“Karakteristik Spasial Electrical Conductivity di Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Canephora) PTPN I Regional 5 Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap pada Musim Hujan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
PTPN I Regional 5 Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap yang
terletak di Kabupaten Jember merupakan salah satu perkebunan yang
memproduksi kopi robusta dengan kualitas kopi yang unggul, namun
produktivitas kopi robusta di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap masih berada
jauh dibawah potensi hasil yang diperoleh tanaman kopi robusta yaitu bisa
mencapai 1,2 ton/ha. Rendahnya produktivitas ini dipengaruhi oleh adanya
perubahan iklim dan penggunaan pupuk yang berlebihan yang dapat merusak
kondisi tanah seperti nilai EC dan Kadar Air tanah. Informasi terkait sebaran nilai
EC dan KA di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap dapat dijadikan sebagai acuan
dalam pengelolaan tanaman kopi robusta.
Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
purposive random sampling dengan 30 titik sampel. Sampel tanah selanjutnya
dianalisis di laboratorium dan hasil analisis diolah menggunakan QGIS untuk
menyajikan peta sebaran EC dan KA di PTPN I Regional 5 Afddeling Rayap.
Hasil penelitian menunjukkan sebaran nilai EC di PTPN I Regional 5
Afdeling Rayap berada pada kondisi ideal untuk tanaman kopi yaitu <1,1 dS/m
dengan nilai EC terendah yaitu 0,022 dS/m dan tertinggi 0,325 dS/m, dan sebaran
Kadar Air berada pada Kriteria tinggi dan sangat tinggi dengan nilai Kadar Air
tertinggi yaitu 15,16% dan Kadar Air tertinggi yaitu 28,82% hal tersebut jauh
dibawah syarat tumbuh optimal kopi robusta dengan nilai kadar air 40-60%,
sedangkan rata-rata Curah Hujan pada bulan Oktober-Desember di PTPN I
Regional 5 Afdeling Rayap berada pada kriteria menengah dan tinggi. Sebaran
nilai EC, KA, dan CH dipengaruhi oleh penggunaan lahan, ketinggian, jenis tanah
dan kelerengan pada lahan. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan
bahwa CH memiliki pengaruh 36,67% terhadap KA dan KA memiliki pengaruh
38,83% terhadap nilai EC.
Description
Reupload file repository 24 februari 2026_agus/feren
