Peran UN Women (United Nations Women) Dalam Penjaminan Hak Perempuan Di Afghanistan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini membahas tentang peran UN Women terhadap penjaminan
hak perempuan di Afghanistan. Afghanistan merupakan negara yang paling
berbahaya bagi perempuan dan terkenal sebagai negara yang porak-poranda akibat
dilanda perang. Hal tersebut mengakibatkan perempuan di Afghanistan
mengalami keterbatasan dalam hal kesehatan, pendidikan, perekonomian, dan
politik yang menyebabkan krisis kemanusiaan. Terlebih lagi, Afghanistan telah
mengalami formalisasi syariat Islam yang kaku dan keras oleh Pemerintah Taliban
dan menimbulkan diskriminasi pada perempuan. Kepemimpinan Taliban yang
ketat telah membatasi ruang gerak dan kebebasan perempuan Afghanistan dengan
menerapkan hukum yang berdasarkan pada Islam tanpa menyesuaikan keadaan
dan era saat ini. Oleh karena itu, aturan Pemerintah Taliban yang mengekang
perempuan di Afghanistan mengakibatkan ketidaksetaraan gender.
Ketidaksetaraan gender merupakan diskriminasi yang menjadi mimpi buruk bagi
perempuan di Afghanistan. Kondisi perempuan di Afghanistan menjadi masalah
yang sangat penting dan dunia internasional perlu memperhatikan hal tersebut atas
penjaminan hak yang seharusnya perempuan Afghanistan dapatkan. Oleh karena
itu, UN Women sebagai organisasi internasional yang menangani kesetaraan
gender dan pemberdayaan perempuan di bawah naungan PBB menjalankan
perannya dalam penjaminan hak perempuan di Afghanistan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang
dipengaruhi oleh pandangan atau pendapat penulis mengenai penafsiran yang
berbeda terhadap hasil penelitian. Pengumpulan data berasal dari buku, jurnal,
artikel ilmiah, dan literature review yang berdasarkan dengan topik dan konsep
yang sedang diteliti oleh penulis. Penulis mengumpulkan data penelitian ini
melalui studi literatur. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan uji keabsahan
data dengan metode triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Metode
analisis deskriptif kualitatif merupakan rangkaian kegiatan menganalisis,
menggambarkan, dan meringkas dari berbagai data yang dikumpulkan oleh
penulis berupa hasil wawancara atau pengamatan mengenai permasalahan di
lapangan (Winartha, 2006, Hal.155).
Hasil penelitian tersebut yaitu adanya perbandingan peran UN Women
pada saat sebelum Pemerintah Taliban menguasai Afghanistan yaitu pada tahun
2010 hingga tahun 2020 dan saat setelah Pemerintah Taliban kembali menguasai
Afghanistan yaitu pada tahun 2021 hingga tahun 2023. Penulis membandingan
peran UN Women berdasarkan teori organisasi internasional dari Biddle and
Biddle. Menurut Biddle and Biddle, ada tiga kategori peran suatu lembaga di
bidang kemanusiaan yaitu peran sebagai motivator, komunikator, dan perantara.
Oleh karena itu, hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan berbagai peran
tersebut pada UN Women terhadap perempuan di Afghanistan.
Description
Reupload File Repositori 23 Februari 2026_Teddy/Hendra
