“Karakteristik Spasial Electrical Conductivity di Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Canephora) PTPN I Regional 5 Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap pada Musim Hujan

dc.contributor.authorTaufiqurrohman Effendy
dc.date.accessioned2026-02-24T03:40:28Z
dc.date.issued2024
dc.descriptionReupload file repository 24 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractPTPN I Regional 5 Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap yang terletak di Kabupaten Jember merupakan salah satu perkebunan yang memproduksi kopi robusta dengan kualitas kopi yang unggul, namun produktivitas kopi robusta di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap masih berada jauh dibawah potensi hasil yang diperoleh tanaman kopi robusta yaitu bisa mencapai 1,2 ton/ha. Rendahnya produktivitas ini dipengaruhi oleh adanya perubahan iklim dan penggunaan pupuk yang berlebihan yang dapat merusak kondisi tanah seperti nilai EC dan Kadar Air tanah. Informasi terkait sebaran nilai EC dan KA di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengelolaan tanaman kopi robusta. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling dengan 30 titik sampel. Sampel tanah selanjutnya dianalisis di laboratorium dan hasil analisis diolah menggunakan QGIS untuk menyajikan peta sebaran EC dan KA di PTPN I Regional 5 Afddeling Rayap. Hasil penelitian menunjukkan sebaran nilai EC di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap berada pada kondisi ideal untuk tanaman kopi yaitu <1,1 dS/m dengan nilai EC terendah yaitu 0,022 dS/m dan tertinggi 0,325 dS/m, dan sebaran Kadar Air berada pada Kriteria tinggi dan sangat tinggi dengan nilai Kadar Air tertinggi yaitu 15,16% dan Kadar Air tertinggi yaitu 28,82% hal tersebut jauh dibawah syarat tumbuh optimal kopi robusta dengan nilai kadar air 40-60%, sedangkan rata-rata Curah Hujan pada bulan Oktober-Desember di PTPN I Regional 5 Afdeling Rayap berada pada kriteria menengah dan tinggi. Sebaran nilai EC, KA, dan CH dipengaruhi oleh penggunaan lahan, ketinggian, jenis tanah dan kelerengan pada lahan. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa CH memiliki pengaruh 36,67% terhadap KA dan KA memiliki pengaruh 38,83% terhadap nilai EC.
dc.description.sponsorshipDPU: Ika Purnamasari, S.Si., M.Si.,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4242
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectKopi Robusta
dc.subjectEleectrical Conductivity
dc.title“Karakteristik Spasial Electrical Conductivity di Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Canephora) PTPN I Regional 5 Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap pada Musim Hujan
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
TAUFIQURROHMAN EFFENDY - 201510501052.pdf
Size:
3.35 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: