Pengaruh Kegiatan Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Anak di TK Dharma Indria 1 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Motivasi belajar merupakan bentuk dorongan yang ditunjukkan anak untuk
melakukan suatu kegiatan. Dorongan atau usaha tersebut bisa disebabkan pada
diri anak dan juga disebabkan adanya faktor dari luar. Maka dari itu, untuk
meningkatkan motivasi belajar anak salah satunya melalui pemberian kegiatan ice
breaking yang dilakukan oleh guru. Sebab, guru juga memiliki peran yang penting
dalam meningkatkan motivasi belajar anak yang rendah/menurun. Melalui
kegiatan ice breaking, guru juga mengetahui antusias anak yang mengikuti dan
tidak mengikuti ice breaking. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni
“Apakah ada pengaruh kegiatan ice breaking terhadap motivasi belajar anak di
TK Dharma Indria 1 Jember?” Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui ada atau tidak ada pengaruh kegiatan ice breaking terhadap motivasi
belajar anak di TK Dharma Indria 1 Jember.
Lokasi penelitian ini dilakukan di TK Dharma Indria 1 Jember, dengan
subjek berjumlah 26 anak didik, yang terdiri dari 13 anak kelompok A dan 13
anak kelompok B. Jenis penelitian yang digunakan yakni ex post facto atau
disebut juga penelitian kausal komparatif, dengan kelompok mengikuti ice
breaking dan tidak mengikuti ice breaking. Selain itu, metode pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, observasi, dan dokumentasi.
Item pertanyaan yang disusun sebagai instrumen pengumpulan data diuji terlebih
dahulu melalui uji validitas dan realibilitas dengan menggunakan bantuan SPSS
version 23. Dalam uji validitas menggunakan rumus spearman rho atau korelasi
tata jenjang, sedangkan uji realibilitas dengan cara split half yang diolah
menggunakan rumus spearman brown. Adapun teknik analisis yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear sederhana.
Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana, nilai signifikansi
diperoleh sebesar 0,007. Artinya nilai signifikansi tersebut < 0,05. Jika 0,007 < 0,05, maka adanya pengaruh variabel kegiatan ice breaking (X) terhadap variabel
motivasi belajar anak (Y). Adapun nilai thitung diperoleh sebesar 2,977, sedangkan
ttabel sebesar 2,064. Apabila nilai thitung > ttabel maka variabel kegiatan ice breaking
(X) berpengaruh terhadap variabel motivasi belajar anak (Y). Berdasarkan
keputusan hasil uji regresi linear sederhana, hipotesis dalam penelitian ini
disimpulkan bahwasanya H0 ditolak Ha diterima. Artinya, ada pengaruh kegiatan
ice breaking terhadap motivasi belajar anak di TK Dharma Indria 1 Jember,
dengan besar pengaruh yaitu 27% dan arah koefisien regresi positif yaitu b =
1,435. Maknanya, semakin banyak keikutsertaan anak mengikuti kegiatan ice
breaking, maka semakin meningkat motivasi belajar anak. Begitupun sebaliknya,
semakin kurang keikutsertaan anak mengikuti kegiatan ice breaking, maka
semakin menurun motivasi belajar anak.
Description
Reupload file repository 23 februari 2026_agus/feren
