Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Bondowoso Bab VI IPAS Indonesiaku Kaya Budaya pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SDN Maesan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran
intrakurikuler yang bermacam-macam di mana informasi akan lebih optimal agar
siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami rancangan pembelajaran dan
menguatkan kompetensi pendidikan. Guru memiliki kesempatan untuk memilih
berbagai perangkat pembelajaran, sehingga kegiatan pembelajaran di kelas dapat
disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat siswa. Melalui Kurikulum
Merdeka, guru dapat memilih perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan
kebutuhan dan minat belajar siswa. Kurikulum ini digunakan untuk seluruh satuan
pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/ SMK, Pendidikan Khusus dan
Kesetaraan.
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana
pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal Bondowoso bab VI IPAS
Indonesiaku kaya budaya pada Kurikulum Merdeka kelas IV SDN Maesan
Kabupaten Bondowoso? dan bagaimana kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan
pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal Bondowoso bab VI IPAS
Indonesiaku kaya budaya pada Kurikulum Merdeka kelas IV SDN Maesan
Kabupaten Bondowoso?
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research
and Development (R&D) model Borg and Gall. Adapun 8 tahapan penggunaan
model Research and Development (R&D) diantaranya: (1) penelitian
pendahuluan, (2) perencanaan pengembangan produk, (3) pengembangan desain
produk awal, (4) validasi desain produk, (5) revisi desain produk awal, (6) uji coba penggunaan, (7) revisi desain produk, dan (8) uji coba keefektifan. Penelitian
dilakukan di SDN Maesan kabupaten Bondowoso pada kelas IV.
Hasil pengembangan bahan ajar berdasarkan analisis hasil validasi yang
dinilai oleh para ahli dari bahan ajar yang dikembangkan mendapatkan hasil: (1)
hasil validasi produk bahan ajar berdasarkan penilaian validator ahli media dan
bahasa mendapatkan hasil 86%; dan (2) hasil validasi produk media pembelajaran
berdasarkan penilaian validator ahli materi mendapatkan hasil 100%. Kesimpulan
dari kedua hasil tersebut jika dikonsultasikan pada tabel kriteria hasil validasi
termasuk dalam kategori sangat layak karena berada di rentang skor 81,00-100
dengan kategori “sangat layak”. hasil uji keefektifan internal, maka hasil
keefektifan dari bahan ajar LKPD berbasis kearifan lokal Bondowoso diperoleh
hasil sangat efektif yaitu 100% karena berada di rentang skor 81,00-100. Bahan
ajar yang dikembangkan sangat efektif untuk proses pembelajaran.
Saran yang dapat diberikan sebagai berikut: (1) bagi peserta didik,
sebaiknya untuk lebih memahami materi melalui bahan ajar LKPD berbasis
kearifan lokal agar mendapatkan hasil belajar yang baik; (2) bagi guru kelas IV,
sebaiknya dapat mengembangkan media pembelajaran kognitif yang sesuai
dengan materi pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan fokus peserta didik
dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik;
dan (3) bagi penelitian lain, sebaiknya dapat dijadikan sumber rujukan dan bahan
pertimbangan dalam melakukan pengembangan produk pengembangan yang
sama, namun lebih dikembangkan lagi dengan inovatif dan kreatif menggunakan
materi yang berbeda.
Description
Reupload file repository 19 Februari 2026_Ratna
