Kinerja Bank : Analisis Varian Berbasis Status Devisa dan Era Corona
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Abstract
Pandemi COVID-19, yang dikenal sebagai Era Corona, telah membawa
dampak signifikan di berbagai aspek kehidupan global sejak awal kemunculannya
pada akhir 2019. Di bidang ekonomi, banyak negara mengalami resesi akibat
pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi, yang berujung pada peningkatan
pengangguran dan ketidakstabilan finansial. Bank memiliki fungsi intermediasi
yaitu menjadi perantara bagi masyarakat yang memiliki cukup dana untuk
disalurkan kepada masyarakat yang mengalami defisit dana. Jenis bank terdiri atas
bank devisa dan bank non devisa berdasarkan statusnya. Bank devisa yang memiliki
izin untuk transaksi internasional memainkan peran penting dalam menjaga
keseimbangan devisa negara yang belum stabil, namun tetap rentan terhadap
fluktuasi ekonomi global. Di sisi lain, bank Non-Devisa yang hanya beroperasi di
dalam negeri, meskipun memiliki cakupan yang lebih terbatas, tidak berarti
kinerjanya lebih rendah dari bank devisa karena masih bergantung pada kondisi
ekonomi dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada beda
kinerja keuangan bank antar status devisa dan antar era sebelum dan pada saat era
corona di Indonesia.
Evaluasi kinerja keuangan bank dalam penelitian menggunakan indikator
RGEC. Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital (RGEC)
merupakan salah satu metode untuk menilai kesehatan finansial suatu bank melalui
kinerja keuangan bank. Pendekatan penelitian ini dilakukan secara kuantitatif pada
Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) berstatus Devisa dan Non-Devisa yang
terdaftar di OJK periode 2018-2021 dengan menggunakan metode analisis Uji
Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menyatakan perbedaan antara
status devisa hanya terlihat pada variabel Risk Profile, yaitu Risiko Kredit dan
Risiko Likuiditas yang diproksikan oleh NPL/NPF dan LDR/FDR dan Variabel
Capital yang diproksikan oleh CAR. Sementara itu, perbedaan antara era sebelum
dan selama pandemi corona dapat dilihat pada semua variabel Risk Profile
diproksikan NPL dan LDR, Earnings diproksikan ROA, dan Capital diproksikan
CAR.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_PKL Fani/Firli
