data sekunder (data prevalensi anemia dan data ibu hamil yang teregistrasi di Puskesmas
Bungatan). Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan wawancara,
pengukuran dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji
Chi-square.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil
terdapat pada kelompok usia 20-35 tahun (70,6%), mayoritas tingkat pendidikan
menengah (91,2%) dan tidak bekerja (80,9%) serta sebagian besar pendapatan
keluarga dibawah UMK Kabupaten Situbondo (67,6%). Pada distribusi intake zat
besi menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dalam kategori kurang
(60,3%). Pada intake enhancer didapatkan intake protein paling banyak dalam
kategori defisit sedang (41,2%) dan intake vitamin c dalam kategori cukup
(58,8%). Pada frekuensi inhibitor didapatkan hasil ibu hamil paling banyak
dengan frekuensi kadang-kadang dengan persentase masing-masing yakni tanin
(45,6%), asam fitat (57,4%) dan asam oksalat (50%) serta sebagian besar
memiliki tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah yang rendah.
Berdasarkan hasil pengukuran kadar hemoglobin, ibu hamil mengalami anemia
sebesar 41,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara intake zat besi, enhancer, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah
dengan anemia ibu hamil. Sedangkan pada frekuensi inhibitor menunjukkan
bahwa tidak terdapat hubungan dengan anemia ibu hamil di wilayah kerja
Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo.
Saran bagi ibu hamil diharapkan meningkatkan konsumsi makanan yang
mengandung zat besi dan protein. Bagi pihak tenaga kesehatan diharapkan dapat
memberikan edukasi pengolahan bahan makanan tinggi Fe dan protein dengan
memanfaatkan peluang tatap muka di posyandu serta bagi peneliti selanjutnya
dapat mengembangkan penelitian ini dan melakukan penelitian lebih lanjut
tentang faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia ibu hamil.
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
