Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo: Kajian Strukturalisme Dinamik

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh praktik budaya masyarakat Sumba yang dikenal sebagai “kawin tangkap”. Praktik “kawin tangkap” sangat merugikan perempuan, membungkam hak-hak mereka, dan membenarkan perbuatan jahat dengan mengatasnamakan adat dan tradisi yang sebenarnya tidak benar. Di samping itu, budaya patriarki yang masih dianut oleh masyarakat Sumba menempatkan perempuan sebagai sosok yang lemah dibandingkan laki-laki. Akibatnya, banyak penindasan terhadap perempuan, termasuk penindasan fisik, seksual, dan verbal. Hal tersebut sangat merugikan kaum perempuan, terutama bagi perempuan di daerah-daerah yang mempertahankan norma-norma budaya asli. Alhasil masyarakat menempatkan perempuan sebagai sosok yang lebih lemah daripada laki-laki. Kajian ini bertujuan mengungkap keterkaitan antarunsur intrinsik yang meliputi tema, penokohan, latar, dan konflik, mendeskripsikan analisis strukturalisme dinamik dengan empat pendekatan M.H Abrams, yaitu pendekatan objektif, mimetik, ekspresif, dan pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Objek material berupa novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Objek formal didasarkan atas teori strukturalisme dinamik dengan empat pendekatan yaitu objektif, ekspresif, dan pragmatik. Satuan analisis berupa kalimat, paragraf, atau wacana yang menunjukkan relasi strukturalisme dinamik. Hasil analisis diperoleh menunjukkan analisis terhadap empat pendekatan M.H. Abrams. Pertama, pendekatan objektif memunculkan tema mayor berupa praktik budaya di tanah Sumba yang disebut “kawin tangkap”. Tema minor terdapat tiga bagian yaitu solidaritas menciptakan hubungan rasa persaudaraan, mengatasnamakan tradisi merupakan kasus kejahatan kemanusiaan, dan ritual merupakan simbol komunikasi dan rasa bakti kepada leluhur. Penokohan terdapat dua yaitu, tokoh utama bernama Magi. Tokoh bawahan terdiri dari Leba Ali, Dangu, dan Ama Bobo. Latar tempat berupa Waikabubak, Kampung Karang, Elopada, Patakaju. Latar waktu berupa tahun 2000-an dibuktikan dengan penggunaan media sosial yang ditunjukkan oleh tokoh dalam cerita. Latar sosial terdapat tiga yaitu keyakinan yang dianut, budaya, dan status sosial. Konflik yang terjadi akibat permasalahan dengan kelompok yaitu Magi dengan lima penculik. Konflik fisik berupa konflik manusia dengan manusia yang terjadi pada tokoh Magi dengan Leba Ali dan Dangu dengan Leba Ali. Konflik batin berupa antara ide dan ide yang terjadi pada tokoh Magi dengan Rega dan Ibu Agustin dengan Ama Bobo, kemudian konflik dengan kata hatinya yang dialami oleh tokoh Magi. Kedua adalah pendekatan ekspresif. Berfokus terhadap penulis karya, maka peneliti mengungkap seberapa banyak penulis karya sastra meninggalkan jejak dirinya di dalam novel. Dian Purnomo tidak banyak meninggalkan jejak mengenai siapa dirinya di dalam karya. Dian menyampaikan ide-idenya secara pribadi melalui kritik dan sindiran pengarang terhadap budaya “kawin tangkap” serta kehidupan sosial orang Sumba Barat. Selain ide, pengarang juga memberikan penanda-penanda yang memberikan identitas kepada tokoh cerita. Ketiga adalah pendekatan mimetik. Hasilnya memperlihatkan beberapa realitas yang diangkat oleh pengarang. Realitas yang diangkat pengarang berupa bahasa berupa penamaan tokoh dan bahasa sehari-hari. Kebudayaan yaitu noba ayam, wulla poddu, kawin tangkap, belis, pernikahan adat sumba. Mata pencaharian berupa pertanian dan berternak. Korban kekerasan, topografi Sumba, rumah adat, dan penanganan hukum. Keempat adalah pendekatan pragmatik. Hasil berisikan pendapat para peneliti sebagai pembaca. Banyak pesan moral kehidupan yang terkandung dalam novel, yang dapat mengajarkan pembaca banyak pelajaran hidup. Pembaca dapat meneladani karakter Magi pantang menyerah, rela berkorban, tidak bergantung kepada orang lain, pentingnya saling tolong menolong terhadap sesama, dan keegoisan orang tua merusak kehidupan anak. Peneliti juga menyajikan beberapa ulasan review pembaca lainnya mengenai manfaat yang didapatkan oleh pembaca.

Description

Reupload file repositori 26 Jan 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By