Hubungan Intake Zat Besi, Enhancer, Frekuensi Inhibitor, Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Ibu Hamil (Studi DI Wilayah Kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo)

dc.contributor.authorVega Ulfatul Hasanah
dc.date.accessioned2026-02-25T00:51:05Z
dc.date.issued2024-06-07
dc.descriptionReupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractIbu hamil diartikan sebagai kelompok masyarakat yang termasuk dalam golongan rentan gizi sebab pada masa kehamilan membuat ibu hamil mengalami kenaikan terhadap kebutuhan gizi baik dari zat gizi makro atau zat gizi mikro. Faktor langsung yang mempengaruhi terjadinya anemia yakni intake zat besi. Apabila jumlah zat besi dalam tubuh rendah, secara otomatis akan terjadi penurunan massa hemoglobin. Selain itu, konsumsi makanan dengan kandungan sumber zat besi harus dilakukan dengan tepat karena terdapat zat yang memberikan hambatan pada proses penyerapan zat besi (inhibitor) seperti asam fitat, tanin, dan asam oksalat. Konsumsi zat besi sebaiknya dilakukan dengan zat enhancer zat besi yaitu vitamin C dan protein. Golongan vitamin C dan protein dapat mempercepat proses penyerapan zat besi hingga dapat diserap secara optimal dalam tubuh. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi terjadinya anemia adalah ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Ketidakpatuhan ibu dalam mengonsumsi tablet tambah darah mengakibatkan absorbsi zat besi rendah dan meningkatkan risiko anemia. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cros-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo, yang berlangsung selama bulan Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini diperoleh dari data ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo sampai bulan Februari 2024 yaitu sebanyak 200 ibu hamil dengan 68 sampel. Teknik dalam mengambil sampel dijalankan dengan probability sampling secara metode simple random sampling. Data yang dikumpulkan, antara lain data primer (usia, pendidikan, pekerjaan, status pendapatan keluarga, intake zat besi, enhancer, inhibitor zat besi, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan status anemia) dan data sekunder (data prevalensi anemia dan data ibu hamil yang teregistrasi di Puskesmas Bungatan). Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan wawancara, pengukuran dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil terdapat pada kelompok usia 20-35 tahun (70,6%), mayoritas tingkat pendidikan menengah (91,2%) dan tidak bekerja (80,9%) serta sebagian besar pendapatan keluarga dibawah UMK Kabupaten Situbondo (67,6%). Pada distribusi intake zat besi menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dalam kategori kurang (60,3%). Pada intake enhancer didapatkan intake protein paling banyak dalam kategori defisit sedang (41,2%) dan intake vitamin c dalam kategori cukup (58,8%). Pada frekuensi inhibitor didapatkan hasil ibu hamil paling banyak dengan frekuensi kadang-kadang dengan persentase masing-masing yakni tanin (45,6%), asam fitat (57,4%) dan asam oksalat (50%) serta sebagian besar memiliki tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah yang rendah. Berdasarkan hasil pengukuran kadar hemoglobin, ibu hamil mengalami anemia sebesar 41,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara intake zat besi, enhancer, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan anemia ibu hamil. Sedangkan pada frekuensi inhibitor menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan dengan anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo. Saran bagi ibu hamil diharapkan meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan protein. Bagi pihak tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi pengolahan bahan makanan tinggi Fe dan protein dengan memanfaatkan peluang tatap muka di posyandu serta bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dan melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia ibu hamil.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes., DPA: Dr. Farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes.,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4333
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectTablet Tambah Darah
dc.subjectIbu Hamil
dc.titleHubungan Intake Zat Besi, Enhancer, Frekuensi Inhibitor, Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Ibu Hamil (Studi DI Wilayah Kerja Puskesmas Bungatan Kabupaten Situbondo)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Vega Ulfatul Hasanah - 172110101054.pdf
Size:
1.51 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: