Transformasi Strategi Politik Kelompok Militer Thailand Prayuth Chan-o-Cha 2014-2019
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Abstract
Skripsi ini membahas mengenai fenomena politik di Thailand, utamanya
membahas mengenai rezim militer Prayuth Chan-o-Cha pada tahun 2014-2019.
Terpilihnya Prayuth pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sebagai perdana
menteri merupakan hasil dari transformasi strategi politik yang dilakukan oleh
kelompok militer Thailand. Sebagai kelompok yang kerap kali melakukan aksi
intervensi dengan melakukan kudeta, militer Thailand melakukan transformasi
pada strategi politiknya dengan mendirikan partai politik militer untuk turut serta
pada Pemilu. Hal ini ditempuh oleh militer selama masa transisi pemerintahan
rezim militer yang berlangsung sejak kudeta tahun 2014. Terpilihnya seorang
jenderal pemimpin aksi kudeta militer, Prayuth melalui Pemliu yang dipilih
langsung oleh rakyat merupakan keberhasilan pada perubahan strategi yang
diterapkan dan merupakan fenomena baru dalam hubungan sipil-militer di
Thailand.
Pendekatan yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif. Dalam proses penelitian ini, penulis menggunakan sebuah
bentuk studi literatur untuk menganalisis data yang diperoleh melalui berbagai
sumber yang kredibel. Dalam proses analisi data, penulis menggunakan teknik
triangulasi data, yaitu melakukan pengecekan berkala untuk menjamin relevansi
dan keabsahan data yang digunakan. Penelitian ini akan berfokus pada kelompok
militer Thailand Prayuth Chan-o-Cha dalam sistem politik di Thailand.
Transformasi strategi politik Prayuth akan dijelaskan melalui sudut
pandang teori hubungan sipil militer, teori konkordansi. Rebecca schiff melalui
sudut pandang konkordansi menjelaskan bahwa hubungan sipil-militer di suatu
negara tidak selalu mengenai pemisahan kekuasaan melainkan melalui kompromi.
hubungan sipil-militer menurut Schiff perlu mempertimbangkan faktor latar belakang sejarah hubungan sipil-militer di negara tersebut. sejarah panjang
keikutsertaan militer Thailand di dunia politik menjadi hal yang penting untuk
meninjau kembali fenomena politik yang terjadi di Thailand. Keberhasilan
Prayuth dalam pemilu 2019 melalui partai politik militer Palang Pracharat
merupakan hasil dari sebuah kompromi terhadap legitimasi kehadiran militer
Thailand dalam politik. jalan kompromi yang diambil oleh militer dengan tidak
menggunakan nilai-nilai kediktatoran merupakan sebuah transformasi yang
dilakukan untuk menciptakan sebuah kompromi dalam membangun relasi sipil
militer di Thailand.
Description
Reupload file repository 23 februari 2026_agus/feren
